News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kalah Main Judi Online, Sopir Truk Gantung Diri di Tol Tangerang-Merak

Baru-baru ini netizen dihebohkan soal penemuan mayar di Jalan Tol Tangerang-Merak. Diduga mayat tersebut sopir truk yang gantung diri di bahu jalan tersebut.
Rabu, 13 Maret 2024 - 18:47 WIB
Kalah Main Judi Online, Sopir Truk Gantung DIiri di Tol Tangerang-Merak
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini netizen dihebohkan soal penemuan mayar di Jalan Tol Tangerang-Merak. Diduga mayat tersebut sopir truk yang gantung diri di bahu jalan tersebut.

Bahkan mirisnya, sopir itu gantung diri diduga karena kalah bermain judi online. Kabar itu diposting akun Instagram @lensa_berita_jakarta. Akun itu mengatakan kalau peristiwa itu terjadi kemarin. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sopir truk itu dikatakan warga Lampung yang nekat bunuh diri gegara kalah bermain judi online.

"Pemuda asal Lampung itu diduga nekat mengakhiri hidup karena uangnya habis digunakan untuk judi online," demikian seperti dikutip pada Rabu, (13/3/2024).

tas peristiwa tersebut, polisi pun angkat bicara. Kepala Induk Patroli Jalan Raya Tol Tangerang-Merak, Komisaris Polisi Wiratno mengatakan kejadian ini tepatnya di KM 52 Tol Tangerang-Merak. Korban diketahui bernama M. Nurhanif (24). Pada Selasa kemarin, korban bersama dengan kernetnya yang bernama Ari Wibowo melintas di Tol Tangerang-Merak.

"Setiba di TKP (tempat kejadian perkara) KM 52, menurut keterangan kernet pengemudi berhenti di TKP berniat bergantian posisi dengan kernet," kata Wiratno.

Sembari menunggu waktu untuk istirahat, keduanya memainkan telepon genggam mereka. Namun, kernet melihat gelagat aneh si sopir yang tiba-tiba saja gelisah mondar-mandir.

"Pengemudi gelisah mondar-mandir sambil membawa sarung dan mencari pohon," bebernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak lama berselang waktu, tanpa diketahui kernet si sopir telah ditemukan tak bernyawa gantung diri di handle safety belt. Singkat cerita, hal ini dilaporkan ke polisi. Kemudian, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Serang.

"Dan selang beberapa saat tanpa sepengetahuan kernet, pengemudi sudah kaku bergelantung di handle safety belt," ujarnya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral