News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap, Cerita Sebenarnya Jawara Bekasi Hadang Gibran, Begini Kronologi Lengkapnya

Terkuak cerita asli soal penghadangan Gibran oleh Jawara Bekasi saat berkunjung ke acara Gibran Menyapa UMKM. Bahkan kornologi insiden lengkapnya terungkap
Selasa, 6 Februari 2024 - 05:15 WIB
Terungkap, Cerita Sebenarnya Jawara Bekasi Hadang Gibran, Begini Kronologinya
Sumber :
  • istimewa - Langgeng

Jakarta, tvOnenews.com - Terungkap, cerita sebenarnya, bahkan kronologi ihwal Cawapres nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka dihadang Jawara Bekasi saat berkunjung ke acara 'Gibran Menyapa UMKM' pada Jumat (2/2) lalu.Ā 

Ternyata, peghadangan terhadap Gibran Rakabuming Raka tersebut bukan suatu hal negatif, melainkan suatu tradisi 'Palang Pintu' yang merupakan bagian dari budaya Betawi di Bekasi, untuk menyambut putra sulung Jokowi itu.Ā 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi yang dikutip dari tvOnenews, pada hari Jumat (2/2) lalu, Gibran selaku Cawapres dari nomor urut 02 berkunjung ke Kafe Koma Junkyard dalam acara Ā 'Gibran Menyapa UMKM'.

Namun, sebelum memasuki kafe tersebut, Gibran dengan robongan dan istrinya, Selvi Ananda disambut dengan tradisi 'Palang Pintu' budaya Betawi, di Bekasi, yang konon disebut dihadang.

Pada saat penyambutan itu, terlihat Jawara Bekasi tersebut menghentikan langkah rombongan Gibran dengan pertanyaan bernada pantun sebagai berikut.

"Ape hajatnye?" tanya sang Jawara Bekasi ke Gibran.

Sontak, Jawara yang mendapingi Gibran pun balik menjawab pertanyaan jawara tersebut.

"Ente belum tau maksud Mas Gibran datang ke mari?" tanyanya Jawara yang mendapingi Gibran ke Jawara Bekasi itu.

"Mana gue tahu, gue juga baru dateng. Daripada Mas Gibran datang, mending angkat kaki dari sini," kata Jawara Bekasi itu.

"Abang nggak tahu ini siape?" disambut Jawara Gibran

"Siape?" ditanya kembali oleh Jawara Bekasi itu.

"Wapres," jawab Jawara Gibran.

"Calon wapres? Balik!" pungkas Jawara Bekasi.Ā 

Tidak terima dengan pernyataan Jawara Bekasi tersebut, Jawa Gibran pun menerangkan maksud tujuan putra sulung Jokowi itu datang.Ā 

"Bang, ini Mas Gibran udeh dateng, udeh kepalang basah, ibarat nasi udah jadi bubur. Maksudnye, biar kata di Bekasi sini panji negare, setapak Mas Gibran enggak bakalan mau mundur," kata Jawara yang mendapingi Gibran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seusai disambut dengan Palang Pintu yang merupakan budaya Betawi di Bekasi. Gibran dengan istrinya beserta rombongannya dipersilakan masuk, untuk melihat pameran UMKM.

Untuk diketahui kembali, bahwa pengahadangan Jawara Bekasi terhadap Gibran itu semata hanyala tradisi Palang Bintu dari kebudayaan Betawi di Bekasi dan kerap dilestarikan dihajatan.Ā 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.
Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Secara sederhana, bisnis hijau adalah model usaha yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, penggunaan sumber daya secara efisien, serta penerapan
KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkoordinasi dengan tim internal terkait adanya dugaan intimidasi terhadap saksi kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.
Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Bersama Dai, arah pembangunan perbatasan ke depan ditujukan untuk mengubah citra wilayah perbatasan dari daerah tertinggal menjadi beranda depan negara yang maju, damai, dan sejahtera.
Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta geledah beberapa ruangan di kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Senin (9/4).

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral