News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memasuki Masa Tenang, Ini yang akan Dilakukan Anies, Prabowo dan Ganjar

Memasuki masa tenang, seluruh peserta pemilu dilarang untuk melakukan kegiatan kampanye hingga waktu pencoblosan pada tanggal 14 Februari 2024. Ini yang dilakukan Anies, Prabowo dan Ganjar.
Minggu, 11 Februari 2024 - 12:28 WIB
Anies, Prabowo, Ganjar saat debat pamungkas
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Memasuki masa tenang, seluruh peserta pemilu dilarang untuk melakukan kegiatan kampanye hingga waktu pencoblosan tanggal 14 Februari 2024.

Masa tenang ini diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum. Masa tenang berlangsung selama 3 hari sebelum hari pemungutan suara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut peraturan KPU dalam Pasal 27 Ayat (4) Nomor 15 Tahun 2023, pada masa tenang pada peserta pemilu tidak boleh untuk melakukan kampanye.

Begitu pula dengan media massa cetak, media daring, media sosial dan lembaga penyiaran selama masa tenang dilarang menyiarkan berita, iklan, rekam jejak atau bentuk lainnya yang mengarah kepada kegiatan kampanye. Berdasarkan Pasal 56 Ayat (4) PKPU Nomor 15 Tahun 2023.

(4) Selama Masa Tenang, media massa cetak, media daring, media sosial dan lembaga penyiaran dilarang menyiarkan berita, iklan, rekam jejak atau bentuk lainnya yang mengarah kepada kepentingan kampanye pemilu yang menguntungkan atau merugikan peserta pemilu.

Seperti kita ketahui, seluruh tahapan kampanye Pemilu 2024 telah berakhir pada tanggal 10 Februari 2024. 

tvonenews

Untuk para calon presiden (capres) mereka mengisi akhir masa kampanye dengan menggelar kampanye akbar.

Seperti yang dilakukan capres nomor urut 1 Anies Baswedan yang telah menggelar hajatan akbar di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu (10/2/2024).

Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto pun menggelar kampanye akbar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada hari yang sama.

Berbeda dari kedua capres diatas yang menggelar kampanye akbar di Jakarta, capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo menggelar kampanye pamungkasnya di Kota Solo.

Lantas, apa kegiatan yang dilakukan oleh ketiga capres tersebut di masa tenang? Berikut ulasannya.

Menurut Juru bicara Timnas AMIN Mustofa Nahrawardaya, Anies akan berkegiatan untuk mengedukasi publik menjelang pesta demokrasi. Namun, dirinya memastikan bahwa tidak ada kegiatan kampanye.

"Enggak ada istirahat. Meski masa tenang dan tentu tidak kampanye AMIN. Kami tetap akan mengedukasi publik secara soft untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi di tanggal 14. Tentu saja tetap dengan mematuhi aturan KPU ya," kata Mustofa kepada wartawan, Sabtu (10/2/2024).

Dirinya menuturkan masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan guna mengantisipasi adanya pihak-pihak lain yang ingin mengganggu jalannya pemilu.

"Bagaimanapun masih banyak PR untuk mencegah pemilu agar nanti tidak dikotori oleh oknum-oknum yang ingin menang curang," tuturnya.

Sementara itu, untuk capres nomor urut 2 Prabowo mengaku akan mematuhi peraturan yang dimana pada masa tenang ini dirinya tak akan melakukan kampanye apapun.

Dirinya mengungkapkan pada masa tenang tersebut akan diisi dengan melakukan kegiatan sehari-hari hingga waktu pencoblosan.

"Saya kira tidak boleh kampanye masa tenang. Jadi mungkin kegiatan sehari-hari," kata Prabowo usai melakukan kampanye akbar di GBK pada Sabtu kemarin.

Di sisi lain, capres nomor urut 3 Ganjar mengaku akan melakukan pertemuan atau silaturahmi dengan para relawan pada saat memasuki masa tenang.

"Kegiatan jalan-jalan, sowan-sowan dan bertemu dengan relawan juga," kata Ganjar usai kampanye di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jumat (9/2/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya bertemu dengan relawan, Ganjar akan bersilaturahmi dengan jajaran para partai pendukung.

"Ada kawan-kawan dari partai saya kira masih akan sibuk untuk menyiapkan TPS-TPS, saksi-saksi, insyaallah saya mau kunjungi mereka," sambungnya. (aha/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FPTI Ungkap Perkembangan Terbaru Pengusutan Kasus Pelecehan Seksual Atlet di Pelatnas Panjat Tebing

FPTI Ungkap Perkembangan Terbaru Pengusutan Kasus Pelecehan Seksual Atlet di Pelatnas Panjat Tebing

FPTI menyampaikan informasi terbaru tentang pengusutan dugaan kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan pemusatan latihan nasional (pelatnas) panjat tebing.
Gerak Cepat Usai Ditinggal Kepala Timnya yang Baru Bergabung, Audi Kini Kembali Dipimpin Eks Bos Ferrari

Gerak Cepat Usai Ditinggal Kepala Timnya yang Baru Bergabung, Audi Kini Kembali Dipimpin Eks Bos Ferrari

Audi bergerak cepat merespons mundurnya Jonathan Wheatley dari posisi kepala tim sebelum gelaran F1 GP Jepang 2026 kemarin.
Rider VR46 Ini Beberkan Segala Ketertinggalan Motor Ducati dibanding Para Rivalnya di MotoGP 2026

Rider VR46 Ini Beberkan Segala Ketertinggalan Motor Ducati dibanding Para Rivalnya di MotoGP 2026

Rider andalan VR46, Fabio di Giannantonio, mengurai penyebab performa Ducati GP26 sulit konsisten pada balapan panjang musim 2026.
Brimob Polda Sumut Sterilisasi Gereja di Medan Guna Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

Brimob Polda Sumut Sterilisasi Gereja di Medan Guna Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara melakukan sterilisasi di sejumlah gereja di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), guna kekhusyukan umat Kri
Eks Bos Red Bull Santer Dikabarkan akan Segera Kembali ke F1, Toto Wolff Malah Ragu hal Itu akan Terwujud

Eks Bos Red Bull Santer Dikabarkan akan Segera Kembali ke F1, Toto Wolff Malah Ragu hal Itu akan Terwujud

Bos Mercedes, Toto Wolff, meragukan bahwa mantan kepala tim Red Bull, Christian Horner, akan kembali ke F1 meski santer dirumorkan.
Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Viral jadi sorotan di media sosial, paman dan kakek melakukan pelecehan terhadap ponakan atau keluarganya sendiri. Polisi sudah turun tangan atasi kasus ini.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral