News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tamara Benarkan Anak Perempuan di Kolam Renang adalah Anak Kekasihnya, Yudha Habisi Nyawa Dante di Hadapan Sang Anak

Tamara Tyasmara benarkan kekasihnya Yudha Arfandi membunuh anaknya Raden Adante Khalif di hadapan anak kandungnya sendiri. Begini pengakuan Tamara Tyasmara.
Sabtu, 10 Februari 2024 - 06:05 WIB
Tamara Tyasmara
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Tamara Tyasmara benarkan kekasihnya Yudha Arfandi membunuh Raden Adante Khalif di hadapan anak kandungnya sendiri.

Hal itu Tamara Tyasmara ungkap di hadapan awak media pada Jumat (9/2/2024) di Mapolda Metro Jaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya Tamara Tyasmara mengaku lega pelaku pembunuhan anaknya terungkap. Dimana pelaku merupakan kekasihnya sendiri yakni Yudha Arfandi.

"Alhamdulillah sekarang pelaku sudah ditangkap. Dari kemarin kita tuh diam aja bukan berarti aku engga ngapa-ngapain. Semua orang bilang aku diam, kalau aku diem ngapain hari Kamis aku datang kesini (Mapolda)," ungkapnya kemarin siang.

Tamara Tyasmara mengaku sudah melihat sendiri rekaman CCTV pembunuhan anaknya oleh sang kekasih.

"Enggak mungkinlah aku tega buat diam aja. Anak aku tuh meninggal loh bukan koma, bukan cuma cacat, bukan cuma sakit. Jadi enggak mungkin seorang ibu tuh diam aja anaknya di gituin. Mohon pengertiannya buat semua, bukan berarti aku tuh nutup-nutupin tapi aku tuh mau semua proses ini lancar tanpa cuap-cuap," bebernya.

Tamara mengaku tak menyangka jika sang kekasih, Yudha Arfandi melakukan pembunuhan terhadap anak semata wayangnya.

"Siapa sih ada yang nyangka enggak mungkin ada yang nyangka. Sekarang saya mau tahu apa motifnya," katanya.

Bahkan Tamara tak pernah merasa curiga terhadap kekasihnya, terlebih ia mengaku sudah menjalin hubungan selama 2 tahun lebih.

Lebih lanjut Tamara Tyasmara membenarkan jika Yudha Arfandi merupakan duda anak satu dan perempuan yang ada di kolam renang saat kejadian merupakan anak kandung kekasihnya.

"Status dia benar seorang duda?" tanya wartawan kepada Tamara Tyasmara.

"Duda," jawab Tamara sambil menganggukkan kepala.

"Jadi, perempuan yang ada di kolam renang itu anaknya (Yudha Arfandi)?" lanjut pertanyaan wartawan.

Menjawab pertanyaan itu, Tamara hanya mengangguk menandakan membenarkan pertanyaan sang wartawan.

Dengan begitu, jika melihat rekaman CCTV Yudha Arfandi melakukan pembunuhan terhadap Dante persis di depan anak perempuannya yang saat itu berada di sampingnya.

Tamara Gigit dan Cubit Dante

Tamara Tyasmara menyampaikan pengakuan yang mengejutkan soal anaknya Raden Adante Khalif.

Ternyata memar di tubuh Dante adalah ulahnya sendiri. Kepada awak media Tamara mengaku menggigit hingga mencubit tubuh Dante.

"Aku bilang aku cubitin, aku gigitin, itu gimana ya seorang ibu lihat anaknya di IGD udah terbaring masa kita diam aja. Ya kita mau berusahalah biar dia bangun bagaimana. Papa ku kebetulan sudah tidak ada, waktu papaku meninggal aku melakukan hal yang sama kepada papaku waktu papaku di ICU, aku gigitin juga," pengakuannya.

"Di IGD aku gigitin (jenazah Dante) di depan adik aku, di depan mamah aku. Jadi bukannya aku mau nyakitin Dante, aku mau bangunin Dante gitu. Gimana sih rasanya liat Dante sudah tidur ga nafas, aku pukulin, aku cubitin biar respons, bukannya ku mau nyakitin bukan," ungkapnya sambil menangis.

Tamara mengaku sejak beberapa hari lalu banyak ditudingan yang mengarah kepadanya, namun Tarama mengaku tetap diam saja tidak merespons apapun.

"Aku cuma bisa diam yang penting kita lakuin yang terbaik buat Dante, tujuan kita cuma Dante. Terserah orang mau nilai apa, yangg tau aku, aku, Yang tau Dante aku. Biar Alloh lihat, biar Dante lihat mamahnya enggak diem aja," ungkapnya.

Tamara mengaku sudah tidak berkomunikasi dengan kekasihnya sejak kejadian anaknya meninggal dunia.

"Sempat sesekali, sekarang sudah tidak (kontek) sejak kejadian ini," pungkasnya.(muu)

Disclaimer : Peringatan (trigger warning): Artikel ini mengandung konten kekerasan eksplisit yang dapat memicu kondisi emosi dan mental pembaca. Kami menyarankan Anda mempertimbangkan meminta bantuan profesional jika mengalami kecemasan atau ganguan lain setelah membaca artikel ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral