GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Pastikan Surat Perintah Penyelidikan Muktamar NU Palsu

Komisi Pemberantasan Korupsi mengklarifikasi tidak pernah mengeluarkan surat perintah penyelidikan terkait pelaksanaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU). 
Selasa, 21 Desember 2021 - 10:21 WIB
Logo KPK
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklarifikasi tidak pernah mengeluarkan surat perintah penyelidikan terkait pelaksanaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU). 

Menurut Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, KPK telah menerima informasi adanya oknum yang mengaku sebagai pegawai KPK maupun penyampaian informasi hoaks yang tujuannya untuk melakukan pemerasan, penipuan maupun tindak kejahatan lainnya kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"KPK tegas meminta kepada oknum tersebut untuk segera menghentikan aksinya," ungkap Ali Fikri dalam keterangan persnya, Selasa (21/12/2021)

Sebelumnya beredar gambar selebaran berisi surat perintah penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkaitan dengan kegiatan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU). Di gambar tersebut juga disisipkan wajah Ketua KPK Firli Bahuri.

Dalam surat itu disebutkan bila KPK tengah menyelidiki kasus terkait pungutan kepada aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Agama (Kemenag) dan pemberian uang dari Kemenag untuk memenangkan salah satu calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) lewat Muktamar ke-34 NU.

Menanggapi hal tersebut, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan bahwa surat tersebut bukan dokumen resmi yang dikeluarkan KPK.

"KPK menerima informasi yang beredar melalui aplikasi pesan dan sosial media terkait pungutan kepada ASN untuk tujuan tertentu. Dapat kami sampaikan bahwa nomor telepon yang dicantumkan sebagai saluran pengaduan dalam Informasi dimaksud bukan merupakan nomor saluran Pengaduan Masyarakat KPK," ujar Ali dalam keterangannya, Senin (20/12).

Dalam surat tersebut memang disematkan nomor telepon pengaduan. Dalam surat itu juga menyebutkan agar para pihak yang menerima uang dari para ASN Kemenag untuk mengembalikan uang tersebut kepada KPK. Surat itu dibubuhkan tanda tangan Ketua KPK Firli Bahuri.

Ali memastikan nomor yang dicantumkan bukan nomor pengaduan masyarakat (Dumas) KPK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Masyarakat yang mengetahui adanya dugaan tindak pidana korupsi dapat menyampaikan pengaduannya kepada KPK melalui email pengaduan@kpk.go.id, SMS 08558575575, Whatsapp 0811959575, Website KWS http://kws.kpk.go.id, atau menyampaikan surat dan datang langsung ke Gedung Merah Putih KPK," kata Ali.

Ia mengatakan jika masyarakat menemui atau mengetahui adanya pihak yang mengaku pegawai KPK dan melakukan tindakan kriminal pemerasan dan sejenisnya, dapat segera melaporkannya ke "call center" 198 atau kepada aparat penegak hukum setempat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

TNI Sulap Lahan Tidur hingga Peternakan Ayam, Papua Didorong Jadi Lumbung Pangan Nasional

TNI Sulap Lahan Tidur hingga Peternakan Ayam, Papua Didorong Jadi Lumbung Pangan Nasional

TNI di Papua dukung program swasembada pangan Presiden Prabowo. Dari sawah hingga peternakan ayam, jadi langkah nyata ketahanan pangan.
Jelang Debut John Herdman Bersama Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Angkat Bicara Atas Pemecatannya oleh PSSI

Jelang Debut John Herdman Bersama Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Angkat Bicara Atas Pemecatannya oleh PSSI

Patrick Kluivert muncul ke hadapan publik saat perilisan film dokumenter legenda sepak bola Belanda, Johan Cruijff, Minggu (22/3/2026). 
Kronologi Lengkap Pembunuhan Cucu Mpok Nori oleh WNA Irak: Cemburu Lihat Dwintha Jalan dengan Lelaki Lain, Pelaku Sayat Leher Korban

Kronologi Lengkap Pembunuhan Cucu Mpok Nori oleh WNA Irak: Cemburu Lihat Dwintha Jalan dengan Lelaki Lain, Pelaku Sayat Leher Korban

Begini kronologi lengkap pembunuhan cucu Mpok Nori, Dwintha Anggary (36) dilakukan oleh suami sirinya yang berasal dari Irak berinisial FTJ di Cipayung, Jaktim.
Terkuak Penyebab Garuda Indonesia Rugi Rp5,42 Triliun di 2025, Armada Rusak hingga Biaya Membengkak Jadi Biang Kerok

Terkuak Penyebab Garuda Indonesia Rugi Rp5,42 Triliun di 2025, Armada Rusak hingga Biaya Membengkak Jadi Biang Kerok

Garuda Indonesia rugi Rp5,42 triliun di 2025. Armada tak siap terbang, biaya tinggi, dan rupiah melemah jadi penyebab utama.
Pasokan Energi Global Terancam Bergejolak, Kemhan Lakukan Penghematan BBM

Pasokan Energi Global Terancam Bergejolak, Kemhan Lakukan Penghematan BBM

Kemhan melakukan langkah penghematan bahan bakar minyak (BBM) di tengah kondisi geopolitik global akibat perang antara Iran dan Amerika Serikat-Israel.
Alex Pereira Buka Suara soal Rencana Pensiun, Pilih Bertahan di Kelas Berat UFC

Alex Pereira Buka Suara soal Rencana Pensiun, Pilih Bertahan di Kelas Berat UFC

Alex Pereira menegaskan bahwa setelah meraih gelar di kelas menengah dan kelas berat ringan UFC, ia berencana melanjutkan kariernya di kelas berat selanjutnya.

Trending

Gagal Comeback, Megawati Hangestri Jadi Sorotan Media Korea usai Red Sparks Juru Kunci di V-League

Gagal Comeback, Megawati Hangestri Jadi Sorotan Media Korea usai Red Sparks Juru Kunci di V-League

Megawati Hangestri gagal comeback di V-League, membuat Red Sparks kembali jadi sorotan media Korea setelah menutup musim di posisi juru kunci Liga Voli Korea.
Tak Sebanding dengan Alex Pastoor, Bung Ropan Bicara Jujur soal Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia

Tak Sebanding dengan Alex Pastoor, Bung Ropan Bicara Jujur soal Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia

Bung Ropan sebagai pengamat sepak bola turut mengomentari sosok Simon Grayson yang menjadi asisten pelatih John Herdman di Timnas Indonesia yang baru ditunjuk.
Timnas Indonesia Main di GBK Buat FIFA Series 2026, Erick Thohir Beri Pesan Khusus Buat Suporter Garuda

Timnas Indonesia Main di GBK Buat FIFA Series 2026, Erick Thohir Beri Pesan Khusus Buat Suporter Garuda

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengajak seluruh elemen sepak bola nasional menyukseskan FIFA Series 2026. Ia menyerukan agar mampu menjadi tuan rumah yang baik.
John Herdman Masih Nimbang-nimbang, KNVB Langsung Gercep Amankan Calon Pemain Timnas Indonesia Tristan Gooijer

John Herdman Masih Nimbang-nimbang, KNVB Langsung Gercep Amankan Calon Pemain Timnas Indonesia Tristan Gooijer

Namanya masih dipertimbangkan oleh pelatih Timnas Indonesia John Herdman, bek sayap keturunan Maluku Tristan Gooijer justru dapat panggilan dari Belanda U-21.
Reaksi Tak Terduga Elkan Baggott saat Tiba di Jakarta, Bek Timnas Indonesia Langsung Peluk Eks Tangan Kanan Shin Tae-yong

Reaksi Tak Terduga Elkan Baggott saat Tiba di Jakarta, Bek Timnas Indonesia Langsung Peluk Eks Tangan Kanan Shin Tae-yong

Elkan Baggott resmi mendarat di Jakarta jelang laga Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026 yang akan berlangsung sebentar lagi. Bagaimana reaksi Elkan Baggott?
Marc Marquez Ungkap Biang Kerok Gagal Podium di MotoGP Brasil 2026

Marc Marquez Ungkap Biang Kerok Gagal Podium di MotoGP Brasil 2026

Marc Marquez harus puas finis di posisi keempat pada MotoGP Brasil, Senin (23/3/2026) setelah sebelumnya difavoritkan meraih kemenangan usai juarai sprint race.
Skuad ‘Mahal’ Timnas Indonesia Bikin Vietnam Geger, Pilihan Kiper Herdman Dipertanyakan, hingga Justin Hubner Melejit

Skuad ‘Mahal’ Timnas Indonesia Bikin Vietnam Geger, Pilihan Kiper Herdman Dipertanyakan, hingga Justin Hubner Melejit

Berita bola terpopuler hari ini: skuad mahal Timnas Indonesia bikin Vietnam tercengang, keputusan John Herdman dipertanyakan, hingga nilai pasar Justin Hubner.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT