News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemendes PDTT : ISSF Bisa Perkuat SDM, Produksi dan Pemasaran BUM Desa

Dalam mendukung kerja Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kemendes PDTT pada Senin (20/12)  bersama-sama ISSF menggelar Memorandum of Understanding (MoU).
Senin, 20 Desember 2021 - 21:39 WIB
Kemendes PDTT : ISSF Bisa Perkuat SDM, Produksi dan Pemasaran BUM Desa
Sumber :
  • antara

Jakarta - Dalam mendukung kerja Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) untuk memajukan Badan Usaha Milik Desa (BUM DESA) dan Desa Bersama yang tersebar diberbagai provinsi dan kabupaten, Kemendes PDTT pada Senin (20/12)  bersama-sama ISSF menggelar Memorandum of Understanding (MoU) di Hotel Bidakara Pancoran Jakarta.

Menurut Dirjen PEI Kemendes Harlina, sebagai penanggung jawab penguatan Badan Usaha Milik Desa, Kemendes PDTT sebenarnya sudah berupaya melakukan penguatan dari berbagai lini termasuk lini regulasi berupa sertifikat badan hukum BUM Desa maupun implementasinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan menjalin kerja sama dengan ISSF, Kemendes PDTT berharap ISSF tidak hanya fokus pada benefit BUM Desa tetapi ISSF diharapkan juga hadir untuk bisa menguatkan Sumber Daya Manusia (SDM), memberikan penguatan dibidang produksi serta pemasaran. Dengan adanya MoU bersama ISSF, kami mengharapkan memiliki persepsi yang sama sehingga keberlanjutan usaha BUM Desa bisa terus berlanjut," ungkap Harlina.

Kehadiran ISSF dalam MoU dengan Kemendes PDTT juga mendapat tanggapan dari Direktur PT ITM Tbk, Ignatius Wurwanto. Bagi Ignatius masa pasca tambang adalah suatu masa yang akan dilalui oleh semua perusahaan tambang ketika produksi menipis dan habis. 

"Ketika perusahaan tambang sudah tidak berproduksi, kemandirian masyarakat harus sudah tercipta dengan lebih matang. Dengan adanya badan hukum untuk BUM Desa diperkuat dengan MoU antara Kemendes PDTT dan ISFF, kami berharap BUM Desa akan memiliki kelembagaan yang lebih jelas, keberlanjutan kegiatannya lebih terjamin, serta pengembangannya lebih terlihat kedepannya," jelas Ignatius. 

Sementara itu Mou antara Kemendes PDTT dengan ISSF bagi Ketua umum ISSF dr. Sudarmanto, AAK merupakan sebuah sinergitas dan kolaborasi yang arah dan kebijakannya semakin jelas. 

"Dengan mendapat kepercayaan dari Kemendes PDTT, kedepannya kami akan membuat modeling sehingga bisa memberikan karakteristik bagi pengelolaan BUM Desa yang terukur dengan baik. ISSF akan memberikan pendampingan secara profesional dari tenaga ahli yang dimiliki, memberikan saran serta pengkajian yang lebih lanjut dari kerja sama ini," tegas Sudarmanto.

Kehadiran ISSF yang baru saja diajak kerja sama oleh Kemendes PDTT dalam mensupport berbagai hal yang dibutuhkan oleh perusahan dalam memberdayakan BUM Desa juga mendapat apresiasi dari Wido Retno selaku CSR Leader dari PT Alamjaya Bara Pratama.

"Sinergitas dari berbagai pihak seperti kementerian, dinas terkait juga ISFF tentunya sangat kami butuhkan. Kami ingin membuat kembali BUM Desa terbaik seperti BUM Desa Sungai Payang di Kalimantan Timur dari desa tertinggal menjadi desa inovatif dengan arahan-arahan yang akan diberikan oleh ISSF," jelas Wido Retno.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui sebelumnya peluncuran sertifikat badan hukum Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) sekaligus MoU antara Kemendes PDTT dan ISSF di Hotel Bidakara juga dihadiri dan dibuka secara langsung oleh Presiden Joko Widodo dan beberapa menteri terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menginginkan agar produk-produk yang dihasilkan masyarakat pedesaan tidak hanya dipasarkan di pasar domestik tetapi juga masuk dalam pasar ekspor untuk dipasarkan diluar negeri.(chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Korban Pengancaman Senapan Angin di Gowa Curhat, Penanganan Polsek Biringbulu Dinilai Lamban

Korban Pengancaman Senapan Angin di Gowa Curhat, Penanganan Polsek Biringbulu Dinilai Lamban

Seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Biringbulu hidup dalam rasa takut selama berbulan-bulan usai diancam menggunakan senapan angin namun terduga pelaku masih bebas berkeliaran.
Dari Manufaktur Lokal ke Dampak Nasional, VKTR Day Dorong Kolaborasi Ekosistem Kendaraan Listrik Terintegrasi

Dari Manufaktur Lokal ke Dampak Nasional, VKTR Day Dorong Kolaborasi Ekosistem Kendaraan Listrik Terintegrasi

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk menggelar VKTR Day, sebuah kegiatan stakeholder gathering yang mempertemukan mitra strategis, pemerintah, pelaku industri, dan asosiasi guna memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.
PSO Transportasi Udara Dinilai Mendesak, Pemerintah Diminta Pangkas Beban Biaya Penerbangan

PSO Transportasi Udara Dinilai Mendesak, Pemerintah Diminta Pangkas Beban Biaya Penerbangan

Skema Public Service Obligation (PSO) untuk transportasi udara dinilai semakin mendesak diterapkan guna menjamin keterjangkauan harga tiket dan menjaga konektivitas nasional, khususnya bagi wilayah kepulauan, terpencil, terluar, dan perbatasan.
Apakah Benar Kebiasaan Menjahit dan Menyapu di Malam Hari buat Rezeki Seret? Ustaz Abdul Somad dan Buya Yahya Menjawab

Apakah Benar Kebiasaan Menjahit dan Menyapu di Malam Hari buat Rezeki Seret? Ustaz Abdul Somad dan Buya Yahya Menjawab

Beredar cerita di tengah masyarakat, jika menjahit dan menyapu bisa membuat rezeki seret. Ternyata dalam Islam begini.
Gagal Dapat Tiket Lebaran 2026, Masih Adakah Tiket Kereta Api Tambahan? Begini Informasi KAI Selengkapnya

Gagal Dapat Tiket Lebaran 2026, Masih Adakah Tiket Kereta Api Tambahan? Begini Informasi KAI Selengkapnya

Tingginya permintaan masyarakat akan tiket kereta pada periode lebaran membuat calon pemudik harus berlomba-lomba membeli tiket mudik lebaran di setiap tahun
Bak Bumi dan Langit, Segini Perbandingan Gaji Maarten Paes di FC Dallas dan Ajax Amsterdam

Bak Bumi dan Langit, Segini Perbandingan Gaji Maarten Paes di FC Dallas dan Ajax Amsterdam

Bak bumi dan langit, intip perbandingan gaji Maarten Paes saat membela FC Dallas dan setelah resmi bergabung dengan Ajax Amsterdam.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT