Diterjang Ombak, Rumah Warga Suku Laut rusak Parah
- Tim tvOne/Muhammad Arifin
Kepala BPBD Riau, Edy Afrizal mengatakan, ombak tersebut menyapu rumah warga hingga mengalami rusak parah. Edy mengaku telah berkordiansi dengan BPBD Inhil dan kepala desa setempat.
"Di rumah itu, ada orang yang menghuni. Mereka mengungsi sementara di rumah keluarganya," ujar Edy kepada tvonenews.com Sabtu (11/12/2021).
Edy menyebutkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian bencana alam tersebut. Namun, kerugian warga diperkirakan mencapai Rp100 juta rupiah.
Menurut Presiden Bangsa Orang Laut Sedunia, Haryono Maha Seri Bijawangsa mengatakan, ombak tinggi disertai angin kencang menerjang permukiman Suku Laut, akibatnya rumah panggung yang berdiri di atas laut itu seketika porak-poranda.
"Kejadian permukiman Suku Laut diterjang ombak terjadi kemarin sekitar pukul 12.15 WIB. Angin utara dari Desember sampai Februari. Tapi tahun ini gelombangnya paling tinggi dari biasanya," kata Presiden Bangsa Orang Laut Sedunia, Haryono Maha Seri Bijawangsa.
Haryono bersyukur tidak ada korban dalam insiden tersebut. Atas insiden ini, ia berharap adanya bantuan pemerintah karena warga sangat membutuhkannya.
"Rumah-rumah di sana panggung, ketinggian ombak sekarang 8-7 meter dan sampai ke permukiman 3-4 meter," katanya. (Muhammad arifin/mii).
Load more