News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Blak-blakan! Mahfud MD Sebut Kemerdekaan Indonesia Masih Tersandera, Ini Alasannya

Mahfud MD sebut kemerdekaan Indonesia masih tersandera. Hal ini disampaikannya di depan mahasiswa Universitas Faletehan, di Cilegon, Banten, Rabu (13/12/2023).
Rabu, 13 Desember 2023 - 16:55 WIB
Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Muhammad Bagas

Jakarta, tvOnenews.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 3, Mahfud MD menilai meski Indonesia saat ini sudah merdeka, tetapi kemerdekaan bangsa ini masih tersandera.

Hal ini disampaikan Mahfud di depan ratusan mahasiswa Universitas Faletehan, di Cilegon, Banten, Rabu (13/12/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mulanya, Mahfud bicara mengenai tantangan menuju Indonesia Emas 2045 dari perspektif politik dan hukum.

Mahfud berharap Indonesia Emas 2045 betul-betul menjadi negara merdeka, bersatu, berdaulat, dan di dalamnya adil dan makmur.

"Sekarang ini kita sudah merdeka. Namun,  kemerdekaan kita masih tersandera oleh perilaku politik maupun geopolitik dunia," kata Mahfud.

tvonenews

Oleh karena itu, Mahfud berharap ke depannga, Indonesia sudah harus mampu menentukan posisi di kancah dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Indonesia 2045 harus sudah tidak ada orang miskin, tak ada pengangguran, lulusan SMA seluruhnya masuk ke perguruan tinggi, dan 2045 Indonesia akan menjadi negara keempat terbesar di dunia. Setelah China, India, Amerika," kata Mahfud.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini kemudian menjelaskan, prasyarat untuk menuju cita-cita emas tersebut adalah demokrasi dan hukum yang baik.

"Demokrasi ditandai oleh Pemilu secara periodik. Pemilu memberi kesempatan kepada rakyat menilai dan memvonis pemimpinnya," ujar Mahfud.

Dia juga mengulas pada zaman Orde Baru, asas Pemilu adalah langsung, umum, bebas, dan rahasia. Namun, di zaman Orde Baru, asas itu sekadar formalitas.

Saat ini, Pemilu mengusung asas langsung, umum, bebas, dan rahasia, ditambah jujur dan adil.

"Pemilu Orde Baru dulu nggak adil. Setahun sebelum Pemilu sudah bisa ada hasilnya. Dulu selalu ada intimidasi. Direpresi dan ditekan. Kalau seniman diteror dan dikecilkan," tuturnya.

Mahfud menambahkan, pada zaman reformasi ini, sudah ada instrumen hukum Pemilu yang lebih adil. Penyelenggara seperti Pemilu, KPU, Bawaslu, kini independen dipilih DPR.

"Sehingga, kalau ada kecurangan, lebih banyak dilakukan kontestan. Ya memang masih ada sih orang ndablek, bukan kontestan, ikut-ikutan merepsesi," tuturnya.

Kemudian, yang kedua adalah penegakan hukum. Zaman Orde Baru, praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) amat menjamur. Karenanya, praktek ini dikoreksi oleh reformasi.

"Sehingga setiap ada gejala muncul KKN, itu harus dilawan. Supaya kita tidak kembali lagi ke Orde Baru. Kalau SDA dikelola dengan baik, diberantas korupsinya. Indonesia Emas akan terwujud," ungkap dia.

Dia menekankan, Indonesia bisa bubar jika hukum dan keadilan tidak ditegakkan. Kalau negara sudah berlaku tidak adil, maka potensi bubar akan semakin besar.

"Negara tidak adil itu berarti disorientasi. Kalau dibiarkan muncul distrust atau ketidakpercayaan. Lalu muncul disobedience atau pembangkangan. Dan selanjutnya bisa disintegrasi," tegas dia.

"Semangat Fatahillah, adalah semangat melawan kesewenang-wenangan, penjajahan, dan ketidakadilan. Mahasiswa Universitas Faletehan harus terus menyuarakan penegakan hukum dan keadilan," sambungnya.

Mantan Ketua MK ini turut memberikan semangat kepada mahasiswa bahwa sebagai warga negara punya hak memilih dalam sebuah proses Pemilu yang bermartabat, terbuka, jujur, dan adil.

"Saudara boleh memilih siapa saja. Tapi yang penting, memilih tidak dalam ancaman. Kampus harus terus menyuarakan Pemilu yang benar. Pemilu itu bukan memilih musuh, tetapi memilih kawan untuk memimpin. Dan yang terpilih harus didukung," tandas Mahfud.(rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Geram Warga Meninggal karena Jauh dari Rumah Sakit, Siapkan Modernisasi 350 Rumah Sakit dan 10.000 Puskesmas

Prabowo Geram Warga Meninggal karena Jauh dari Rumah Sakit, Siapkan Modernisasi 350 Rumah Sakit dan 10.000 Puskesmas

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pembangunan sektor kesehatan harus menjadi jawaban atas persoalan nyata yang masih dihadapi masyarakat.
Mengangkat Tema “Pharmacists at the Heart of Self-Care”, IPEC 2026 Perkuat Peran Apoteker sebagai Garda Terdepan Swamedikasi dan Pelayanan Kesehatan Primer

Mengangkat Tema “Pharmacists at the Heart of Self-Care”, IPEC 2026 Perkuat Peran Apoteker sebagai Garda Terdepan Swamedikasi dan Pelayanan Kesehatan Primer

SwipeRx kembali menorehkan pencapaian penting bagi ekosistem farmasi Indonesia melalui suksesnya penyelenggaraan The 4th Indonesian Pharmacy Expo & Conference (IPEC) 2026.
Purbaya soal BBM Naik: Angkutan Barang Tidak Pakai Pertamax

Purbaya soal BBM Naik: Angkutan Barang Tidak Pakai Pertamax

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebut kenaikan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax tidak terlalu berdampak terhadap inflasi.
Azis Samual Sebut Pelemahan Rupiah Karena Faktor Global, Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi

Azis Samual Sebut Pelemahan Rupiah Karena Faktor Global, Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi

Menanggapi dinamika perekonomian nasional belakangan ini, khususnya terkait fluktuasi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, tokoh senior Partai Golkar Azis Samual memberikan pernyataan untuk menyikapi situasi tersebut secara jernih dan obyektif. 
Kapolri di Rakorwas Kompolnas: Mitra Strategis untuk Pembenahan Polri

Kapolri di Rakorwas Kompolnas: Mitra Strategis untuk Pembenahan Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut bahwa Kompolnas merupakan mitra strategis Polri yang terus berkomitmen untuk melakukan pembenahan demi mewujudkan harapan dari masyarakat Indonesia.
KPK Kembali Perpanjang Penahanan Yaqut untuk 30 Hari ke Depan

KPK Kembali Perpanjang Penahanan Yaqut untuk 30 Hari ke Depan

KPK kembali memperpanjang masa penahanan mantan Menteri Agama sekaligus tersangka kasus korupsi kuota haji, Yaqut Cholil Qoumas.

Trending

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief buka suara soal beredarnya puluhan nama petinggi yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Diantaranya yakni Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang hingga Ibunda Seskab Teddy Indra Wijaya.
Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi membeberkan hasil pemeriksaan terhadap seorang dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM dalam dugaan kasus kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha.
Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Beckham Putra Nugraha sengaja menghampiri oknum suporter yang berada di tribun penonton setelah oknum tersebut mengacungkan jari tengah ketika Timnas Indonesia tengah berkeliling Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta usai laga melawan Mozambik, Selasa (10/6/2026). 
Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Salah satu media Vietnam menyoroti komposisi pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday. Media tersebut juga request susunan pemain di FIFA ASEAN Cup 2026
Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Kehadiran pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik di GBK saat pertandingan Timnas Indonesia melawan Mozambik menjadi sorotan media Vietnam. Mereka kaget bukan main.
Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief angkat bicara mengenai kliennya yang akan membuka 20 nama petinggi, yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pedagang Sate Jadi Korban Pengeroyokan Usai Tagih Uang ke Pembeli di Jakarta Pusat, Dua Pelaku Ditangkap

Pedagang Sate Jadi Korban Pengeroyokan Usai Tagih Uang ke Pembeli di Jakarta Pusat, Dua Pelaku Ditangkap

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pedagang sate berinisial HL (26) menjadi korban pengeroyokan oleh dua orang pembeli di wilayah Rawasari, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Selengkapnya

Viral