News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Mahfud Ditanya Kenapa Tidak Korupsi: Kalau Mau Waktu Jadi Hakim MK

Cawapres nomor urut 3 Mahfud MD menjelaskan alasan dirinya tidak pernah melakukan korupsi selama menjadi pejabat pemerintah.
Rabu, 7 Februari 2024 - 21:06 WIB
Mahfud MD di Acara Tabrak Prof
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Cawapres nomor urut 3 Mahfud MD menjelaskan alasan dirinya tidak pernah melakukan korupsi selama menjadi pejabat pemerintah.

Pernyataan itu disampaikan Mahfud dalam acara ‘Tabrak Prof’ di Jakarta, ketika mendapat pertanyaan mengapa Mahfud tidak tergiur melakukan korupsi saat menjadi pejabat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan Menko Polhukam itu mengaku dirinya tidak pernah tergoda melakukan korupsi. 

Menurut dia, tindakan korupsi tidak ada gunanya. Dia mengatakan takut dengan hukuman otonom.

“Setiap orang itu punya hukuman otonom yaitu kalau berbuat salah meskipun tidak ketahuan oleh hukum dia merasa takut, merasa berdosa, dan hukuman yang sifatnya otonom itu banyak sekali terjadi,” ujar Mahfud di Pos Bloc, Jakarta Pusat, Rabu (7/2/2024).

“Misalnya orang merasa dikucilkan, karena dia merasa bersalah itu. Sudah pernah bersalah tidak ketahuan, tapi temannya tahu dia menjadi malu, terkucil,“ sambungnya.

Dia mengatakan juga takut dengan hukum karma. Oleh karena itu, dia memilih untuk tidak korupsi.

“Di dalam pikiran tentang hukum karma itu hukuman kalau orang tidak bisa ditangkap oleh hukum yang resmi pengadilan, tapi hukuman batin yang namanya hukuman otonom, rasa berdosa, menyesal, takut, dan sebagainya itu dia mendomani. Lebih baik saya tidak berbuat itu,” jelas Mahfud.

Mahfud pun menceritakan pengalamannya saat menjabat sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK). 

Saat itu, kata dia, banyak celah baginya untuk melakukan korupsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengaku banyak orang yang datang kepadanya menawarkan uang miliaran agar menang dalam perkara. Namun, dia menolak semua tawaran tersebut.

“Saya kalau mau dapat uang banyak waktu jadi hakim MK. Jadi hakim MK itu kalau orang berperkara mau bayar kepada saya Rp2 miliar, Rp3 miliar satu perkara itu gampang. Banyak yang datang mau ngasih. Tidak tergoda karena saya takut. Saya tidak tergoda, untuk apa,” ungkap Mahfud. (saa/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hakim MK Pengganti Anwar Usman Dilantik Pekan Ini, Ini Sosok Calonnya

Hakim MK Pengganti Anwar Usman Dilantik Pekan Ini, Ini Sosok Calonnya

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan seluruh persiapan tengah dimatangkan agar prosesi bisa segera digelar di Istana.
Dedi Mulyadi Langsung Sidak Samsat Soetta Bandung, Beri Peringatan Petugas: Sederhana Pak!

Dedi Mulyadi Langsung Sidak Samsat Soetta Bandung, Beri Peringatan Petugas: Sederhana Pak!

Usai copot Kepala Samsat Soekarno-Hatta (Soetta), Kang Dedi Mulyadi langsung sidak. Videonya viral di media sosial.
Head to Head Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Cs Kalah Unggul

Head to Head Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Cs Kalah Unggul

Menilik head to head antara dua tim voli putri yakni Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia melawan Jakarta Pertamina Enduro yang diperkuat Megawati Hangestri dan kawan-kawan di hari pertama babak final four Proliga 2026 seri Solo.
Dedi Mulyadi "Heran" Surat Edaran soal KTP-Pajak Diabaikan Petugas, KDM: Masih Ada Petugas yang Tidak Layani Masyarakat dengan Baik

Dedi Mulyadi "Heran" Surat Edaran soal KTP-Pajak Diabaikan Petugas, KDM: Masih Ada Petugas yang Tidak Layani Masyarakat dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi “heran” lantaran surat edaran terkait KTP-pajak yang seharusnya sudah berlaku diabaikan petugas. 
Garuda Indonesia Mulai Naikkan Harga Tiket Pesawat Domestik, Ini Penjelasannya

Garuda Indonesia Mulai Naikkan Harga Tiket Pesawat Domestik, Ini Penjelasannya

Maskapai pelat merah Garuda Indonesia berencana lakukan penyesuaian harga tiket pesawat 9-13 persen setelah kebijakan pemerintah berlaku. Ini kata Dirut Garuda.
Terpopuler News: Deretan Alasan Gubernur Dedi Mulyadi Copot Kepala Samsat Soetta, hingga Bongkar Kinerja Monoton Pemerintah

Terpopuler News: Deretan Alasan Gubernur Dedi Mulyadi Copot Kepala Samsat Soetta, hingga Bongkar Kinerja Monoton Pemerintah

Alasan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi hentikan sementara Kepala Samsat Soetta, Bandung. Dedi Mulyadi bongkar kinerja Pemerintah yang berulang selama 40 tahun

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral