News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pecandu Bensin Berobat ke Gus Samsudin, Diruqyah Lalu Dipegang Rambutnya hingga Keluarkan Asap, Ternyata...

Inilah cerita tentang pecandu bensin yang berobat ke Gus Samsudin. Dia diruqyah lalu rambutnya mengeluarkan asap.
Senin, 4 Maret 2024 - 05:34 WIB
Padepokan Gus Samsudin
Sumber :
  • tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Inilah cerita tentang pecandu bensin yang berobat ke Gus Samsudin

Nama Gus Samsudin menjadi buah bibir belakangan ini lantaran konten video ajaran sesat boleh tukar pasangan yang viral di media sosial. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nyatanya video tersebut hanyalah konten semata untuk menaikkan subscriber miliknya. Alhasil Gus Samsudin pun dijadikan tersangka. 

Buntut hal itu, satu per satu kisah tentang Gus Samsudin terbongkar. Salah satunya datang dari YouTuber Pratiwi Noviyanthi atau Novi.

YouTuber buka suara soal Gus Samsudin. Dok: Istimewa

Novi merupakan YouTuber yang terkenal karena konten membantu ODGJ dan anak terlantar dari berbagai daerah.  

Dia mengaku pernah datang ke padepokan Gus Samsudin di Blitar untuk pengobatan salah satu anak yang pernah dibantunya. 

Novi mengaku sudah membawa anak tersebut berobat psikolog anak, rumah sakit jiwa dan lainnya. Akan tetapi, usaha itu belum membuahkan hasil. 

Dia pun mencari alternatif lain hingga banyak orang yang menyarankannya untuk membawa anak itu berobat ke Gus Samsudin. 

"Awal mulanya anak ini sempat menjadi pecandu bensin, masih kecil, namanya Faiz. Sudah berobat ke mana-mana. Ke psikolog anak, ke rumah sakit jiwa dan lain-lain," kata Novi dikutip dari channel YouTube Cumicumi. 

"Akhirnya kita share konten di mana banyak yang komen sekitar 50 persen [menyarankan] datang ke Blitar, Gus Samsudin. Saya enggak tahu itu orang suruhannya atau tidak. Yang jelas banyak yang comment seperti itu," sambungnya. 

Singkatnya, Novi membawa Faiz ke sana. Faiz pun diruqyah. Namun, Novi mengaku syok dengan trik pengobatan yang dilakukan di padepokan Gus Samsudin. 

Gus Samsudin. Dok: Istimewa

"Awalnya dibilangnya harus diruqyah tapi ternyata bukan dengan syariat Islam. Dengan dipegang rambutnya sampai keluar asap-asap gitu," ungkap Novi. 

Novi menceritakan saat itu Gus Samsudin meminta salah satu santrinya untuk mengambil air di baskom dan mengusap-usap kepala Faiz. Kemudian keluarlah asap. 

Anehnya, Novi tidak bisa mencium air apa yang digunakan Gus Samsudin hingga bisa mengeluarkan asap. 

Karena janggal, Novi pun berkolaborasi dengan Pesulap Merah dan membongkar trik pengobatan yang digunakan Gus Samsudin. 

Menurut Pesulap Merah, Gus Samsudin menggunakan air keras atau bahan kimia yang berbahaya untuk kulit agar bisa mengeluarkan asap. 

Mengetahui hal itu, Novi mengaku merasa bersalah kepada anak yang dibantunya.

Ditambah lagi setelah pulang dari berobat di padepokan Gus Samsudin, Faiz mengalami kejang. Faiz pun tidak mengalami perubahan usai berobat. 

"Jadi pas pulang malamnya dia kejang dan enggak ada perubahan. Mungkin karena stres, kecapekan, karena perjalanan jauh [dari Jakarta ke Blitar]," terangnya. 

Novi pun tidak menyangka kunjungannya ke padepokan itu ternyata dijadikan konten oleh pihak Gus Samsudin. 

Gus Samsudin terang-terangan meminta Novi untuk share video yang dibuatnya namun tidak dituruti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena tidak nyaman dengan cara pengobatan yang dilakukan Gus Samsudin, Novi menegaskan tidak akan mengulanginya lagi. (gwh/nsi) 

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Ungkap Kantin Sekolah Berpeluang Dilibatkan Dalam Program MBG

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Ungkap Kantin Sekolah Berpeluang Dilibatkan Dalam Program MBG

Pemerintah memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus berjalan sebagai upaya membangun kualitas fisik dan akademik generasi muda Indonesia. 
Laman SPMB Jabar Down Saat Pengumuman PCMB, Disdik Ungkap Penyebabnya

Laman SPMB Jabar Down Saat Pengumuman PCMB, Disdik Ungkap Penyebabnya

Keresahan melanda ribuan orang tua siswa di Jawa Barat setelah laman resmi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dengan alamat spmb.jabarprov.go.id tidak dapat diakses tepat pada saat pengumuman hasil Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB), Sabtu (13/6). 
Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Kesehatan mental anak semakin menjadi perhatian di Indonesia. Ketahanan keluarga, pola asuh yang hangat, dan pemberdayaan perempuan dinilai berperan penting
Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Pemerintah Indonesia terus mempercepat rehabilitasi wilayah terdampak pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.
Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) kembali menggelar sidang gugatan Sengketa Tata Usaha Negara Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK) terhadap Ditjen AHU Kemenkum RI dengan nomor Perkara Nomor 435/G/2025/PTUN.JKT.
Bukan Cuma Teknologi, Ternyata Ini Rahasia KAI Jadi Acuan Layanan Publik Indonesia

Bukan Cuma Teknologi, Ternyata Ini Rahasia KAI Jadi Acuan Layanan Publik Indonesia

Keberhasilan KAI menjadi benchmark layanan publik Indonesia tidak hanya ditopang teknologi dan infrastruktur, tetapi juga budaya disiplin masyarakat serta inovasi layanan

Trending

Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Cristiano Ronaldo percaya generasi emas Portugal mampu melaju jauh di Piala Dunia 2026. Namun, di usia 41 tahun, CR7 memilih realistis dan siap menerima apa pun hasil akhirnya.
Laman SPMB Jabar Down Saat Pengumuman PCMB, Disdik Ungkap Penyebabnya

Laman SPMB Jabar Down Saat Pengumuman PCMB, Disdik Ungkap Penyebabnya

Keresahan melanda ribuan orang tua siswa di Jawa Barat setelah laman resmi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dengan alamat spmb.jabarprov.go.id tidak dapat diakses tepat pada saat pengumuman hasil Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB), Sabtu (13/6). 
Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan oleh dua oknum pejabat kewilayahan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 
Kepulauan Sangihe Sulut Diguncang Gempa Beruntun Sabtu Malam, Terbesar Magnitudo 4,5

Kepulauan Sangihe Sulut Diguncang Gempa Beruntun Sabtu Malam, Terbesar Magnitudo 4,5

Serangkaian aktivitas seismik atau gempa melanda wilayah Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Sabtu (13/6) malam. 
Polres Karawang Bongkar Sindikat Sabu Lintas Karawang-Bekasi, 110 Gram Barang Bukti Disita

Polres Karawang Bongkar Sindikat Sabu Lintas Karawang-Bekasi, 110 Gram Barang Bukti Disita

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Karawang berhasil memutus rantai peredaran narkotika jenis sabu yang beroperasi di wilayah Karawang dan Bekasi. 
Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Pemerintah Indonesia terus mempercepat rehabilitasi wilayah terdampak pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.
Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) kembali menggelar sidang gugatan Sengketa Tata Usaha Negara Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK) terhadap Ditjen AHU Kemenkum RI dengan nomor Perkara Nomor 435/G/2025/PTUN.JKT.
Selengkapnya

Viral