GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anies dan Ganjar Dianggap Tak Hargai Kinerja TNI Usai Nilai Kecil Kinerja Kemenhan, Selamat Ginting: Blunder, Menjatuhkan Nilai Moral

Pengamat militer dari Universitas Nasional, Selamat Ginting menyatakan ketidaksetujuannya terhadap penilaian capres 1 Anies Baswedan dan Capres 3 Ganjar Pranowo
Senin, 15 Januari 2024 - 13:59 WIB
Universitas Nasional, Selamat Ginting
Sumber :
  • Youtube Indonesia Lawyers Club

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat militer dari Universitas Nasional, Selamat Ginting menyatakan ketidaksetujuannya terhadap penilaian capres 1 Anies Baswedan dan Capres 3 Ganjar Pranowo.

Diketahui Anies dan Ganjar memberikan penilaian terhadap kinerja Kementrian Pertahanan (Kemenhan) di bawah Prabowo Subianto dengan nilai yang rendah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyebut tindakan Anies dan Ganjar itu sebagai hal yang blunder.

Akademisi tersebut juga menyatakan keprihatinannya atas kemungkinan dampak dari opini kedua Capres tersebut. 

Menurutnya, penilaian tersebut memancing emosi sejumlah petinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan membuat mereka merasa tidak dihargai.

“Beberapa petinggi perwira TNI itu sampai kemudian mengirim WA (WhatsApp) ke saya, dia bilang ‘ini sama saja tidak menghargai apa yang dilakukan Mabes TNI, Mabes Angkatan Darat, Mabes Angkatan Laut dan Mabes Angkatan Udara’,” ungkap Selamat di Indonesia Lawyers Club (ILC) dikutip Senin (15/01/2024).

Selamat Ginting juga menyampaikan bahwa "nilai merah" tersebut terkesan menjatuhkan moral prajurit.

“Karena Kementerian Pertahanan itu membangun kekuatan, Mabes TNI adalah pengguna kekuatan dan Mabes angkatan adalah Pembina kekuatan, mereka merasa pemberian nilai 5 dan pemberian nilai 11 adalah menjatuhkan nilai moral mereka,” jelas Selamat.

“Ini akan terpengaruh dalam keluarga-keluarga tentara dalam artian ‘kerja kami tidak dinilai secara baik oleh orang yang punya ambisi menjadi presiden’, itu pesan yang saya dapat di WA kemarin," sambungnya.

Dalam debat tersebut, Anies awalnya bertanya mengenai kinerja Menhan Prabowo. Saat itu Ganjar memberi nilai 5, Anies menyahut, "Kalau 5 ketinggian,".

Lantas, Ganjar meminta penegasan mengenai penilaian tersebut, "Jangan takut.  Disebutkan aja angkanya berapa. Jangan di bawah 5," pintanya.

"11 mas, dari 100," jawab Anies.

Selamat Ginting mengakui bahwa Prabowo Subianto kurang siap dalam debat tersebut, menilik profil militer Menhan tersebut. 

Menurutnya, pimpinan TNI pada saat itu membuat kesalahan dengan tidak memberi tugas dalam jalur staf, pendidikan, atau teritorial untuk Prabowo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rekam jejak kedua Capres lainnya sebagai aktivis di masa kuliah hanya memperbesar kurangnya kefasihan Prabowo. A

nies serta Ganjar yang mendalami ilmu politik disebutnya terbiasa berdebat, baik dalam ruang kelas maupun organisasi. (mg10/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Frank Warren Sebut Tyson Fury Siap Tantang Oleksandr Usyk di Duel Trilogi Perebutan Gelar Kelas Berat

Frank Warren Sebut Tyson Fury Siap Tantang Oleksandr Usyk di Duel Trilogi Perebutan Gelar Kelas Berat

Promotor tinju ternama, Frank Warren menyebut bahwa Tyson Fury siap kembali menjalani duel tinju dunia melawan Oleksandr Usyk untuk ketiga kalinya di perebutan gelar kelas berat.
MotoGP Resmi Diambil Alih Liberty Media, Dorna Sports Langsung Ganti Nama Jelang Dimulainya Musim 2026

MotoGP Resmi Diambil Alih Liberty Media, Dorna Sports Langsung Ganti Nama Jelang Dimulainya Musim 2026

Ajang balap motor paling bergengsi saat ini, MotoGP, akan memasuki era baru pada musim 2026 yang akan dimulai dalam waktu dekat ini.
Perbedaan Awal Ramadan Pemerintah dan Muhammadiyah, Menag Nasaruddin: Kita Sudah Berpengalaman Berbeda

Perbedaan Awal Ramadan Pemerintah dan Muhammadiyah, Menag Nasaruddin: Kita Sudah Berpengalaman Berbeda

Penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah kembali memunculkan perbedaan di Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan 1 Ramadan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, sementara Muhammadiyah lebih dulu menetapkan puasa dimulai Rabu, 18 Februari 2026.
Kondisi Bencana Tak Berpengaruh pada Tradisi Pasar Daging Meugang

Kondisi Bencana Tak Berpengaruh pada Tradisi Pasar Daging Meugang

Kalangan pedagang daging untuk tradisi meugang menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah menyebutkan bencana hidrometeorologi yang melanda sebagian wilayah Pro
Viral WNI Jadi Tentara Israel, DPR: Langgar Prinsip Hukum dan Loyalitas ke NKRI

Viral WNI Jadi Tentara Israel, DPR: Langgar Prinsip Hukum dan Loyalitas ke NKRI

Dugaan adanya warga negara Indonesia (WNI) yang bergabung menjadi tentara Israel atau Israel Defense Forces (IDF), menurut DPR, tidak bisa dianggap sepele.
Polres Bengkalis Tetapkan Tersangka Kasus Perambahan Kawasan Hutan

Polres Bengkalis Tetapkan Tersangka Kasus Perambahan Kawasan Hutan

Jajaran Satreskrim Polres Bengkalis menetapkan satu orang tersangka dalam perkara tindak pidana menduduki kawasan hutan tanpa izin yang merupakan pengembangan

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

John Herdman bisa langsung memanggil tiga pemain keturunan tanpa naturalisasi untuk FIFA Series 2026. Elkan Baggott, Ezra Walian, dan Cyrus Margono siap perkuat Timnas Indonesia?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT