GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengakuan Rektor Unissula Semarang Didatangi Oknum Polisi Diminta Buat Video Keberhasilan Jokowi, Begini Sikapnya

Memasuki masa tenang Pemilu 2024, Rektor Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Gunarto membuat pengakuan mengejutkan soal didatangi oknum polisi.
Selasa, 13 Februari 2024 - 07:00 WIB
Rektor Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Prof Dr Gunarto SH MH
Sumber :
  • Teguh Joko Sutrisno/tvOne

Semarang, tvOnenews.com - Memasuki masa tenang Pemilu 2024, Rektor Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Gunarto membuat pengakuan mengejutkan.

Pengakuan mengejutkan Rektor Unissula itu disampaikan dalam konferensi pers pada Senin (12/2/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rektor Unissula membeberkan pengakuan mengejutkan soal dirinya yang tiba-tiba didatangi oknum yang mengaku polisi.

Menurutnya oknum polisi tersebut didampingi seorang mantan rektor sebuah perguruan tinggi di Solo. 

Tujuan kedatangan mereka, adalah agar ia tidak mengkritik Presiden Jokowi dan membuat video keberhasilan Jokowi. 

"Pada 2 Februari 2024, saya didatangi oknum mengaku polisi, diminta membuat video keberhasilan Presiden Joko Widodo menangani pandemi. Tapi saya menolak," kata Gunarto, Senin (12/2/2024) seperti dilansir dari viva.

Tak cukup hanya itu, lanjutnya, setelah menolak kemudian datang lagi mantan rektor universitas di Solo pada 7 Februari. 

"Setelah menolak, ada mantan rektor yang hadir ke Unissula menemui saya. Ini mantan rektor dari Solo yang juga kawan saya," ungkapnya. 

Ia kemudian ditanya kawannya itu apakah sudah ditemui Polres dan lain-lain. 

"Saya jawab, saya nggak mau karena Unissula berjuang melawan nepotisme, bau busuk nepotisme. Apalagi pelaku pak lurah beserta paman dan anak. Menjadi serius di Unissula," kata Gunarto.

Kawannya itu belum menyerah. 

"Lalu dia minta, karena Unissula belum buat petisi, agar tidak membuat petisi. Minta buat baik-baik saja soal suksesnya Jokowi, sukses penanganan COVID-19. 

"Tapi permintaan itu saya tolak," tegas Gunarto. 

Dan pada hari kemarin secara tegas dan terbuka, Rektor Unissula tersebut bersama BEM dan Wakil Rektor I Andre Sugiyono, Wakil Rektor II Dedi Rusdi, Wakil Rektor III M Qomarudin mengeluarkan pernyataan sikap. 

Menurutnya, tumbangnya rezim orde baru yang berkubang korupsi, kolusi, nepitosme (KKN), seakan belum bisa dijadikan pelajaran berharga bagi generasi pemerintahan saat ini. 

Rezim telah berganti, pemerintahan pun berganti, namun cara-cara lama tetap dipakai untuk melanggengkan dan mewariskan kekuasaan. 

Rangkaian perjalanan politik menuju Pemilu 2024 disajikan pada kekhawatiran yang paling mendasar tentang rendahnya etika dan kepantasan penguasa yang ingin membangun dinasti politik atas dasar garis keturunan yang tidak segan-segan menggunakan tangan-tangan kekuasaan.

Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto membantah adanya pengerahan aparat untuk meminta para rektor untuk membuat video testimoni keberhasilan Presiden Jokowi. 

Berikut pernyataan civitas akademika Unissula: 

1. Mengingatkan kepada Presiden dan para elite politik di negeri ini bahwa Indonesia adalah negara hukum bukan negara kekuasaan. 

Untuk itu berhentilah menggunakan taring kekuasaan untuk ambisi pribadi, ambisi dinasti, ambisi golongannya sendiri dengan sewenang-wenang. 

Berhentilah membuat teladan buruk terkait etika dan kepantasan bagi anak-anak di negeri ini dengan menggunakan kekuasaan untuk menekan, menggunakan kekuasaan untuk mengintimidasi, menggunakan kekuasaan untuk menakut nakuti, menggunakan kekuasaan untuk melanggengkan politik dinasti. 

2. Mengecam, upaya intimidasi dan pembungkaman suara perguruan tinggi yang selama ini mengawal demokrasi 

3. Negara dan pemerintah beserta aparaturnya harus hadir dan memberikan rasa aman sebagai pengayom, penjaga, dan fasilitator pelaksanaan demokrasi yang berintegritas dan bermartabat dengan bersikap adil serta menjaga jarak yang sama dengan para kontestan Pemilu bukan justru memihak dan menjadi tim sukses salah satu paslon. 

4. Menyerukan agar semua mahasiswa dan civitas akademika perguruan tinggi di seluruh Indonesia mengawal proses demokrasi dengan mengawasi secara ketat pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di wilayah masing-masing 

5. Menyerukan gerakan menyadarkan keluarga, saudara, tetangga, dan masyarakat sekitar untuk berpegang teguh pada akal budi dan hati nurani dalam memilih pemimpin Indonesia ke depan dengan tidak terpengaruh oleh politik uang, bansos, intimidasi dan tekanan penguasa. 

6. Menyerukan pentingnya komitmen masyarakat menyambut Pemilu 2024 agar kondusif, aman, dan bermartabat serta menghindari perpecahan. 

7. Menyerukan pentingnya pelaksanaan Pemilu secara langsung umum bebas rahasia jujur dan adil sebagai bagian penting penguatan berdemokrasi, berbangsa dan bernegara. 

8. Menyemangati KPU agar bisa melaksanakan Pemilu secara jujur dan adil sesuai dengan mandat undang undang Pemilu. 

Menyemangati profesionalime Bawaslu, TNI, Polri, untuk melakukan pengawalan pelaksanaan Pemilu secara netral dan tanpa memihak salah satu paslon capres dan cawapres.(muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Dean James, Langkah Suriname ke Piala Dunia Terganggu Akibat Skandal Paspor Pemain Timnas Indonesia

Gara-gara Dean James, Langkah Suriname ke Piala Dunia Terganggu Akibat Skandal Paspor Pemain Timnas Indonesia

Kabar mengejutkan datang dari Belanda yang kini menyoroti isu sensitif terkait pemain naturalisasi pemain Timnas Indonesia. Skandal paspor merembet ke Suriname.
Mohamed Salah Susul Cristiano Ronaldo ke Arab Saudi usai Resmi Tinggalkan Liverpool? Agen Bilang Begini

Mohamed Salah Susul Cristiano Ronaldo ke Arab Saudi usai Resmi Tinggalkan Liverpool? Agen Bilang Begini

Mohamed Salah resmi mengumumkan untuk meninggalkan Liverpool setelah musim ini berakhir. Sang penyerang asal Mesir berpotensi mengikuti jejak Cristiano Ronaldo ke Arab Saudi.
Kakorlantas: Volume Kendaraan saat Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Capai 256.388, Ada Peningkatan 14,8 Persen

Kakorlantas: Volume Kendaraan saat Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Capai 256.388, Ada Peningkatan 14,8 Persen

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyebut volume kendaraan saat puncak arus balik Lebaran 2026 mencapai 256.388 kendaraan pada Selasa (24/3/2026). 
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Segera Disidang di Kasus 'Jatah Preman', Kuasa Hukum Bantah Semua Tuduhan

Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Segera Disidang di Kasus 'Jatah Preman', Kuasa Hukum Bantah Semua Tuduhan

KPK telah menuntaskan penyidikan Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid dalam kasus dugaan pemerasan terhadap bawahannya di UPT Dinas PUPR Riau, Abdul Wahid segera disidang.
Pemerintah Pastikan Siswa Tetap Belajar Tatap Muka Usai Lebaran 2026

Pemerintah Pastikan Siswa Tetap Belajar Tatap Muka Usai Lebaran 2026

Pernyataan serupa juga disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno.
KSP Sebut Lewat Program Revitalisasi Sekolah Berhasil Serap 238 Ribu Tenaga Kerja Lokal

KSP Sebut Lewat Program Revitalisasi Sekolah Berhasil Serap 238 Ribu Tenaga Kerja Lokal

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan (Rapid) tak hanya mengubah wajah sekolah, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi rakyat.

Trending

Ipswich Town Akui Tak Habis Pikir Lihat Elkan Baggott Bisa Dipanggil Timnas Indonesia

Ipswich Town Akui Tak Habis Pikir Lihat Elkan Baggott Bisa Dipanggil Timnas Indonesia

Bek jangkung Elkan Baggott dipastikan kembali memperkuat Timnas Indonesia setelah sempat absen, dan akan tampil di ajang FIFA Series. Ispwich Town akui kaget.
Bung Binder Puji Setinggi Langit John Herdman atas Keputusan Mencoret Pemain Ini dari Skuad Timnas Indonesia

Bung Binder Puji Setinggi Langit John Herdman atas Keputusan Mencoret Pemain Ini dari Skuad Timnas Indonesia

Pengamat sepakbola Bung Binder memberikan apresiasi kepada John Herdman atas keputusan mencoret beberapa pemain diaspora yang dianggap tidak tampil maksimal.
Media Vietnam Heran Bukan Main, Baru Mulai Era John Herdman, Timnas Indonesia Terus Tambah Kekuatan Baru di Tim Pelatih

Media Vietnam Heran Bukan Main, Baru Mulai Era John Herdman, Timnas Indonesia Terus Tambah Kekuatan Baru di Tim Pelatih

Sorotan tajam datang dari media Vietnam terhadap langkah PSSI dalam membenahi struktur kepelatihan Timnas Indonesia. Mereka heran PSSI tambah kekuatan baru.
Media Prancis Terheran-heran dengan Calvin Verdonk, Dinilai Kurang Ofensif tapi Tampil Disiplin

Media Prancis Terheran-heran dengan Calvin Verdonk, Dinilai Kurang Ofensif tapi Tampil Disiplin

Media Prancis terheran-heran dengan Calvin Verdonk, bek Timnas Indonesia itu dinilai minim ofensif tapi tampil fokus dan disiplin saat laga Lille vs Marseille.
Comeback ke Timnas Indonesia, Bung Harpa Soroti Keputusan Elkan Baggott Tolak Garuda Calling di Masa Lalu

Comeback ke Timnas Indonesia, Bung Harpa Soroti Keputusan Elkan Baggott Tolak Garuda Calling di Masa Lalu

Kembalinya Elkan Baggott ke Timnas Indonesia usai dua tahun absen menarik perhatian publik, pengamat Bung Harpa sempat singgung keputusan tolak Garuda Calling.
KNVB Resmi Ambil Keputusan setelah Status WNI Dean James Dipermasalahkan Klub Belanda NAC Breda

KNVB Resmi Ambil Keputusan setelah Status WNI Dean James Dipermasalahkan Klub Belanda NAC Breda

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) telah mengumumkan melalui juru bicaranya tentang tuntutan NAC Breda. Mereka menuntut mengulang laga kontra Go Ahead Eagles setelah status Dean James dipermasalahkan.
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Tim Geypens Resmi Dicoret dari Skuad FC Emmen Akibat Masalah Paspor

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Tim Geypens Resmi Dicoret dari Skuad FC Emmen Akibat Masalah Paspor

Bak jatuh dan kemudian tertimpa tangga, Tim Geypens dicoret dari skuad FC Emmen dalam duel kontra Cambuur, Rabu (25/3/2026) dini hari WIB. Sang pemain Timnas Indonesia sebelumnya sempat masuk skuad John Herdman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT