News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komentar Pedas Denny Siregar Lihat Tingkah Gibran Celingak-celinguk 'Mencari Jawaban' Mahfud MD: Gua Kira Dia Kebelet Mau BAB

Pegiat media sosial, Denny Siregar mengomentari momen Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka meledek Cawapres nomor urut 3 Mahfud MD saat debat Cawapres.
Senin, 22 Januari 2024 - 14:57 WIB
Gibran Rakabuming
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Muhammad Bagas

Jakarta, tvOnenews.com - Pegiat media sosial, Denny Siregar mengomentari momen Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka meledek Cawapres nomor urut 3 Mahfud MD saat debat Cawapres yang dilaksanakan oleh KPU, Senin (22/1/2024)

Sebelumnya, KPU menggelar debat ke-4 yang mempertemukan Cawapres, Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka dan Mahfud MD di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, pada Minggu (21/1/2024) 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam hal ini, tema debat Cawapres mengusung tentang pembangunan berkelanjutan dan lingkungan hidup, sumber daya alam dan energi, pangan, agraria, masyarakat adat, dan desa.


Aksi tengil Gibran meledek jawaban Mahfud MD dalam debat cawapres yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (21/1/2024).

Dalam debat Cawapres tersebut, ada momen yang menjadi perbincangan hangat publik yakni saat Gibran Rakabuming Raka seolah meledek Mahfud MD.

Dengan menampilkan gesture mencari-cari sesuatu di meja Mahfud MD.

Mulanya, Gibran bertanya kepada Mahfud MD terkait bagaimana mengatasi greenflation. Kemudian, pertanyaan Gibran pun sempat ditegur oleh moderator lantaran istilah tersebut merupakan singkatan. 

Gibran pun akhirnya menjelaskan green inflation yang dimaksud, yakni Green Inflation atau inflasi hijau. 

"Baik, ini tadi tidak saya jelaskan karena kan beliau seorang profesor. Oke greenflation ini adalah inflasi hijau, sesimpel itu," jelas Gibran dalam debat. 

Setelah itu, Mahfud MD pun menjawab dengan singkat perihal inflasi hijau. 

"Untuk mengatasi inflasi hijau, apa sih inflasi hijau? kan ekonomi hijau, ekonomi hijau itu adalah ekonomi sirkuler. Dimana sebuah proses pemanfaatan produk ekonomi, pangan misalnya, atau apa, produksi apapun diproduksi, kemudian dimanfaatkan, direcycle, bukan dibuat. Jadi bukan barang itu lalu dibiarkan mengganggu ecology. Nah saya punya cerita, kalau bicara soal recycle seperti ekonomi hijau, saya merasa berbangga sebagai orang Madura, karena orang Madura yang pertama dulu mempelopori ekonomi hijau, ekonomi sirkuler," terang Mahfud menjawab pertanyaan Gibran. 

Setelah waktu habis, Gibran pun meledek dengan bahasa tubuhnya menengok kepala ke kanan dan kiri sembari mencari. 

"Saya lagi nyari jawabannya Prof Mahfud, saya nyari-nyari dimana ini jawabannya? kok gak ketemu jawabannya. Saya tanya masalah inflasi hijau, kok malah menjelaskan ekonomi hijau," kata Gibran. 

Dia pun menjelaskan, bahwa green inflation yang dimaksud bukan seperti yang dijawab oleh Mahfud MD. 

"Prof Mahfud yang namanya greenflation itu, inflasi hijau itu ya kita kasih contoh yang simpel saja. Demo rompi kuning di Perancis, bahaya sekali, sudah memakan korban. Nah ini harus kita antisipasi, jangan sampai terjadi di Indonesia, kita  belajar dari negara maju, negara maju saja masih ada tantangan-tantangannya," tandas Gibran. 

"Intinya, transisi menuju energi hijau itu musti super hati-hati. Jangan sampai membebankan RnD yang mahal, proses transisi yang mahal ini kepada masyarakat, pada rakyat kecil, itu maksud saya inflasi hijau," imbuhnya. 

Menanggapi hal itu, Mahfud MD pun kembali berbalas meledek Gibran dengan lgerakan tubuh sembari mencari. 

"Saya juga ingin mencari tuh, jawabannya ngawur juga tuh. Gila nih, ngarang2 ndak karuan, mengkait-kaitkan dengan sesuatu yang tidak ada, gitu ya," ujarnya. 

Mahfud mengaku enggan menjawab pertanyaan Gibran yang dinilainya receh di level akademisi. Akhirnya, dia mengembalikan forum tersebut kepada moderator dan memilih untuk tidak menjawab Gibran. 

"Gini loh, kalau akademisi itu, gampangnya kalau bertanya yang gitu-gitu itu recehan, recehan, recehan. Oleh sebab itu, itu tidak layak dijawab menurut saya. Oleh sebab itu, saya kembalikan saja ke moderator, ya emang ndak layak dijawab pertanyaan kayak gini ini. Saya kembalikan, ndak ada gunanya menjawab," tandasnya.

Komentar pedas Denny Siregar melihat tingkah laku Gibran Rakabuming Raka

Pegiat media sosial, Denny Siregar turut mengomentari gesture 'mencari-cari jawaban' dari Gibran Rakabuming Raka yang ditujukannya kepada Mahfud MD.

Denny Siregar menyebut Gibran dengan asam sulfat, buntut Gibran salah sebut asam folat jadi asam sulfat untuk kebutuhan nutrisi ibu hamil.

"Jujur... waktu nonton asam sulfat mindik-mindik kepalanya ke bawah, gua kira dia kebelet beol," isi cuitan dari Denny Siregar.


Denny Siregar sindir Gibran Rakabuming Raka.

Denny juga memuji sikap dari Mahfud MD yang tidak terpancing emosi akan kelakuan dari Gibran Rakabuming.

"Yang saya salut sama Prof Mahfud di debat tadi malam adalah kemampuannya menahan emosi ketika lawan debatnya menariknya ke bawah menjadi receh. 

Kalau saya mungkin gak bisa. Tak samperi anaknya, tak rangkul trus tak bisiki, "Kon iku pancen a *u !" isi cuitan dari Denny Siregar.

Ia juga tak menyentil Capres nomor urut 2 yakni Prabowo Subianto, sebagai Capres pendendam.

"Capresnya pendendam dan kekanak2an. Cawapresnya songong dan nggateli. Apa yang bisa diharapkan?" ujarnya melalui cuitan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Putra sulung Presiden Jokowi ini juga disebut sudah tidak punya adab dalam berdebat dengan lawannya.

"Sentimen negatif Gibran sesudah gak pake adab dalam debat, tinggi banget. Besok pasti bansos ditebar dan survey dikeluarkan." isi cuitan Denny Siregar. (rpi/ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dugaan Korupsi Program MBG di BGN: Kejagung Bedah Dua Klaster Modus Besar

Dugaan Korupsi Program MBG di BGN: Kejagung Bedah Dua Klaster Modus Besar

Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Badan Gizi Nasional (BGN) terkait tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun anggaran 2025-2026. 
Haji Bolot Dirawat Hampir Dua Pekan karena Serangan Jantung, Asisten Ungkap Detik-detik Sebelum Dilarikan ke RS

Haji Bolot Dirawat Hampir Dua Pekan karena Serangan Jantung, Asisten Ungkap Detik-detik Sebelum Dilarikan ke RS

Kondisi kesehatan komedian senior Haji Bolot masih menjadi perhatian setelah kabar dirinya menjalani perawatan intensif akibat serangan jantung.
Pertamina Pastikan Pasokan Pertalite Aman dan Distribusi Lancar di Seluruh Indonesia

Pertamina Pastikan Pasokan Pertalite Aman dan Distribusi Lancar di Seluruh Indonesia

PT Pertamina Patra Niaga memberikan jaminan bahwa ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite saat ini dalam kondisi mencukupi. 
Kebijakan Ekonomi Nasional Dinilai Ada di Jalur yang Benar, Masyarakat Diimbau Tak Terprovokasi Narasi 'Sell Indonesia'

Kebijakan Ekonomi Nasional Dinilai Ada di Jalur yang Benar, Masyarakat Diimbau Tak Terprovokasi Narasi 'Sell Indonesia'

Jagat media sosial dihebohkan dengan narasi 'Sell Indonesia' di tengah gejolak ekonomi global dan nasional belakangan ini.
Seskab Teddy: Harga Pertamax Ikuti Pasar Dunia, Pertalite dan Solar Tetap Stabil

Seskab Teddy: Harga Pertamax Ikuti Pasar Dunia, Pertalite dan Solar Tetap Stabil

Pemerintah memberikan penjelasan resmi terkait penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax. 
Ketum PSSI, Erick Thohir Pasang Target Tinggi! John Herdman Ditantang Bawa Timnas Indonesia Tembus 100 Besar Ranking FIFA

Ketum PSSI, Erick Thohir Pasang Target Tinggi! John Herdman Ditantang Bawa Timnas Indonesia Tembus 100 Besar Ranking FIFA

Timnas Indonesia naik ke peringkat 118 FIFA usai mengalahkan Oman dan Mozambik. Erick Thohir meminta John Herdman membawa Skuad Garuda menembus 100 besar dunia

Trending

Seskab Teddy: Harga Pertamax Ikuti Pasar Dunia, Pertalite dan Solar Tetap Stabil

Seskab Teddy: Harga Pertamax Ikuti Pasar Dunia, Pertalite dan Solar Tetap Stabil

Pemerintah memberikan penjelasan resmi terkait penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax. 
Kapten Alireza Disebut Dapat Pesan Timnas Iran Dilindungi Kartel Meksiko di Piala Dunia 2026? Cek Faktanya

Kapten Alireza Disebut Dapat Pesan Timnas Iran Dilindungi Kartel Meksiko di Piala Dunia 2026? Cek Faktanya

Fakta sebenarnya mengenai sesi wawancara kapten Timnas Iran, Alireza Jahanbakhsh menceritakan pengalaman pribadi di Meksiko, bukan seputar isu Piala Dunia 2026.
Dedi Mulyadi Buka Suara Usai Kisruh SPMB Jabar, Anak Tak Lolos Sekolah Negeri Dijamin Bisa Sekolah Gratis di Swasta

Dedi Mulyadi Buka Suara Usai Kisruh SPMB Jabar, Anak Tak Lolos Sekolah Negeri Dijamin Bisa Sekolah Gratis di Swasta

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan siswa dari keluarga tidak mampu yang gagal masuk SMA/SMK negeri tetap bisa bersekolah gratis di swasta. Pernyataan
Kejati Jabar Tetapkan Wabup Indramayu Syaefudin Tersangka Kasus Tunjangan Perumahan, Sakit Saat Panggilan Pemeriksaan

Kejati Jabar Tetapkan Wabup Indramayu Syaefudin Tersangka Kasus Tunjangan Perumahan, Sakit Saat Panggilan Pemeriksaan

Kerugian negara dalam jumlah fantastis ditemukan dalam kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan dan transportasi anggota DPRD Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2022–2025. 
Ruben Onsu Blak-blakan Soal Nafkah Rp 225 Juta untuk Sarwendah, Warganet: Pantas Kerja Mati-matian

Ruben Onsu Blak-blakan Soal Nafkah Rp 225 Juta untuk Sarwendah, Warganet: Pantas Kerja Mati-matian

Video lama Ruben Onsu soal uang bulanan untuk Sarwendah kembali viral. Nominal nafkah yang mencapai ratusan juta rupiah per bulan menjadi sorotan di tengah memanasnya konflik
Haji Bolot Dirawat Hampir Dua Pekan karena Serangan Jantung, Asisten Ungkap Detik-detik Sebelum Dilarikan ke RS

Haji Bolot Dirawat Hampir Dua Pekan karena Serangan Jantung, Asisten Ungkap Detik-detik Sebelum Dilarikan ke RS

Kondisi kesehatan komedian senior Haji Bolot masih menjadi perhatian setelah kabar dirinya menjalani perawatan intensif akibat serangan jantung.
Kebijakan Ekonomi Nasional Dinilai Ada di Jalur yang Benar, Masyarakat Diimbau Tak Terprovokasi Narasi 'Sell Indonesia'

Kebijakan Ekonomi Nasional Dinilai Ada di Jalur yang Benar, Masyarakat Diimbau Tak Terprovokasi Narasi 'Sell Indonesia'

Jagat media sosial dihebohkan dengan narasi 'Sell Indonesia' di tengah gejolak ekonomi global dan nasional belakangan ini.
Selengkapnya

Viral