News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Iriana Acungkan Dua Jari Saat Kunjungan ke Salatiga, Pengamat: Bawaslu Harus Bergerak

Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti mendesak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengungkap personel yang mengacungkan 2 jari dari dalam mobil dinas Kepresidenan.
Minggu, 28 Januari 2024 - 20:52 WIB
Iriana Joko Widodo
Sumber :
  • BPMI

Jakarta, tvOnenews.com – Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti mendesak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengungkap personel yang mengacungkan 2 jari dari dalam mobil dinas Kepresidenan.

Menurut Ray, pemeriksaan wajib dilakukan Bawaslu untuk memastikan netralitas seorang pejabat publik. Termasuk presiden pada penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ray mengungkapkan hal itu terkait dugaan bahwa Ibu Negara, Iriana Joko Widodo, mengacungkan 2 jari dari dalam mobil dinas Kepresidenan, saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada kunjungan kerja ke Salatiga, Jawa Tengah, pada 22 Januari 2024.

Tanda 2 jari yang diduga dilakukan Ibu Iriana, dinilai merujuk pada pasangan Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Gibran Rakabuming Raka. Gibran adalah  putra sulung dari Jokowi dan Ibu Iriana.

Menurut Ray, sebagai pengawas Pemilu, Bawaslu harus meminta keterangan dari pihak-pihak yang berada di dalam mobil dinas Kepresidenan untuk mengungkapkan  sosok yang mengacungkan 2 jari tersebut.

"Tak jelas sikap apalagi tindakan Bawaslu, terkait siapa yang mengacungan dua jari dari mobil dinas Kepresidenan. Pernyataan Bawaslu soal person siapa yang mengacungkan jari itu, justru menyiratkan bahwa Bawaslu belum melakukan tindakan atas hal ini," kata Ray, Minggu (28/1/2024).

Menyangkut Netralitas

Dia menjelaskan, kasus tersebut semestinya tidak dianggap remeh, melainkan dilihat sebagai kasus yang  penting diawasi karena menyangkut netralitas pejabat publik. Apalagi acungan 2 jari dilakukan dari dalam mobil dinas Kepresidenan, saat presiden sedang melakukan tugas kedinasan.

"Tentu, disayangkan. Untuk kasus yang mestinya dilihat sebagai kasus penting dan urgent, hingga 6 hari telah berlalu, malah tak terdengar proses pengawasannya," ujar Ray.

Oleh karena itu, Lingkar Madani  mendesak Bawaslu segera menuntaskan kasus ini, dengan meminta keterangan sesegera mungkin mengenai siapa yang mengacungkan dua jari dari mobil dinas presiden.

"Harus dipastikan kepada publik apakah orang tersebut pejabat negara atau bukan. Jangan dijadikan sekadar polemik oleh ketua Bawaslu," ungkap Ray.

Dia menegaskan, tugas Bawaslu adalah menegakkan aturan, bukan memberi komentar, apalagi pembelaan sebelum melakukan kewenangan pengawasan terkait siapa yang mengacungkan 2 jari dari dalam mobil dinas Kepresidenan.

"Tentu saja, tidak ada yang bisa memastikan itu. Yang bisa memastikan itu hanyalah Bawaslu. Oleh karena itu, mestinya yang disampaikan Bawaslu adalah progres penanganan kasus ini, bukan tebak-tebakan siapa kira-kira yang mengacungkan jari," tutur Ray.

Dugaan Pelanggaran

Ray menyampaikan, setidaknya ada 2 dugaan pelanggaran dalam kasus ini. Pertama, mengacungkan jari untuk simbol nomor urut Capres-Cawapres tertentu. Kedua, penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan kampanye.

"Keduanya bertalian tapi sekaligus terpisah. Mengacungkan dua jari oleh pejabat negara dari fasilitas negara, adalah dua kasus yang saling terkait," kata Ray.

Ray menegaskan, siapa pun yang mengacungkan 2 jari dari dalam mobil dinas Kepresidenan, yang merupakan fasilitas negara juga dapat diduga melanggar aturan pemilu.

"Itu tidak dilihat apakah pelakunya pejabat negara atau bukan. Atas dua dugaan pelanggaran ini, Bawaslu belum terlihat bergerak melakukan tugasnya," ujar Ray.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menambahkan, penanganan dugaan pelanggaran pemilu itu punya batas waktu. Bawaslu hendaknya segera bertindak sebelum batas waktu dimaksud terlampaui. Sebab, jika sudah terlampaui, kasusnya sudah tidak bisa ditangani. (rpi/ebs)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR Singgung Budaya Elitis Dokter: Jeruk Makan Jeruk Harus Dibongkar

Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR Singgung Budaya Elitis Dokter: Jeruk Makan Jeruk Harus Dibongkar

Menyoroti kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI justru menyinggung masalah yang lebih dalam, yakni perihal budaya elitis di dunia kedokteran.
Warga Sengon Jombang Dikejutkan Penemuan Mayat Pria Membusuk dalam Rumah

Warga Sengon Jombang Dikejutkan Penemuan Mayat Pria Membusuk dalam Rumah

Warga Desa Sengon, Kecamatan Jombang dibuat geger oleh penemuan jasad seorang pria yang sudah dalam kondisi membusuk di dalam rumahnya, Sabtu (25/4) pagi tadi.
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Ambisi John Herdman di Piala AFF 2026, Jangan-jangan Timnas Indonesia Jadi Juara

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Ambisi John Herdman di Piala AFF 2026, Jangan-jangan Timnas Indonesia Jadi Juara

Bung Ropan curiga dengan ambisi John Herdman di Piala AFF 2026, jangan-jangan Timnas Indonesia akan jadi juara di Piala AFF 2026 ini karena punya pemain bagus.
Uang Beredar Maret Tembus Rp10.355 Triliun, BI Ungkap Mesin Penggerak Ekonomi Mulai Panas

Uang Beredar Maret Tembus Rp10.355 Triliun, BI Ungkap Mesin Penggerak Ekonomi Mulai Panas

BI mencatat jumlah uang beredar dalam arti luas (M2) pada Maret 2026 melonjak signifikan, menandakan ekonomi yang mulai menggeliat di tengah dinamika global.
Nabung Selama 29 Tahun, Penjual Asongan Jombang Wujudkan Mimpi Berangkat Haji

Nabung Selama 29 Tahun, Penjual Asongan Jombang Wujudkan Mimpi Berangkat Haji

Sepasang suami istri penjual asongan, Teman Hariono (51) dan Jumilah (50), berhasil mewujudkan impian mereka menunaikan ibadah haji tahun 2026 setelah 29 tahun menabung
Diabaikan Erick Thohir karena Naturalisasi Ditutup, Striker Berdarah Depok ini Malah Makin Gacor di Liga Belanda sampai Masuk Jajaran Top Skor

Diabaikan Erick Thohir karena Naturalisasi Ditutup, Striker Berdarah Depok ini Malah Makin Gacor di Liga Belanda sampai Masuk Jajaran Top Skor

Diabaikan Erick Thohir, Dean Zandbergen malah makin tajam di Liga Belanda dengan 15 gol musim ini. Erick Thohir tutup naturalisasi, lini depan Timnas Indonesia justru masih bermasalah.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Selengkapnya

Viral