News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Branding Gemoy Tidak Tepat untuk Prabowo, di Mata Rocky Gerung Capres Nomor Urut 2 itu Lebih Cocok Dijuluki Ini ..

Rocky Gerung mengomentari video viral capres nomor urut 2 Prabowo Subianto bilang 'Ndasmu Etik', yang sangat berbanding terbalik dengan branding Prabowo.(17/12)
Minggu, 17 Desember 2023 - 13:46 WIB
Rocky Gerung soroti video viral Prabowo Subianto mengumpat.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / Muhammad Bagas tvOne

tvOnenews.com - Pengamat politik, Rocky Gerung mengomentari potongan video yang beredar Prabowo Subianto mengatakan 'Ndasmu Etik' yang ramai diperbincangkan publik.

Video yang beredar luas di media sosial itu, memperlihatkan Calon Presiden (Capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto bilang 'ndasmu etik' di acara Internal Partai Gerindra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bagaimana perasaan Mas Prabowo? Soal etik, etik, etik. Ndasmu etik," kata Prabowo dalam video yang viral tersebut dikutip pada Sabtu (16/12/2023).  


Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto. 

'Ndasmu etik' diduga terkait dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Majelis Kehormatan MK (MKMK) soal batas usia capres-capres yang pada akhirnya MKMK memutuskan sanksi etik kepada mantan Ketua MK Anwar Usman.

Diketahui, video itu diambil saat Partai Gerindra menggelar Rakornas di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Jumat, 15 Desember 2023

Sementara itu, Rocky Gerung menanggapi soal viralnya video Prabowo Subianto mengatakan 'Ndasmu etik'. 

Bahasa umpatan yang dilontarkan oleh Prabowo itu artinya, Ndas, ndhas, atau endhas adalah bahasa jawa yang berarti 'kepala'.

Melihat situasi tersebut, Rocky Gerung mengatakan bahwa debat pertama Capres itu membekas di publik. Sehingga bacaan Gerindra itu harus diselamatkan.

"Semacam krisis yang memungkinkan Gerindra mengalami defisiensi di dalam legitimasi, dan pak Prabowo akan ingat terus bahwa peristiwa debat itu ada hal yang bagi dia kurang bisa dieksplisitkan di dalam waktu yang terbatas itu," ungkapnya dilansir Youtube Rocky Gerung Official.

"Kan satu menit satu menit itu, karena itu dia saring lagi intipatinya lalu muncul di Rakernas, walaupun sebetulnya itu dari segi kepentingan internal, pak Prabowo pasti harus mengkonsolidasi partai supaya mampu untuk menerima fakta bahwa ada perdebatan, tetapi perdebatan itu sebetulnya keliru menurut versi Gerindra Prabowo," sambungnya.

Rocky juga mengatakan bahwa kalau Rakernas bisa bocor maka artinya tidak ada disiplin di dalam partai Gerindra.

Sehingga hal yang seharusnya diulas dulu, diedit dulu sebelum dipublikasi sudah terpublikasi duluan.

"Ini bikin kacau juga tim Gerindra, kenapa tidak mampu mengendalikan bocornya satu strategi yang memungkinkan lawan politik justru mengeksploitasi itu," tuturnya,

"Dan ternyata keterangan Pak Prabowo itu walaupun sedikit bercanda, itu artinya Prabowo tetap masih mengingat bahwa ada yang kurang ajar di di debat pertama, kira-kira begitu bahasa gaulnya," terangnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KAI Services Dorong Penguatan Talenta Muda melalui Kolaborasi di Forum Akademik

KAI Services Dorong Penguatan Talenta Muda melalui Kolaborasi di Forum Akademik

KAI Services terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung pengembangan talenta muda melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan.
Anak Purbaya Yudhi Sadewa Spill Teka-teki Usai Ayahnya Lengser dari Jabatan Menkeu, Publik Geger

Anak Purbaya Yudhi Sadewa Spill Teka-teki Usai Ayahnya Lengser dari Jabatan Menkeu, Publik Geger

Tak lama setelah Purbaya Yudhi Sadewa kena reshuffle dari jabatan Menteri Keuangan, sang anak yakni Yudo Sadewa posting sebuah teka-teki yang buat publik heboh.
Sekretariat Jenderal OKI Mengutuk Serangan Houthi terhadap Makkah dan Wilayah Madinah

Sekretariat Jenderal OKI Mengutuk Serangan Houthi terhadap Makkah dan Wilayah Madinah

Sekretariat Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengutuk keras serangan keji yang dilakukan oleh kelompok Houthi terhadap kota Makkah dan wilayah Madinah, serta agresi berkelanjutan mereka terhadap Kerajaan Arab Saudi.
Kunjungi Posko Terpadu, BHS Ungkap Ancaman Muatan Berat di KM Virgo Transport 8: Bisa Ganggu Stabilitas Kapal

Kunjungi Posko Terpadu, BHS Ungkap Ancaman Muatan Berat di KM Virgo Transport 8: Bisa Ganggu Stabilitas Kapal

Anggota DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Posko Terpadu kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Jejak Rombongan Jurnalis Hilang saat Liput Gunung Anak Krakatau Belum Ditemukan, Pencarian Diperluas hingga Bengkulu di Hari ke-9

Jejak Rombongan Jurnalis Hilang saat Liput Gunung Anak Krakatau Belum Ditemukan, Pencarian Diperluas hingga Bengkulu di Hari ke-9

Jejak rombongan jurnalis yang hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau belum ditemukan. Pada pencarian hari ke-9 ini, Tim SAR Gabungan memperluas pencarian.
Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Aksi pak guru SD di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah tengah viral di media sosial. Sebab diduga menggunakan make up dan lipstik saat mengajar.

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

Erwin dan Fakhry kemudian menyetorkan uang tersebut kepada mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, yang diduga juga termasuk salah satu orang kepercayaan Nusron Wahid.
Resmi Menjabat, Menkeu Suahasil Nazara Ucapkan Terima Kasih saat Bertemu Purbaya

Resmi Menjabat, Menkeu Suahasil Nazara Ucapkan Terima Kasih saat Bertemu Purbaya

Prosesi serah terima jabatan Menkeu Purbaya ke Suahasil Nazara, berlangsung di Aula Mezzanine, Kementerian Keuangan, Jakarta pada Selasa (15/9).
Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Tiga berita jadi sorotan pembaca tvOnenews.com Selasa (15/9), mulai dari respons putra Purbaya Yudhi Sadewa usai sang ayah dicopot hingga Megawati Hangestri.
Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

KPK mengatakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menerima uang Rp1,5 miliar dari Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi.
Selengkapnya

Viral