Deretan Kekerasan Berujung Kematian Santri di Ponpes, 3 Tahun Terakhir Sedikitnya 16 Kasus Terungkap
- istimewa
Penganiayaan bermula saat pelaku mendatangi korban yang tengah makan bersama teman-temannya. Pelaku pun langsung menuduh korban mencuri uangnya.
Selanjutnya AS lantas menginterogasi korban. Pelaku mendesak korban mengaku jika uangnya yang disimpan di atas lemari diambil oleh AR.
Karena kondisi tubuh AR yang kecil membuatnya tak mampu melawan pelaku. Korban lalu tersungkur dan pingsan usai dihujani pukulan dan tendangan dari pelaku.
Sayangnya korban dinyatakan meninggal sebelum sempat mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AW Syahrani.
13. Kematian Santri Galang Tatkaryaka Raisaldi (2021)
![]()
Penganiayaan terhadap santri Galang Tatkaryaka Raisaldi terjadi di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Pacet, Mojokerto pada Rabu 13 Oktober 2021 malam. Korban dengan kelima pelaku anak merupakan sama-sama santri di pesantren tersebut.
Salah seorang pelaku berusia 14 tahun asal Sumenep. Sedangkan 4 pelaku lainnya berusia 16 tahun. Mereka berasal dari Gresik, Sidoarjo dan Surabaya.
"(Penganiayaan) Dilakukan secara spontan menggunakan tangan kosong. Korban dengan pelaku adalah teman sesama santri," kata Kasipidum Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto Ivan Yoko, (25/1/2022).
"Informasi awal karena korban ketahuan mencuri, tapi korban tidak terbukti mencuri," lanjutnya.
Akibat perbuatannya, kelima pelaku anak itu dijerat dengan pasal 80 UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.
14. Kematian Santri MZ (2021)
![]()
Sebanyak 25 santri senior di Pondok Pesantren Manba'ul Hikam Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, telah ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan terhadap santri MZ (15) yang berujung tewas.
Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Oscar Stefanus Setja menyebutkan bahwa 25 tersangka itu masih anak-anak. "Para tersangka ini statusnya adalah anak yang berkonflik dengan hukum (ABH), karena usianya di bawah 17 tahun semuanya," terang AKP Oscar, Rabu (10/11/2021).
Dalam penjelasan Oscar, peristiwa itu terjadi pada Senin (11/10/2021) malam sekira pukul 22.00 WIB.
MZ dan empat santri lainnya dianiaya seniornya. Empat lainnya yang adalah FV (15), AN (14), KS (15), dan RD (15), mereka mengalami luka akibat dikeroyok kakak seniornya.
Lima santri itu pun harus mendapat perawatan di RSUD Sidoarjo. Sementara nyawa MZ tak tertolong.
Load more