GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Bayi Baru Lahir di Tasikmalaya Meninggal Diduga Jadi Korban Malapraktik dan Dijadikan Konten Foto, Dinkes Belum Bereaksi

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya, Jawa Barat melakukan penelusuran terkait laporan warga tentang dugaan pelayanan buruk yang menyebabkan bayi meninggal dunia setelah mendapatkan pelayanan persalinan salah satu klinik di Tasikmalaya.
Selasa, 21 November 2023 - 17:43 WIB
Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya, Jawa Barat melakukan penelusuran terkait laporan warga tentang dugaan pelayanan buruk yang menyebabkan bayi meninggal dunia setelah mendapatkan pelayanan persalinan salah satu klinik di Tasikmalaya.

"Nanti pasti kita akan mencari informasi yang lengkap dulu, baru nanti kita seperti apa, nanti kita lihat perkembangannya dulu," kata Kepala Dinkes Kota Tasikmalaya Uus Supangat saat dihubungi wartawan melalui telepon seluler di Tasikmalaya, Kamis (16/11/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menuturkan, Dinkes Kota Tasikmalaya sudah mendapatkan informasi adanya permasalahan di klinik persalinan tersebut, Rabu (15/11), kemudian dilakukan pemanggilan terhadap pihak klinik untuk dimintai keterangan.

Selain itu, lanjut dia, Dinkes Kota Tasikmalaya juga mendapatkan laporan dari pihak pasien yang mengadukan tentang pelayanan kesehatan di klinik tersebut yang dinilai telah merugikannya.

"Kasusnya seperti apa juga kan belum tahu, dari pihak keluarga seperti apa versinya, dari pihak pemberi pelayanan seperti apa kan belum tahu," katanya.

Ia menyampaikan dalam kasus tersebut Dinkes Kota Tasikmalaya sudah bergerak untuk segera menyelesaikannya dengan tetap memberikan kesempatan penjelasan dari kedua belah pihak.

Sementara dalam tahap mengumpulkan keterangan terkait kejadian sebenarnya itu, Uus mengimbau kedua belah pihak untuk menahan diri sampai masalah sebenarnya bisa diketahui.

"Kalau Dinas Kesehatan dalam hal ini hanya melihat kasusnya seperti apa, kita akan menghormati hak masing-masing dan kewajiban masing-masing gitu," katanya.

Perwakilan dari keluarga pasien, Nadia Anastasia (31) mengatakan pihaknya sudah melaporkan ke Dinkes Kota Tasikmalaya terkait masalah pelayanan kesehatan yang dinilai buruk di sebuah klinik.

Ia menjelaskan, kasus tersebut berawal ketika adiknya menjalani proses persalinan di klinik yang berada di Kota Tasikmalaya, Senin (13/11) malam, selama di klinik terkesan tidak mendapatkan pelayanan atau respon dengan baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelayanan yang dinilai kurang baik itu, kata dia, salah satunya petugas yang menangani pasien tidak profesional seperti bekerja sambil bermain telepon seluler, kemudian diduga jadi objek mahasiswa yang sedang praktik di klinik itu.

Selanjutnya setelah selesai persalinan, adiknya tidak dibersihkan seperti pada umumnya, sedangkan bayi yang memiliki berat badan sekitar 1,5 kilogram oleh petugas dimasukkan ke inkubator.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sentil Keraguan Domestik, Purbaya Ungkap Fakta Rupiah dan Kepercayaan Investor Asing di Tengah Gejolak Dunia

Sentil Keraguan Domestik, Purbaya Ungkap Fakta Rupiah dan Kepercayaan Investor Asing di Tengah Gejolak Dunia

Menkeu Purbaya menegaskan bahwa kepercayaan investor asing tetap bertahan di tengah gejolak global. Menurutnya ini menjadi sinyal bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat.
Sentilan Menohok KDM Soal Siswa di Bandung Tewas Diduga akibat Tawuran, Orangtua Kena Semprot: Tidak Semuanya Harus Diurus Gubernur

Sentilan Menohok KDM Soal Siswa di Bandung Tewas Diduga akibat Tawuran, Orangtua Kena Semprot: Tidak Semuanya Harus Diurus Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), memberikan tanggapan keras terkait insiden tawuran maut yang diduga menewaskan seorang pelajar SMA di Kota Bandung.
Respons 'Menohok' PSI Soal Teror Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Respons 'Menohok' PSI Soal Teror Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Kasus aksi teror penyiraman air keras terhadap Wakil Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus terus menuai sorotan berbagai pihak.
Mengapa Luka Air Keras Susah Sembuh dan Tinggalkan Bekas Jangka Panjang? Begini Penjelasannya

Mengapa Luka Air Keras Susah Sembuh dan Tinggalkan Bekas Jangka Panjang? Begini Penjelasannya

Luka akibat air keras sulit sembuh karena kerusakan jaringan yang dalam. Simak penjelasan medis tentang luka bakar kimia dan dampaknya bagi tubuh.
Melaju Hingga Semifinal Swiss Open 2026 Setelah Absen Lama karena Cedera, Anthony Ginting Sebut Keluarga jadi Sumber Motivasinya

Melaju Hingga Semifinal Swiss Open 2026 Setelah Absen Lama karena Cedera, Anthony Ginting Sebut Keluarga jadi Sumber Motivasinya

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, berhasil melangkah ke semifinal Swiss Open 2026.
Safari Ramadan di Jatim, Kapolri Ajak Seluruh Elemen Bersatu Jaga Kamtibmas-Dukung Program Presiden

Safari Ramadan di Jatim, Kapolri Ajak Seluruh Elemen Bersatu Jaga Kamtibmas-Dukung Program Presiden

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan safari Ramadan di Mapolda Jawa Timur (Jatim).

Trending

Soal Jersey Baru Timnas, John Herdman: Saya Tidak akan Memakainya

Soal Jersey Baru Timnas, John Herdman: Saya Tidak akan Memakainya

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan komentarnya terkait peluncuran jersey terbaru yang akan dikenakan skuad Garuda dalam waktu dekat. Pelatih asal
Debut di Timnas Indonesia, Calon Penerus Jay Idzes Berusia 18 Tahun Ini Girang Dapat Kesempatan TC Bersama Garuda Muda

Debut di Timnas Indonesia, Calon Penerus Jay Idzes Berusia 18 Tahun Ini Girang Dapat Kesempatan TC Bersama Garuda Muda

Pemain muda Rafa Raditya Abdurahman tengah menikmati momen penting dalam perjalanan kariernya bersama Timnas Indonesia U-20. Bek berusia 18 tahun itu bersyukur.
Terpopuler Timnas Indonesia: PSSI Siapkan Naturalisasi Baru, 18 Pemain Dipastikan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Ole Romeny Buka Suara

Terpopuler Timnas Indonesia: PSSI Siapkan Naturalisasi Baru, 18 Pemain Dipastikan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Ole Romeny Buka Suara

3 berita Timnas Indonesia populer: PSSI siapkan pemain naturalisasi baru, John Herdman bakal coret 18 pemain, hingga Ole Romeny klarifikasi rumor patah kaki.
Alasan di Balik John Herdman Panggil Sebanyak 41 Pemain jelang FIFA Series 2026, Ini Penjelasan PSSI

Alasan di Balik John Herdman Panggil Sebanyak 41 Pemain jelang FIFA Series 2026, Ini Penjelasan PSSI

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga menjelaskan alasan pelatih Timnas Indonesia John Herdman memanggil hingga 41 pemain untuk persiapan meng...
PSSI Resmi Konfirmasi Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, hingga Media Italia Heran Lihat Rekor Laga Emil Audero

PSSI Resmi Konfirmasi Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, hingga Media Italia Heran Lihat Rekor Laga Emil Audero

Sejumlah kabar menarik mewarnai perkembangan terbaru Timnas Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Ini rangkuman 3 berita terpopuler yang paling banyak dibaca.
Siasat Licik Ustaz SAM Lakukan Pelecehan Seksual kepada Santri Sesama Jenis, Tawarkan Beasiswa ke Luar Negeri

Siasat Licik Ustaz SAM Lakukan Pelecehan Seksual kepada Santri Sesama Jenis, Tawarkan Beasiswa ke Luar Negeri

Tim kuasa hukum para korban ungkap siasat licik Ustaz SAM, pendakwah ternama di stasiun televisi saat melakukan pelecehan seksual kepada santri sesama jenis.
Segini Gaji Megawati Hangestri Jika Kembali ke Liga Voli Korea Musim 2026/2027

Segini Gaji Megawati Hangestri Jika Kembali ke Liga Voli Korea Musim 2026/2027

Gaji Megawati Hangestri Pertiwi jika kembali ke V-League 2026/2027 diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar hingga Rp2,8 miliar. Simak selengkapnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT