News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BMKG Serius Desak Semua Warga Jakarta Waspadalah Hari Ini Rabu 6 Maret 2024, Minta Tolong Jangan Remehkan!

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendesak semua warga untuk waspada di beberapa wilayah DKI Jakarta pada siang hingga sore, Rabu (6/3/2024).
Rabu, 6 Maret 2024 - 06:21 WIB
Arsip foto - Warga berjalan menggunakan payung saat hujan di kawasan Kelurahan Gambir, Jakarta.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa/pri

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi terjadi hujan disertai petir dan angin kencang melanda beberapa wilayah DKI Jakarta pada siang hingga sore hari ini, Rabu (6/3/2024).

Berdasarkan data dari situs resmi BMKG, cuaca di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu berawan pada pagi hari.

Pada siang hari, cuaca berawan akan menyelimuti wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu. Sedangkan Jakarta Barat hujan dengan intensitas ringan.

Lalu potensi hujan disertai petir dan angin kencang terjadi di sebagian wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang hingga sore hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews



Memasuki malam hari, cuaca di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu akan kembali berawan.

Selanjutnya, cuaca berawan akan menyelimuti wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur pada Kamis (7/3/2024). Sedangkan Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu hujan ringan.

Suhu udara di Jakarta dan Kepulauan Seribu secara umum berada pada temperatur antara 25 hingga 30 derajat Celsius, dengan kelembaban udara antara 80 hingga 100 persen.

Sebelumnya, BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi terjadinya cuaca ekstrem selama periode pancaroba (peralihan musim) yang diprakirakan berlangsung pada bulan Maret hingga April 2024.

"Selama periode pancaroba, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi dini terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, angin puting beliung, dan fenomena hujan es," ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangannya.

Berdasarkan analisa dinamika atmosfer yang dilakukan BMKG, didapati saat ini puncak musim hujan telah terlewati di berbagai wilayah Indonesia, khususnya bagian selatan Indonesia.

Hal tersebut mengindikasikan wilayah tersebut akan mulai memasuki peralihan musim pada bulan Maret hingga April.

Salah satu ciri masa peralihan musim adalah pola hujan yang biasa terjadi pada sore hingga menjelang malam hari dengan didahului oleh adanya udara hangat dan terik pada pagi hingga siang hari.

Kondisi itu terjadi karena radiasi matahari yang diterima pada pagi hingga siang hari cukup besar dan memicu proses konveksi (pengangkatan massa udara) dari permukaan bumi ke atmosfer sehingga memicu terbentuknya awan.

Karakteristik hujan pada periode ini cenderung tidak merata dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat. Apabila kondisi atmosfer menjadi labil/tidak stabil maka potensi pembentukan awan konvektif, seperti awan Cumulonimbus (CB) akan meningkat.

Awan CB inilah yang erat kaitannya dengan potensi kilat/petir, angin kencang, puting beliung, bahkan hujan es.

Sementara itu, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menambahkan terdapat beberapa fenomena atmosfer yang terpantau masih cukup signifikan dan dapat memicu peningkatan curah hujan yang disertai kilat/angin kencang di wilayah Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena tersebut yaitu pertama aktivitas Monsun Ssia yang masih dominan. Kedua, aktivitas Madden Jullian Oscillation (MJO) pada kuadran 3 (Samudra Hindia bagian timur) yang diprediksi akan memasuki wilayah Pesisir Barat Indonesia pada beberapa pekan ke depan.

Selanjutnya adanya aktivitas gelombang atmosfer di sekitar Indonesia bagian selatan, tengah, dan timur. Keempat, terbentuknya pola belokan dan pertemuan angin yang memanjang di Indonesia bagian tengah dan selatan.(ant/lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Marco Bezzecchi Pukul Marshal Hingga Dilarang Tampil di MotoGP Ceko 2026: Berawal dari Kecelakaan

Kronologi Marco Bezzecchi Pukul Marshal Hingga Dilarang Tampil di MotoGP Ceko 2026: Berawal dari Kecelakaan

Menilik kronologi Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) dilarang tampil di balapan utama MotoGP Ceko 2026, imbas pukul marshal.
Penamaan Halte Setiabudi Integritas Diresmikan KPK dan Pemprov Jakarta

Penamaan Halte Setiabudi Integritas Diresmikan KPK dan Pemprov Jakarta

Penamaan Halte Setiabudi Integritas merupakan kolaborasi KPK dengan Pemprov Jakarta dan PT Transjakarta dalam rangka memperluas kampanye nilai-nilai integritas di ruang publik.
Jadi Prioritas Utama Dedi Mulyadi, Pastikan Seluruh Anak di Jawa Barat Bisa Sekolah

Jadi Prioritas Utama Dedi Mulyadi, Pastikan Seluruh Anak di Jawa Barat Bisa Sekolah

Memastikan seluruh anak di Jawa Barat bisa sekolah merupakan prioritas utama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Lagi, Ruben Onsu Tak Mau Anaknya Ikut Live Sarwendah dan Gio

Lagi, Ruben Onsu Tak Mau Anaknya Ikut Live Sarwendah dan Gio

Ruben Onsu kembali angkat suara soal anaknya yang ikut tampil dalam Live Sarwendah dan Gio. Simak alasan lengkap dan pernyataan tegas Ruben Onsu berikut ini.
Hasil Piala Dunia 2026: Curacao Raih Poin Perdana usai Tahan Imbang Ekuador, Asa ke Babak 32 Besar Masih Terjaga

Hasil Piala Dunia 2026: Curacao Raih Poin Perdana usai Tahan Imbang Ekuador, Asa ke Babak 32 Besar Masih Terjaga

Curacao sukses meraih poin perdana di Piala Dunia 2026 setelah menahan imbang Ekuador 0-0 pada lanjutan penyisihan Grup E hari Minggu (21/6/2026) pagi WIB.
Mahasiswa, Aktivis hingga Budayawan di Semarang Adu Gagasan 'Kondisi Demokrasi' di Tengah Seruan Reformasi Jilid II

Mahasiswa, Aktivis hingga Budayawan di Semarang Adu Gagasan 'Kondisi Demokrasi' di Tengah Seruan Reformasi Jilid II

Forum diskusi menjadi ruang bagi berbagai kalangan untuk menguji argumentasi dan bertukar gagasan mengenai kondisi demokrasi serta arah pembangunan Indonesia.

Trending

Mantan Kabareskrim Bocorkan Peluang Bebas Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Mantan Kabareskrim Bocorkan Peluang Bebas Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Eks Kabareskrim Polri Komjen (Purn.) Susno Duadji bocorkan peluang bebasnya dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7 Jokowi, yakni Roy Suryo
Harga Anjlok, Peternak Ayam Petelur di Banyuwangi Dihantui Kebangkrutan

Harga Anjlok, Peternak Ayam Petelur di Banyuwangi Dihantui Kebangkrutan

Peternak ayam petelur yang tergabung dalam Asosiasi Peternak Unggas Maju Makmur mengaku tengah menghadapi ancaman kebangkrutan usai anjloknya harga telur yang kini berisar harga Rp20.000 per kilogram.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Pantai Gading

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Pantai Gading

Baik Jerman maupun Pantai Gading mencatatkan kemenangan pada pertandingan sebelumnya. Keduanya tentu mengejar kemenangan lagi demi memperbesar peluang lolos ke babak 32 besar.
Belanda Langsung Pecahkan Rekor Usai Hancurkan Swedia 5-1, De Oranje Lewati Catatan Tak Terkalahkan Brasil di Piala Dunia

Belanda Langsung Pecahkan Rekor Usai Hancurkan Swedia 5-1, De Oranje Lewati Catatan Tak Terkalahkan Brasil di Piala Dunia

Kemenangan telak 5-1 yang diraih Belanda atas Swedia pada Minggu (21/6/2026) hadirkan rekor baru di ajang Piala Dunia. De Oranje resmi memecahkan rekor Brasil.
Prediksi Skor Jepang vs Tunisia di Piala Dunia 2026 Hari Ini: Samurai Biru Lebih Diunggulkan

Prediksi Skor Jepang vs Tunisia di Piala Dunia 2026 Hari Ini: Samurai Biru Lebih Diunggulkan

Prediksi skor Jepang vs Tunisia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru diunggulkan, Tunisia dalam tekanan. Cek head to head, susunan pemain, dan peluang menangnya!
Terbongkar! Bendahara Fredy Pratama Bawa Miliaran Rupiah ke Thailand 168 Kali, Akhir Pelariannya Berhenti di Malaysia

Terbongkar! Bendahara Fredy Pratama Bawa Miliaran Rupiah ke Thailand 168 Kali, Akhir Pelariannya Berhenti di Malaysia

Frans Antoni, bendahara jaringan narkoba Fredy Pratama, ditangkap di Malaysia setelah buron sejak 2023. Ia diduga membawa uang hasil kejahatan hingga ratusan kali dan menjadi
Kronologi Tragis YTT: Perempuan Asal Bandung yang Hilang Selama 3 Tahun, Diduga Disekap Kekasih hingga Wajah Rusak dan Kondisinya Kritis

Kronologi Tragis YTT: Perempuan Asal Bandung yang Hilang Selama 3 Tahun, Diduga Disekap Kekasih hingga Wajah Rusak dan Kondisinya Kritis

Terungkap kronologi hilangnya YTT, perempuan asal Bandung yang diduga disekap dan dianiaya kekasihnya selama lebih dari tiga tahun. Korban ditemukan kritis di RSHS Bandung dengan luka berat
Selengkapnya

Viral