GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Sempat Live Melalui Akun Medsos, Begini Kronologis Gatung Diri Wanita Pegawai Harian Lepas RS Bhayangkara

Setelah meminta keterangan para saksi, Kepolisian Resort Kota Padang menyampaikan kronologis ditemukannya korban gantung diri pada Senin (06/12/ 2021), di dalam rumahnya di Aspol Alai Blok D/30 Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.
Selasa, 7 Desember 2021 - 03:13 WIB
Diduga sempat live melalui akun medsos, begini kronologis gatung diri wanita pegawai harian lepas RS Bhayangkara
Sumber :
  • tvOne

Padang, Sumbar tvOne

Setelah meminta keterangan para saksi, Kepolisian Resort Kota Padang menyampaikan kronologis ditemukannya korban gantung diri pada Senin (06/12/ 2021), di dalam rumahnya di Aspol Alai Blok D/30 Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada pukul 17.00 WIB, petugas mendatangi tempat kejadian perkara atau TKP korban gantung diri yang merupakan seorang perempuan bernama Maretania Sari berusia 33 tahun. Korban bekerja sebagai pegawai harian lepas atau PHL di RS Bhayangkara Padang. Informasi langsung diperoleh dari dua orang saksi yang merupakan tetangga korban.

Menurut keterangan dari saksi pertama, dia mendengar saksi kedua (kakak korban), memanggil-manggil korban  yang sedang berada dalam kamarnya. Namun, setelah dipanggil-panggil, korban tidak menjawab sama sekali. Kemudian kakak korban pun memanggil saksi pertama. Kedua saksi pun sepakat untuk kembali memanggil korban yang akrab dipanggi Nia.

Lantaran dipanggil tak kunjung menyahut, saksi mengintip dari bagian atas pintu, terlihat kain tergantung. Karena merasa curiga, mereka berdua akhirnya berusaha mendobrak pintu. Di dalam kamar ternyata kedua saksi melihat kaki korban terjulur. Karena kaget, kedua saksi langsung memanggl tetangga depan rumah mereka.

Tak lama, setelah menerima laporan dari warga, petugas kepolisian Polsekta Padang Utara datang ke lokasi dan menghubungi tim identifikasi Polresta Padang. Selanjutnya petugas melakukan identifikasi terhadap korban dan memeriksa para saksi. Kemudian sekitar pukul 18.30 WIb, korban dibawa ke RS Bhayangkara Kota Padang.

Karena keluarga korban menolak dilakukan visum et repertum terhadap Nia, petugas belum dapat menyimpulkan penyebab dari bunuh diri yang dilakukan korban. Selain itu, pihak keluarga korban sendiri dengan ikhlas menerima peristiwa yang dialami Maretania Sari. Keluarga menganggap kepergian Nia murni gantung diri.

Lebih lanjut, pihak keluarga korban langsung membuat surat pernyataan yang ditanda tangani di atas materai terkait keputusan keluarga yang memahami bahwa korban murni gantung diri. Selanjutnya korban dibawa pihak keluarga ke Binjai Sumatera Utara.

Korban Rekam Gantung Diri Melalui Akunnya di Media Sosial

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda menyebutkan, korban sempat melakukan live melalui salah satu akun media sosialnya. Dalam siaran langsung tersebut, korban sempat curhat sebelum melakukan aksi gantung diri.

"Ya, korban diduga sempat melakukan live streaming sebelum diduga bunuh diri, " ujar Rico Fernanda. Namun, secara detil Rico belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena petugas masih mendalami video yang tersimpan di akun media sosial korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita masih melakukan penyelidikan terkait meninggalnya korban tersebut. Untuk sementara kita hanya bisa menyebutkan, korban diduga bunuh diri, dan sebelumnya yang bersangkutan sempat curhat melalui live di akun medsosnya," terang Rico. (Kak Yoed/Jeg)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Revolusi Besar AC Milan: Manajemen Bersih-Bersih Total, Sang Legenda Adriano Galliani Siap Pulang

Revolusi Besar AC Milan: Manajemen Bersih-Bersih Total, Sang Legenda Adriano Galliani Siap Pulang

AC Milan mulai bergerak menyusun ulang fondasi klub. Gagal lolos ke Liga Champions membuat Rossoneri kini bersiap melakukan perubahan besar musim panas nanti.
Bukan Dean Huijsen, Pemain Real Madrid Masuk Daftar Stand-by Skuad Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026

Bukan Dean Huijsen, Pemain Real Madrid Masuk Daftar Stand-by Skuad Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026

Satu pemain Real Madrid ada masuk daftar stand-by skuad Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026. Namun, dia bukanlah Dean Huijsen yang sebelumnya sempat diharapkan dipanggil.
Pelatih Hyundai Hillstate Tuntut Megawati Hangestri Turunkan Berat Badan, Demi Tampil Ganas di Liga Voli Korea

Pelatih Hyundai Hillstate Tuntut Megawati Hangestri Turunkan Berat Badan, Demi Tampil Ganas di Liga Voli Korea

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung secara terang-terangan meminta Megawati Hangestri untuk menurunkan berat badannya jelang tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Ibrahimovic Gerak Cepat Cari Pelatih Baru usai Allegri Dipecat, Legenda Rossoneri Bidik Allenatore Mirip Fabregas untuk AC Milan

Ibrahimovic Gerak Cepat Cari Pelatih Baru usai Allegri Dipecat, Legenda Rossoneri Bidik Allenatore Mirip Fabregas untuk AC Milan

AC Milan mulai bergerak cepat mencari pelatih baru setelah resmi akhiri kerja sama dengan Massimiliano Allegri. Rossoneri kini bersiap membuka lembaran baru.
Di Balik Kabar Calvin Dores Niat Jual Mata, Dagmar Clara Akui Cintanya kepada Deddy Dores Luar Biasa

Di Balik Kabar Calvin Dores Niat Jual Mata, Dagmar Clara Akui Cintanya kepada Deddy Dores Luar Biasa

Calvin Dores niat jual mata demi bertahan hidup, sang ibu Dagmar Clara justru ungkap cinta abadinya kepada Deddy Dores yang tak pernah padam hingga kini.
Prabowo Sumbang Sapi Kurban Jenis Simmental Berbobot 1,3 Ton untuk Masjid Istiqlal

Prabowo Sumbang Sapi Kurban Jenis Simmental Berbobot 1,3 Ton untuk Masjid Istiqlal

Presiden Prabowo Subianto mengirim sapi kurban berukuran jumbo ke Masjid Istiqlal pada Idul Adha 1447 Hijriah.

Trending

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Media Vietnam terkejut mendengar pernyataan jujur John Herdman soal Timnas Indonesia. Apa kata John Herdman soal Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 nanti?
TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

Sejumlah kabar menarik datang dari dunia olahraga dan pemerintahan. Mulai dari Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate hingga prestasi Gubernur Sherly Tjoanda.
Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Pemerintah berencana akan memperpanjang batas usia pensiun anggota Polri melalui revisi atau Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri).
Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Kasus pembunuhan terhadap seorang wanita yang jasadnya dibuang di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor, menemui titik terang.
2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.
Selengkapnya

Viral