GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Gibran Rakabuming Soal Jokowi 'Diserang' Akademisi

Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka menanggapi soal Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dikritik oleh para akademisi.
Minggu, 4 Februari 2024 - 06:16 WIB
Gibran Rakabuming
Sumber :
  • Instagram @gibran_rakabuming

Jakarta, tvOnenews.com - Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka menanggapi soal Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dikritik oleh para akademisi.

Wali Kota Solo itu mengaku menghargai kritikan dari para akademisi terhadap sang ayah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tanyakan kepada yang bersangkutan saja. Kalau saya sih masukan-masukan, evaluasi dari semua pihak kami terima ya," ujar Gibran saat ditemui di acara UMKM di Tangsel pada Sabtu (3/2/2024).

Gibran mengucapkan terima kasih karena para akademisi dari universitas memberikan kritik kepada pemerintah.

"Masukannya terima kasih ya," ungkapnya.

Diketahui, belakangan sivitas akademik dari sejumlah universitas mulai menyuarakan buruknya kualitas demokrasi di Indonesia selama perhelatan Pilpres 2024 berlangsung. 

Kritik dari kelompok akademik itu membuntuti petisi Bulaksumur yang disampaikan oleh sivitas akademika UGM. 

Petisi itu disampaikan dalam rangka kritik keras terhadap pemerintahan era Presiden RI Jokowi yang telah menyimpang dari prinsip-prinsip moral demokrasi, kerakyatan, hingga keadilan sosial termasuk kontestasi Pilpres 2024 ini.

Politik Gentong Babi Ala Jokowi Viral

Mencengangkan netizen unggahan media sosial instgram Bem Seluruh Indonesia. Pasalnya, akun tersebut mengunggah foto Jokowi sambil membawa babi di dalam gentong yang bertuliskan bansos. 

Bahkan, dalam foto tersebut bertuliskan 'Politik Gentong Babi ala Jokowi.'

Unggahan tersebut pun ramai dikomentari netizen, ada yang pro dan ada juga yang kontra terhadap unggahan tersebut. 

Dari pantauan tvOnenews, foto tersebut juga ada bertuliskan 'Pork Barrel.' 

Bahkan akun yang mengunggah foto tersebut menuliskan keterangan. 

"POLITIK GENTONG BABI ALA JOKOWI,"

"Kita semua dikecewakan oleh pergerakan Presiden Jokowi menjelang Pemilu Serentak 2024. Ketidaknetralan Presiden sangat berpotensi merusak demokrasi dan mengangkangi suara rakyat dalam menentukan pilihan pada tanggal 14 Februari 2024."

"Presiden Jokowi secara terang-terangan menggunakan bansos demi kepentingan elektabilitas sementara yang diduga kuat untuk memenangkan Politik Dinastinya," tulis akun media sosial (medsos) instargam bem_si.

Tak hanya itu saja, slide foto kedua mereka juga menuliskan bahwasanya, dalam kajian politik ada istilah politik gentong babi (park barrel politic). 

Istilah politik ini dipakai untuk menggambarkan peristiwa politik di mana distribusi sumber daya seperti anggaran dalam bentuk hibah atau bansos kepada kosntituen oleh elit. 

"Biasanya politik gentong babi lebih menggunakan kebijakan-kebijakan populis yang justru seringkalo malah mengabaikan azas manfaat dari satu kebijakan," tulisnya. 

"Dengan adanya program populis tersebut, penguasa dapat menanamkan romantisme kepada masyarakat," sambungnya.  

Selain itu, di slide ketiga mereka juga menuliskan dalam unggahannya soal Rakyat Dipikat Pakai Bansos.

"Di masa kampanye Pemilu 2024 kali ini, Jokowi mengkucurkan Rp11 triliun bansos, bansos sebagai praktok politik gentong babi menimbulkan suatu efek personalisasi terhadap public goods," tulisnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Seola-olah Jokowi merupakan ratu adil yang benar-benar memperhatikan kebutuhan rakyat. Padahal, di balik bansos ada kepentingan politis untuk menjada loyalitas dan eksistensi Jokowi."

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Lebih dari sekadar kemudahan administratif, penggunaan E-Reklame juga menjadi bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung transformasi pelayanan publik yang modern dan transparan.
Menag Sebut Tokoh Agama Harus Berpihak ke Masyarakat Tertindas, Pelaku Usaha Salah Satunya

Menag Sebut Tokoh Agama Harus Berpihak ke Masyarakat Tertindas, Pelaku Usaha Salah Satunya

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan tokoh agama harus berpihak kepada kelompok masyarakat yang tertindas. Hal itu disampaikan saat menghadiri acara
Repdem Minta Aparat Bongkar Dalang di Balik Kasus Teror Air Keras ke Andrie Yunus

Repdem Minta Aparat Bongkar Dalang di Balik Kasus Teror Air Keras ke Andrie Yunus

Kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus menyorot perhatian serius berbagai pihak.
Siapa Andrie Yunus? Aktivis KontraS Jadi Korban Penyiraman Air Keras Ternyata Pernah Lantang Kritik RUU TNI

Siapa Andrie Yunus? Aktivis KontraS Jadi Korban Penyiraman Air Keras Ternyata Pernah Lantang Kritik RUU TNI

Berikut profil lengkap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) yang jadi korban penyiraman air keras.
Lagi-lagi OTT KPK Terhadap Kepala Daerah Terkait Suap Proyek

Lagi-lagi OTT KPK Terhadap Kepala Daerah Terkait Suap Proyek

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjaring dua Kepala Daerah terkait dugaan suap proyek dalam kurun waktu setengah bulan. Belum lama ini, pada tanggal Senin
Akhlak Maarten Paes Dikritik Keras Legenda Belanda, Usai Ajax Kalah Jadi Perbincangan

Akhlak Maarten Paes Dikritik Keras Legenda Belanda, Usai Ajax Kalah Jadi Perbincangan

Komentar tajam legenda sepak bola Belanda Rafael van der Vaart terhadap kiper Ajax Maarten Paes menjadi sorotan luas di berbagai media internasional. Kritik itu

Trending

Alasan di Balik John Herdman Panggil Sebanyak 41 Pemain jelang FIFA Series 2026, Ini Penjelasan PSSI

Alasan di Balik John Herdman Panggil Sebanyak 41 Pemain jelang FIFA Series 2026, Ini Penjelasan PSSI

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga menjelaskan alasan pelatih Timnas Indonesia John Herdman memanggil hingga 41 pemain untuk persiapan meng...
Siasat Licik Ustaz SAM Lakukan Pelecehan Seksual kepada Santri Sesama Jenis, Tawarkan Beasiswa ke Luar Negeri

Siasat Licik Ustaz SAM Lakukan Pelecehan Seksual kepada Santri Sesama Jenis, Tawarkan Beasiswa ke Luar Negeri

Tim kuasa hukum para korban ungkap siasat licik Ustaz SAM, pendakwah ternama di stasiun televisi saat melakukan pelecehan seksual kepada santri sesama jenis.
Dulu Tak Terima Dicap Ani-ani, Kini Cindy Rizap Dituding Jadi Selingkuhan Suami Maissy Pramaisshela

Dulu Tak Terima Dicap Ani-ani, Kini Cindy Rizap Dituding Jadi Selingkuhan Suami Maissy Pramaisshela

Dokter koas Cindy Rizap pernah membahas soal ani-ani kembali viral. Itu terjadi sebelum terseret isu perselingkuhan suami Maissy Pramaisshela, Riky Febriansyah.
Akhlak Maarten Paes Dikritik Keras Legenda Belanda, Usai Ajax Kalah Jadi Perbincangan

Akhlak Maarten Paes Dikritik Keras Legenda Belanda, Usai Ajax Kalah Jadi Perbincangan

Komentar tajam legenda sepak bola Belanda Rafael van der Vaart terhadap kiper Ajax Maarten Paes menjadi sorotan luas di berbagai media internasional. Kritik itu
Kurangi Sampah Jakarta, Pramono Usul Bangun 3 PLTSa di Lokasi Ini

Kurangi Sampah Jakarta, Pramono Usul Bangun 3 PLTSa di Lokasi Ini

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi mengusulkan membangun tiga Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung
Sopir Angkot di Cilincing Tewas Usai Dibacok Pakai Celurit, Kondisi Pelaku Jadi Begini

Sopir Angkot di Cilincing Tewas Usai Dibacok Pakai Celurit, Kondisi Pelaku Jadi Begini

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang sopir angkot berinisial AS (35) tewas, usai dibacok menggunakan celurit. Peristiwa ini terjadi di
Datangi Istana Wapres, Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi dan Gibran Asli

Datangi Istana Wapres, Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi dan Gibran Asli

Ahli Digital Forensik Rismon Hasiholan Sianipar mengakui bahwa ijazah Presiden ke-7 RI Jokowi dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka asli.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT