LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Adian Napitulu
Sumber :
  • dpr.go.id

Adian Kerap Seret Rakyat ke dalam Pusaran Kisruh Penyelenggaraan Pemilu, Jarnas 98 Mengkritik

Ketua Umum Jaringan Nasional Aktivis (Jarnas) 98, Sangap Surbakti meminta politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Adian Napitulu tidak selalu menyeret-nyeret rakyat ke dalam pusaran kisruh penyelenggaraan Pemilu ketika dalam panggung publik. Pasalnya, peran rakyat dalam Pilpres 2024 sudah selesai pada 14 Februari kemarin.

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:43 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Jaringan Nasional Aktivis (Jarnas) 98, Sangap Surbakti meminta politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Adian Napitulu tidak selalu menyeret-nyeret rakyat ke dalam pusaran kisruh penyelenggaraan Pemilu ketika dalam panggung publik. Pasalnya, peran rakyat dalam Pilpres 2024 sudah selesai pada 14 Februari kemarin.

"Kemarin saya nonton talkshow politik ada Adian. Dia selalu menyeret-nyeret rakyat dalam pusaran kisruh penyelenggaraan pemilu. Itu tidak elok. Rakyat sudah selesai perannya," ucap Sangap di Sekretariat Jarnas 98, Rabu (21/2).

Sangap juga meminta Adian agar legowo menerima kekalahan pasangan Capres-Cawapres nomor urut 3, Ganjar-Mahmud yang diusung PDI Perjuangan pada Pilpres kali ini. Kekalahan tersebut menjadi bukti pasangan itu tidak dipercaya rakyat untuk mengemban amanah.

"Gini ya, kekalahan Ganjar-Mahfud itu merupakan kumulasi kinerja partai si Adian. Waktu Covid, menteri dari Partai itu tega loh nilep bansos yang seharusnya jadi hak rakyat. Lalu kemarin si Adian teriak-teriak menyeret rakyat ke dalam pusaran kisruh penyelenggaraan pemilu, pikirannya masih sehat apa sakit sih?," terang Sangap.

Baca Juga :

Kelakuan Adian yang kerap menyeret-nyeret rakyat, dinilai Sangap, sebagai bentuk ketidaksiapan Partai tempat Adian bernaung itu meyakinkan rakyat agar memilih Ganjar-Mahfud. Selain itu, kelakuan Adian kemarin bisa menjadi bukti lemahnya saksi dari PDI Perjuangan di lapangan saat memantau jalannya proses penghitungan suara.

"Jangan-jangan saksi-saksi mereka tidak dipersenjatai dengan handphone yang memiliki teknologi muktahir. Kalau seperti ini terjadi, ya jangan salahkan KPU, tapi intropeksi diri dong apa sih yang udah kalian berikan ke saksi kalian itu," tandasnya. (ebs)

Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Eks Kabareskrim Terang-Terangan: Iptu Rudiana itu Ada, Pasti Dia Saat Ini di...

Eks Kabareskrim Terang-Terangan: Iptu Rudiana itu Ada, Pasti Dia Saat Ini di...

Mantan Kabareskrim Polri Komjen (Purn) Ito Sumardi terang-terang soal keberadaan ayah Eky, Iptu Rudiana. Ito Sumardia bilang saat ini Rudiana pasti ada di...
Tradisi Grebeg Suro Warga Desa Penanggal di Lereng Gunung Semeru, Warga Berebut Puluhan Gunungan Hasil Bumi

Tradisi Grebeg Suro Warga Desa Penanggal di Lereng Gunung Semeru, Warga Berebut Puluhan Gunungan Hasil Bumi

Kegiatan merayakan bulan Muharam atau bulan Suro dalam kelender Jawa, terus di gelar di sejumlah daerah di Lumajang. Sebagian masyarakat, hingga saat ini masih meyakini bahwa bulan Muharam atau bulan Suro merupakan bulan yang sakral.
Dibintangi Gigi Jazz Project, Hipnotis Ribuan Penonton di Penghujung Jazz Gunung Bromo 2024

Dibintangi Gigi Jazz Project, Hipnotis Ribuan Penonton di Penghujung Jazz Gunung Bromo 2024

Penampilan Gigi Jazz Project di event tahunan Jazz Gunung Bromo 2024, di Jiwa Jawa Resort, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo ini, mampu menghipnotis ribuan penonton hingga berjingkrak - jingkrak riah.
Orang yang Memandikan Jenazah Vina Cirebon Mau Jewer Polisi, Bantah Ada Luka Tusuk di Tubuh: Bohong tuh...

Orang yang Memandikan Jenazah Vina Cirebon Mau Jewer Polisi, Bantah Ada Luka Tusuk di Tubuh: Bohong tuh...

Orang yang memandikan jenazah Vina Cirebon yang bernama ibu Euis blak-blakan bilang mau jewer polisi. Lantas apa alasannya? Simak artikelnya berikut ini...
Berbekal CCTV, Polisi Buru Pelaku ke Surabaya Terkait Kasus Tewasnya Wanita di Pakis Malang

Berbekal CCTV, Polisi Buru Pelaku ke Surabaya Terkait Kasus Tewasnya Wanita di Pakis Malang

Kasus tewasnya Sutik (48) warga Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, pada Selasa (16/7) lusa kemarin, kini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan 11 saksi guna mengungkap pelaku.
BMKG Minta Warga di Sebagian Wilayah Indonesia Ini Hati-Hati, Simak

BMKG Minta Warga di Sebagian Wilayah Indonesia Ini Hati-Hati, Simak

BMKG mengimbau warga di sebagian wilayah Indonesia ini hati-hati selama dua hari ke depan. Simak informasi selengkapnya...
Trending
Saksi Dede Berani Bicara Jujur ke Publik, Terang-terangan Akui Diperintah Beri Kesaksian Palsu oleh Iptu Rudiana dan Aep

Saksi Dede Berani Bicara Jujur ke Publik, Terang-terangan Akui Diperintah Beri Kesaksian Palsu oleh Iptu Rudiana dan Aep

Saksi Dede dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon akhirnya berani bicara jujur ke publik. Secara terang-terangan dia mengakui bahwa dia diperintah Rudiana dan Aep.
Erick Thohir Blak-blakan Alasan Menaturalisasi Jens Raven yang Diragukan Pencinta Timnas Indonesia, Ternyata Cuma untuk...

Erick Thohir Blak-blakan Alasan Menaturalisasi Jens Raven yang Diragukan Pencinta Timnas Indonesia, Ternyata Cuma untuk...

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, pernah berbicara soal alasan Jens Raven dinaturalisasi di tengah ramai perbincangan netizen soal kualitas yang dimiliki pemain Timnas Indonesia U-19 itu.
Harta Kekayaan Iptu Rudiana Jadi Sorotan Publik, hingga Ayah Eky Itu Dapat Peringatan Keras dari Dedi Mulyadi

Harta Kekayaan Iptu Rudiana Jadi Sorotan Publik, hingga Ayah Eky Itu Dapat Peringatan Keras dari Dedi Mulyadi

harta kekayaan Iptu Rudiana jadi sorotan imbas kasus Vina Cirebon, hingga ayah Eky itu dapat peringatan keras dari Dedi Mulyadi.
Skenario Iptu Rudiana dan Aep Dibongkar Habis-habisan oleh Dede, Dia Diminta Bilang Begini di BAP

Skenario Iptu Rudiana dan Aep Dibongkar Habis-habisan oleh Dede, Dia Diminta Bilang Begini di BAP

Skenario Iptu Rudiana dan Aep dibongkar habis-habisan oleh Dede. Dede diminta bilang begini di BAP.
Reaksi Tak Biasa Fans Kamboja Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 2-0 di Piala AFF U-19 2024, Malah Akui Hal ini: Garuda itu Tim yang...

Reaksi Tak Biasa Fans Kamboja Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 2-0 di Piala AFF U-19 2024, Malah Akui Hal ini: Garuda itu Tim yang...

Beginilah reaksi tak biasa yang disampaikan oleh para fans Kamboja usai skuadnya dikalahkan Timnas Indonesia 2-0 di Piala AFF U-19 2024 kemarin (20/7/2024).
Sejak Sebulan Lalu Wanita Indigo Ini Ngaku Melihat Bukan Pegi Setiawan Otak Pelaku Kasus Vina Cirebon, Identitas Pelaku Utamanya...

Sejak Sebulan Lalu Wanita Indigo Ini Ngaku Melihat Bukan Pegi Setiawan Otak Pelaku Kasus Vina Cirebon, Identitas Pelaku Utamanya...

Sejak sebulan lalu, wanita indigo ini mengaku melihat bukan Pegi Setiawan otak pelaku kasus Vina Cirebon, identitas pelaku utamanya yakni...
Luapan Emosional Dedi Mulyadi atas Kesaksian Palsu Aep dan Dede, Beri Peringatan Keras ke Iptu Rudiana Begini ...

Luapan Emosional Dedi Mulyadi atas Kesaksian Palsu Aep dan Dede, Beri Peringatan Keras ke Iptu Rudiana Begini ...

Dedi Mulyadi memberikan komentar atas kesaksian palsu Dede dan Aep dalam menjerat para terpidana kasus Vina, emosional beri pesan tegas kepada Iptu Rudiana.
Selengkapnya