News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dansatgas: Pendangkalan Sungai dan Hoaks Hambat Penanganan Bencana Erupsi Gunung Semeru

Komandan Posko Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru, Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Irwan Subekti menegaskan pendangkalan dasar sungai dan hoaks menghambat penanganan bencana.
Jumat, 10 Desember 2021 - 19:25 WIB
Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Irwan Subekti
Sumber :
  • Antara

Jakarta - Komandan Posko Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru, Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Irwan Subekti menegaskan pendangkalan dasar sungai dan hoaks menghambat penanganan bencana erupsi Gunung Semeru.

“Pada kesempatan ini saya melaporkan kendala di lapangan adalah adanya mendangkalnya sungai di curah kobokan desa setiap hari,” kata Irwan dalam konferensi pers Review Kejadian Bencana Bulan Desember dan Perkembangan Pasca Erupsi Gunung Semeru yang diikuti di Jakarta, Jumat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Irwan menjelaskan, terjadinya pendangkalan dasar sungai disebabkan oleh rata-rata curah hujan yang tinggi pada siang hingga sore hari, sehingga berpotensi menyebabkan banjir. Oleh sebab itu, pada saat melakukan proses pencarian korban bencana perlu meningkatkan kewaspadaan.

Selain pendangkalan sungai, hal lain yang menyebabkan proses penanganan menjadi terhambat adalah pasir di sekitar sungai masih berasap dan panas. Hal tersebut membuat proses pencarian yang dilakukan secara manual oleh tim SAR ataupun alat berat menjadi sangat terbatas.

“Proses pencarian secara manual oleh tim SAR maupun oleh alat berat, masih sangat terbatas. Walaupun ada indikasi, informasi yang perlu kita dalami di titik-titik tertentu yang harus kita laksanakan pencarian,” tegas dia.

Lebih lanjut dia menyayangkan, adanya hoaks seperti informasi adanya penjarahan mengganggu informasi yang diberikan oleh pihaknya dan sejumlah petugas terkait, sehingga menimbulkan keresahan pada masyarakat.

Menurut Irwan, adanya pengungsi yang mengungsi ke rumah saudara maupun keluarga di luar daerah juga turut membuat pihaknya perlu memperhatikan secara mendetail data-data pengungsi yang saat ini telah pergi keluar kota.

Terakhir, Banyaknya relawan maupun masyarakat yang peduli terhadap korban bencana tersebut, justru menghambat proses lalu lintas di daerah bencana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini kemudian membuat penanganan menjadi tidak maksimal dan berbahaya, karena membuat lalu lintas menjadi lebih padat dan lokasi bencana rawan akan cuaca ekstrem.

“Kami mohon pada masyarakat bahwa sekiranya akan memberikan bantuan cukup beberapa kendaraan saja, tidak berbondong ke tempat bencana,” kata dia.(ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kini Giliran Timnas Putri Indonesia Siap Tampil di FIFA Series 2026, Hadapi Republik Kongo

Kini Giliran Timnas Putri Indonesia Siap Tampil di FIFA Series 2026, Hadapi Republik Kongo

Perjalanan Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 belum usai. Kali ini, giliran tim putri yang akan melanjutkan kiprah Merah Putih di level internasional. -
Tiga Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Terjadwal Tiba di Bandara Soetta pada Sabtu (4/4/2026)

Tiga Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Terjadwal Tiba di Bandara Soetta pada Sabtu (4/4/2026)

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur dalam misi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon akan dipulangkan ke tanah air.
Baru Kembali ke Serie A, Jay Idzes Langsung Disambut Pujian dari Pelatih Sassuolo

Baru Kembali ke Serie A, Jay Idzes Langsung Disambut Pujian dari Pelatih Sassuolo

Jay Idzes dipastikan kembali ke Italia dan berpeluang tampil saat Sassuolo menghadapi Cagliari. Kapten Timnas Indonesia itu langsung disambut pujian pelatih.
Bantah Pernyataan Said Didu, Komisi VI DPR RI Sebut EO Penggerak Ekonomi Nasional

Bantah Pernyataan Said Didu, Komisi VI DPR RI Sebut EO Penggerak Ekonomi Nasional

Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian turut merespons tajam pernyataan analis kebijakan publik, Said Didu yang menyebut event organizer (EO) menjadi praktik paling aman melakukan korupsi.
Upaya Kemandirian Ekonomi, IRT di Jakarta Timur Ikut Program Perempuan Berdaya

Upaya Kemandirian Ekonomi, IRT di Jakarta Timur Ikut Program Perempuan Berdaya

Berbagai cara terus dilakukan sejumlah pihak dalam upaya merealisasikan kemandirian kaum perempuan di Indonesia.
KDM Bongkar Bengkel Kumuh di Cirebon, Si Tukang Tambal Ban Justru Bahagia Tempat Usahanya Dirobohkan: Mau Pak

KDM Bongkar Bengkel Kumuh di Cirebon, Si Tukang Tambal Ban Justru Bahagia Tempat Usahanya Dirobohkan: Mau Pak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merobohkan bangunan bengkel tambal ban kumuh di jalur Pantura Lama, Cirebon. Pemilik, Yeyep senang diganti yang baru.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral