News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PDIP Keluarkan Surat Pernyataan Tolak Pakai Sirekap dalam Rekapitulasi Hasil Pemilu 2024 untuk KPU

PDIP Keluarkan surat pernyataan tolak penggunaan Sirekap dalam rekapitulasi hasil Pemilu 2024. Diketahui bernomor 2559/EX/DPP/II/2024 tanggal 20 Februari 2024.
Rabu, 21 Februari 2024 - 13:30 WIB
Rencana PDIP Bakal Jadi Oposisi di Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pengamat: Pilihan Terbaik
Sumber :
  • Tim tvOne/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - PDI Perjuangan (PDIP) mengeluarkan surat pernyataan penolakan penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi Elektronik atau Sirekap dan keputusan KPU yang menunda tahapan rekapitulasi hasil Pemilu 2024.

Surat eksternal PDIP ini bernomor 2559/EX/DPP/II/2024 tanggal 20 Februari 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Surat penolakan ini ditandatangani oleh Ketua DPP PDIP Bambang 'Pacul' Wuryanto dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang ditujukan kepada KPU.

Dalam surat eksternal PDIP ini terdapat enam poin, antara lain:    

PDIP menyebutkan kegagalan Sirekap sebagai alat bantu dalam tahapan pemungutan dan penghitungan suara di TPS serta proses rekapitulasi hasil perolehan penghitungan suara di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK) adalah dua hal yang berbeda, sehingga menurut PDIP penundaan tahapan rekapitulasi hasil perolehan penghitungan suara di tingkat PPK menjadi tidak relevan.

tvonenews

"KPU tidak perlu melakukan penundaan tahapan rekapitulasi hasil perolehan penghitungan suara di tingkat PPK karena tidak terdapat situasi kegentingan yang memaksa/tidak terdapat kondisi darurat," demikian bunyi poin 2 surat PDIP.

Poin ketiga, permasalahan kegagalan Sirekap sebagai alat bantu harus segera ditindaklanjuti dengan mengembalikan proses rekapitulasi hasil penghitungan suara manual berdasarkan sertifikat hasil penghitungan suara/C.

Hasil sesuai ketentuan Pasal 393 ayat (3) UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umnum berbunyi: "Rekapitulasi penghitungan suara dilakukan dengan membuka kotak suara tersegel untuk mengambil sampul yang berisi berita acara pemungutan suara dan sertifikat hasil penghitungan suara, kemudian kotak suara ditutup dan disegel kembali".

Poin keempat, PDIP secara tegas menolak penggunaan Sirekap dalam proses rekapitulasi penghitungan perolehan suara hasil Pemilu 2024 diseluruh jenjang tingkatan pleno," bunyi surat PDIP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, menolak sikap/keputusan KPU yang menunda tahapan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di tingkat pleno PPK karena telah membuka celah kecurangan dalam tahapan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara, serta melanggar asas kepastian hukum, efektifitas-efisiensi dan akuntabilitas penyelenggaraan Pemilu 2024.

Poin terkahir keenam, PDIP turut meminta audit forensik digital atas penggunaan alat bantu Sirekap dalam penyelenggaraan Pemilu 2024, kemudian meminta membuka hasil audit forensik tersebut kepada publik sebagai bentuk pertanggungjawaban KPU dalam penyelenggaraan Pemilu 2024.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Minta Gunung Ditutup Bagi Pendaki, Pasalnya Karhutla di Jabar Terus Meningkat

KDM Minta Gunung Ditutup Bagi Pendaki, Pasalnya Karhutla di Jabar Terus Meningkat

Luas lahan dan hutan di Jawa Barat yang terbakar meningkat dari 196,40 hektar jadi 228,07 hektar dalam sepekan terakhir. KDM minta gunung ditutup untuk pendaki.
Amran Minta Tambahan Anggaran Rp5 Triliun Bagi Kementerian Pertanian untuk Perkuat Perkebunan

Amran Minta Tambahan Anggaran Rp5 Triliun Bagi Kementerian Pertanian untuk Perkuat Perkebunan

Anggaran tambahan itu, akan diarahkan Amran untuk pengembangan kelapa, lada, pala, tebu, kopi, kakao, dan jambu mete, termasuk penyediaan 1.250 unit traktor.
Tambahan Anggaran Kemenkum Rp837 Miliar Disetujui Komisi XIII DPR

Tambahan Anggaran Kemenkum Rp837 Miliar Disetujui Komisi XIII DPR

Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif "Eddy" Hiariej menjelaskan pihaknya mengusulkan pagu indikatif tahun 2027 untuk Kemenkum sebesar Rp4,492 triliun.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Redaksi tvOnenews.com mencatat tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar perkembangan terbaru atlet berjuluk Megatron ini. Berikut rangkumannya.
Polisi Didesak Tangkap Pembunuh Pedagang Cermin hingga Usut Aksi Ormas dalam Kerusuhan Pejompongan

Polisi Didesak Tangkap Pembunuh Pedagang Cermin hingga Usut Aksi Ormas dalam Kerusuhan Pejompongan

Usman Hamid juga meminta aparat kepolisian mengusut tuntas aksi kekerasan oleh sekelompok massa dalam kericuhan di Pejompongan pasca demo 27 Agustus 2026 lalu.
Berawal Salah Invite Orang Tua, Diduga Grup WhatsApp LGBT Berisi Siswa Sekolah Terbongkar

Berawal Salah Invite Orang Tua, Diduga Grup WhatsApp LGBT Berisi Siswa Sekolah Terbongkar

Salah satu orang tua siswa, Yuda Fajrin mengatakan, grup tersebut diketahui memiliki nama 'Add people as much as you can' dan di dalamnya ada beberapa siswa.

Trending

Polisi Didesak Tangkap Pembunuh Pedagang Cermin hingga Usut Aksi Ormas dalam Kerusuhan Pejompongan

Polisi Didesak Tangkap Pembunuh Pedagang Cermin hingga Usut Aksi Ormas dalam Kerusuhan Pejompongan

Usman Hamid juga meminta aparat kepolisian mengusut tuntas aksi kekerasan oleh sekelompok massa dalam kericuhan di Pejompongan pasca demo 27 Agustus 2026 lalu.
Berlaku 2 September 2026, Pertamina Patra Niaga Sesuaikan Harga Pertamax Green 95

Berlaku 2 September 2026, Pertamina Patra Niaga Sesuaikan Harga Pertamax Green 95

Harga Pertamax Green 95 resmi mengalami penyesuaian per 2 September 2026 mengikuti kenaikan BBM nonsubsidi sebelumnya. Berikut daftar harga BBM Pertamina nonsubsidi terbaru.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Redaksi tvOnenews.com mencatat tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar perkembangan terbaru atlet berjuluk Megatron ini. Berikut rangkumannya.
Tambahan Anggaran Kemenkum Rp837 Miliar Disetujui Komisi XIII DPR

Tambahan Anggaran Kemenkum Rp837 Miliar Disetujui Komisi XIII DPR

Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif "Eddy" Hiariej menjelaskan pihaknya mengusulkan pagu indikatif tahun 2027 untuk Kemenkum sebesar Rp4,492 triliun.
Amran Minta Tambahan Anggaran Rp5 Triliun Bagi Kementerian Pertanian untuk Perkuat Perkebunan

Amran Minta Tambahan Anggaran Rp5 Triliun Bagi Kementerian Pertanian untuk Perkuat Perkebunan

Anggaran tambahan itu, akan diarahkan Amran untuk pengembangan kelapa, lada, pala, tebu, kopi, kakao, dan jambu mete, termasuk penyediaan 1.250 unit traktor.
KDM Minta Gunung Ditutup Bagi Pendaki, Pasalnya Karhutla di Jabar Terus Meningkat

KDM Minta Gunung Ditutup Bagi Pendaki, Pasalnya Karhutla di Jabar Terus Meningkat

Luas lahan dan hutan di Jawa Barat yang terbakar meningkat dari 196,40 hektar jadi 228,07 hektar dalam sepekan terakhir. KDM minta gunung ditutup untuk pendaki.
Berawal Salah Invite Orang Tua, Diduga Grup WhatsApp LGBT Berisi Siswa Sekolah Terbongkar

Berawal Salah Invite Orang Tua, Diduga Grup WhatsApp LGBT Berisi Siswa Sekolah Terbongkar

Salah satu orang tua siswa, Yuda Fajrin mengatakan, grup tersebut diketahui memiliki nama 'Add people as much as you can' dan di dalamnya ada beberapa siswa.
Selengkapnya

Viral