News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rumah Tangga Iriana-Jokowi Diumbar oleh FX Rudy. Kaesang Santuy, Gibran Meradang!

FX Rudy bahkan mengungkap kondisi rumah tangga Iriana dengan Jokowi. Pernyataan-pernyataan FX Rudy pun kemudian direspon oleh putra Iriana, Gibran dan Kaesang.
Sabtu, 2 Desember 2023 - 00:05 WIB
Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.
Sumber :
  • tangkapan layar ig@kaesangp

Jakarta, tvonenews.com - Ibu negara Iriana Joko Widodo disebut-sebut kecewa atas sebutan petugas partai terhadap Presiden Jokowi. Ini memantik pernyataan keras dari Ketua DPC PDI Perjuangan Solo FX Hadi Rudyatmo (FX Rudy).

FX Rudy bahkan mengungkap kondisi rumah tangga Iriana dengan presiden Joko Widodo. Pernyataan-pernyataan FX Rudy pun kemudian direspon oleh putra Iriana, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

FX Rudy dalam wawancara bersama wartawan di Jakarta, Rabu (29/11/2023), menyampaikan kekesalannya kepada Iriana karena persoalan penyebutan petugas partai.

"Saya agak sakit hati karena Bu Iriana menyampaikan bahwa kecewa dengan Pak Jokowi dihina sebagai petugas partai," kata FX Rudy.

Merespon pernyataan itu, Gibran meradang saat ditanya wartawan di Balai Kota Solo, Kamis (30/11/2023). Gibran bahkan menanyakan kapan sang Ibu berbicara seperti itu.

"Ha? Memang ibu saya pernah bicara seperti itu? Ha. Kapan bicara seperti itu ibu saya?" tanya Gibran kepada awak media yang menanyakan soal pernyataan FX Rudy, Kamis (30/11/2023).

Wali Kota Solo ini mengaku bingung dengan pernyataan tersebut. Bahkan, ia meminta untuk menunjukkan video pernyataan Iriana yang kecewa Jokowi dipanggil petugas partai jika ada.

"Lah iya yang saya tanyakan ibu saya, ibu saya bicara apa. Ha? Aku yo bingung ibuku ratau ngomong ngono kok (aku ya bingung, ibuku nggak pernah bilang gitu kok). Kalau ada videonya saya lihat, ya," ungkapnya.

Sementara itu, putra sulung Iriana, Kaesang Pangarep enggan terlalu memikirkan pernyataan FX Rudy. Menurut suami Erina Gudono itu, tidak perlu mengurusi hal-hal seperti itu.

"Halah yang ngono diurusi, rak usah (halah yang begitu diurusin, enggak usah)," kata Kaesang di Latuharhary, Jakarta Pusat, Jumat (1/12/2023).

FX Rudy Sakit Hati

Sebelumnya, pada sebuah sesi wawancara bersama wartawan di Jakarta, Rabu (29/11/2023). FX Rudy awalnya mengomentari soal ribut-ribut sebutan petugas partai terhadap Jokowi. Padahal, kata Rudy, sebutan tersebut sama dengan petugas rakyat.

"Saya agak sakit hati karena Bu Iriana menyampaikan kecewa dengan Pak Jokowi dihina sebagai petugas partai," ucap FX Rudy.

Rudy juga menyinggung soal majunya Gibran jadi Wali Kota Solo.

"Kalau tersinggung menjadi petugas partai, ya suruh nyalonin rakyatlah dulu waktu presiden. Termasuk Mas Gibran. Kemarin kalau berani ya lewat independen, tak lawani dengan Pak Pur dan Pak Teguh," kata FX Rudy.

FX Rudy lalu mengungkit Pilwalkot Surakarta. FX Rudy menyinggung pernyataan-pernyataan soal 'yang memilih itu rakyat'. Rudy juga menyebut soal hak prerogatif Megawati terkait rekomendasi.

"Yang punya rakyat itu PDI Perjuangan yang masuk di PDI Perjuangan. Untung saya punya 30 kursi dari 45. Kalau ndak, dipret juga saya. Yang milih rakyat, rakyat mana? Anak njenengan nggak mungkin dapat rekomendasi dari Megawati Soekarnoputri karena Bu Mega punya hak prerogatif dan masih sayang kepada Pak Joko Widodo yang saat itu belum ketauan bobroknya," ujar FX Rudy.

Umbar Rumah Tangga Iriana

Usai menyampaikan sakit hatinya pada Iriana, FX Rudy melanjutkan pernyataannya mengenai istri Jokowi, Iriana tidak hadir saat mertuanya meninggal dunia.

"Saya agak sakit hati karena Bu Iriana menyampaikan bahwa kecewa dengan Pak Jokowi dihina sebagai petugas partai. Kalau saya menilainya biasa kan dengan Bu Iriana. Kok, Mbak Mega itu kan bukan siapa-siapa. Wong mertuanya meninggal saja (Iriana) nggak ngelayat kok. Jadi apa yang disampaikan di media dengan apa yang terjadi di dalam rumah tangga sendiri nggak sama," ujar FX Rudy.

FX Rudy kemudian menjelaskan kembali pernyataannya setelah ditanyakan ulang oleh wartawan.

"Mertuanya Ibu Iriana, ibunya Pak Jokowi, meninggal dunia kan nggak melayat kok, sampai tahlilan terakhir seribu hari nggak hadir kok. Itu menurut saya ngapain sakit hati, wong Mbak Mega dipret itu wajar bagi saya. Wong mertuanya sendiri saja tidak dihargai, dihormati. Yang membesarkan Pak Joko Widodo, yang bisa menjadi presiden. Kalau Pak Joko Widodo nggak jadi presiden, kan nggak jadi ibu negara," imbuhnya.

Gibran: Tak Usah Urusi Gosip

Sedangkan disinggung mengenai FX Rudy yang menyebut Iriana tidak hadir saat Ibunda Jokowi, Sudjiatmi meninggal dunia, Gibran meminta untuk tidak mengurusi gosip tersebut.

"Opo to (apa to). Nggak usah ngurusin gosip-gosip gitulah ya," kata Gibran.

Mengenai keluarganya yang disinggung oleh beberapa pihak, Gibran enggan berbicara banyak.

"Nggak kalau ada statement-statement saya coba lihat videonya. Mosok saya menanggapi yang kayak gitu," pungkasnya.

Respon TKN Prabowo-Gibran

Belakangan, pernyataan FX Rudy yang menohok perihal Iriana dan rumah tangganya direspon oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.

"Pendapat Bapak FX Rudy yang mengaku sakit hati atas yang diduga pernyataan Ibu Iriana, saya kira terlalu berlebihan," kata Wakil Komandan Golf (Bidang Relawan) TKN Prabowo-Gibran, Roy Maningkas, kepada wartawan, Kamis (30/11/2023).

Roy menilai pernyataan FX Rudy tidak pantas sebagai seorang politikus senior. Dia mengingatkan FX Rudy jangan ngawur dalam menyampaikan penilaian terhadap Iriana Jokowi.

"Lagipula nggak pantaslah orang selevel politisi senior seperti Pak Rudy mengomentari dengan kata-kata sakit hati, itu kan baper banget dan tidak berkualitas," ujar Roy.

"Saya walau tidak kenal Pak Rudy tapi saya hormat pada beliau. Hendaklah memberikan penilaian yang jangan ngawur, apalagi ini menyerang seorang perempuan yang kebetulan sekarang jadi Ibu Negara," imbuhnya.

Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Grace Natalie, mempertanyakan cerita yang diungkapkan FX Rudy. "Saya sih nggak pernah dengar Bu Iriana bicara begitu. Belum tentu sumber yang cerita akurat," ujar Grace.

Sementara itu, Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Afriansyah Noor, menilai pernyataan FX Rudy biasa-biasa saja dan tidak ambil pusing dengan pernyataan tersebut. Afriansyah mengatakan TKN akan tetap terus maju untuk memenangkan Prabowo-Gibran satu putaran.

"Ini kan soal curhatan FX Rudy yang, ya mungkin baper ya, kecewa terhadap apa-apa yang sekarang terjadi, tidak menyangka kok bisa Mas Gibran itu maju jadi calon wakil presidennya Pak Prabowo. Nah ini dikait-kaitkan dengan persoalan-persoalan yang menurut saya tidak relevan dengan sistem pemilu atau sistem berdemokrasi yang saat ini sedang kita jalankan. Bagi kami apa yang disampaikan FX Rudy itu pernyataan pribadi dan kekecewaan seorang FX Rudy saja yang tidak perlu kami tanggapi," kata Afriansyah. (ito)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.
Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Masalah nyeri lutut dan sendi tidak hanya menyerang kelompok usia lanjut, jika terjadi nyeri lutut dan sendi, dr Zaidul Akbar menganjurkan ikuti langkah berikut

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Sosok wanita berbaju putih disebut mengambil mikrofon MC Newport sebelum muncul challenge hafalan Surat Ad-Duha berhadiah minuman beralkohol. Siapa dia?
Selengkapnya

Viral