News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lagi, Anies Singgung IKN: Angaran Besar Tak Digunakan untuk kebutuhan Urgen! 

Lagi, Capres nomor urut 1 dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan singgung pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dalam kampanyenya di Karawang, Jawa
Selasa, 5 Desember 2023 - 05:55 WIB
Lagi, Anies Singgung IKN: Angaran Besar Tak Digunakan untuk kebutuhan Urgen!
Sumber :
  • istimewa - Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Lagi, Capres nomor urut 1 dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan singgung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam kampanyenya di Karawang, Jawa Barat, Senin (4/11/2023).

Memang diketahui, ini bukan pertama kalinya Anies Baswedan singgung pembanguna IKN. Namun kali ini dia kembali menyinggung dan mempertanyakan manfaat pembangunan IKN itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anies Baswedan katakan, anggaran pembangunan IKN yang besar tidak digunakan untuk kebutuhan yang mendesak atau urgen di Indonesia.

"Saya sering sampaikan ini, kita merasakan sekali betapa anggaran yang begitu besar sering tidak digunakan untuk kebutuhan yang urgen," pungkas Anies Baswedan.

"Kita punya kebutuhan-kebutuhan urgen, saya sering pertanyakan membangun IKN hari ini," sambung Anies menuturkan.

Selain itu, Capres nomor urut satu itu juga tegaskan, anggaran besar seharusnya digunakan untuk membiayai kebutuhan yang mendesak.

Seperti membangun kota yang saat ini belum berkembang, membuat transportasi umum lebih baik dan akses air minum yang menjangkau masyarakat lebih luas.

"Manfaatnya (lebih banyak) mana (digunakan) di banyak kota atau di satu kota IKN?" tanya Anies ke kader Partai Nasdem, dijawab dengan "banyak kota".

Sebelumnya diberitakan, Capres nomor urit 1, Anies Baswedan kembali mengkritik Ibu Kota Negara (IKN). Ia menyebut IKN hanya menguntungkan beberapa pihak saja.

Hal itu disammpaikan oleh Anies saat acara 'Indonesia and the World: 1 Jam Bersama Anies' di Conference on Indonesian Foreign Policy 2023 (CIFP 2023) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta. 

Anies bermula mendapatkan pertanyaan dari mantan Wamenlu RI dan Founder Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal.

Ia menanyakan tentang terlibatnya pihak asing dalam pembangunan IKN.

"Mungkin tanya sama para Dubes juga di sini. Ada rencana pindahin kantor embassynya atau enggak ya?" jawab Anies.

Menurutnya, menguatkan sarana pendidikan dan kesehatan jauh lebih penting daripada IKN yang hanya dapat dirasakan beberapa pihak saja.

"Kalau kami lihat manfaat dari fasilitas kesehatan itu akan dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia, tetapi kalau di sini, dirasakan oleh aparat negara yang nanti bekerja untuk negara," lanjutnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyebut, pembangunan IKN di Indonesia belum terlalu penting. Ia juga mengaku oernah mendapatkan pertanyaan tentang pembangunan IKN ini.

"Pak, kalau saya, di rumah saya ini anak-anak masih perlu uang buat sekolah dan harus membiayai kredit motor, serta masih membiayai kebutuhan rumah tangga. Lalu uang saya terbatas. Masa saya harus mengambil kredit untuk rumah baru?" ucap Anies sambil menirukan orang yang bertanya kepadanya.

Anies Baswedan mengatakan Indonesia perlu pemeraraan pembangunan seperti sarana kesehatan dan pendidikan.

"Simpel sekali, tetapi itu sama seperti pertanyaan tadi dalam situasi masih harus menyelesaikan beberapa PR yang penting. Nampaknya, itu yang harus kami prioritaskan. Jadi kalau saya melihat konteksnya internasional, maka dukungan internasional lebih baik untuk membangun fasilitas kesehatan yang baik di seluruh Indonesia," jelasnya. (aag)

Apabila anda ingin mengetahui perkembangan soal dunia politik, hukum dan kabar capres-cawapres dari tvOnenews. Anda bisa lakukan pencarian di google berita.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki Pada 8 Agustus 2026: Kabar Baik, Rezeki Mengalir, Peluang Baru Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki Pada 8 Agustus 2026: Kabar Baik, Rezeki Mengalir, Peluang Baru Berdatangan

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 8 Agustus 2026: Ada kabar baik, rezeki mengalir, hingga peluang baru berdatangan dari berbagai arah.
Timnas Indonesia! Jangan Lempar Handuk Sebelum Lengking Peluit Akhir

Timnas Indonesia! Jangan Lempar Handuk Sebelum Lengking Peluit Akhir

Tim Nasional atau Timnas Indonesia harus bertarung maksimal hingga peluit akhir berbunyi saat melawan Singapura di Laga penentuan Grup A Piala AFF 2026 pada Jumat malam hari ini, 7 Agustus.
Tiga Kali Absen Pemeriksaan, KPK Imbau Rudy Tanoe Kooperatif

Tiga Kali Absen Pemeriksaan, KPK Imbau Rudy Tanoe Kooperatif

Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik sekaligus Direktur Utama PT Dosni Roha Indonesia Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo alias Rudy Tanoe tiga kali absen dari undangan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kepala BGN Bantah Bakal Buka 13.000 Dapur MBG

Kepala BGN Bantah Bakal Buka 13.000 Dapur MBG

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono membantah bahwa pihaknya akan membangun ribuan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) alias Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang baru.
Polda Metro Jaya Tegaskan Siap Hadir di Praperadilan Keempat Roy Suryo Terkait Status Cekal

Polda Metro Jaya Tegaskan Siap Hadir di Praperadilan Keempat Roy Suryo Terkait Status Cekal

Polda Metro Jaya nyatakan siap hadir dalam undangan persidangan gugatan praperadilan keempat yang diajukan tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo tentang pencekalan.
BRIN Akan Pamerkan 150 Inovasi ke Prabowo, Teknologi Energi hingga Nuklir Jadi Sorotan

BRIN Akan Pamerkan 150 Inovasi ke Prabowo, Teknologi Energi hingga Nuklir Jadi Sorotan

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membawa ratusan produk hasil penelitian ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, sebagai bagian dari pemaparan inovasi kepada Presiden RI, Prabowo Subianto.

Trending

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Usai gugatan praperadilan ketiga soal ganti rugi, tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo mengajukan kembali praperadilan terkait pencekalan. 
KPK Bakal Panggil Kakanim Jaksel Usai Ditemukan Uang 8.500 Dolar Singapura Hasil Penggeledahan 

KPK Bakal Panggil Kakanim Jaksel Usai Ditemukan Uang 8.500 Dolar Singapura Hasil Penggeledahan 

Kepala Kantor Imigrasi (Kanim) Jakarta Selatan, Winarko akan dipanggil KPK usai ditemukannya uang 8.500 Dolar Singapura di dalam ruangannya oleh penyidik. 
Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Istana Kepresidenan merespons isu yang beredar mengenai usulan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh Nobel Perdamaian 2026.
Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Puluhan peserta dari berbagai universitas dan organisasi ekstra kampus di Yogyakarta mengikuti kegiatan focus group discussion (FGD) '81 Tahun Merdeka, 19 Tahun Menuju Indonesia 2045'.
Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Setelah kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia hingga keputusan aneh pada sanksi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kali ini KFA terkena skandal seksual. 
BRIN Akan Pamerkan 150 Inovasi ke Prabowo, Teknologi Energi hingga Nuklir Jadi Sorotan

BRIN Akan Pamerkan 150 Inovasi ke Prabowo, Teknologi Energi hingga Nuklir Jadi Sorotan

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membawa ratusan produk hasil penelitian ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, sebagai bagian dari pemaparan inovasi kepada Presiden RI, Prabowo Subianto.
Diam-diam Indonesia Masuk 5 Besar Dunia Penyandang Diabetes, Jutaan Pasien Masih Kesulitan Berobat

Diam-diam Indonesia Masuk 5 Besar Dunia Penyandang Diabetes, Jutaan Pasien Masih Kesulitan Berobat

Di tengah tingginya jumlah penyandang diabetes, jutaan pasien masih kesulitan menjalani pengobatan dan pemantauan secara berkelanjutan, sehingga risiko komplikasi masih tinggi.
Selengkapnya

Viral