Nasib Pilu Try Sudarno Anggota Basarnas Tewas Jatuh dari Tower Didorong Warga yang Bunuh Diri
- IST
Jakarta, tvOnenews.com - Nasib pilu dialami seorang anggota Basarnas Jayapura, Try Sudarno, yang meninggal setelah terjatuh dari sebuah tower Base Transceiver Stasion (BTS) Telkomsel di Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura, Papua.
Kepala Basarnas RI Marsdya TNI Kusworo, mengungkapkan, kronologi lengkap peristiwa tragis tersebut.
Anggotanya itu tewas terjatuh saat ingin menolong seseorang yang hendak bunuh diri berinisial TY. Korban terjatuh usai didorong dari ketinggian 15 meter oleh pelaku.
"Tim kita yang ada di Jayapura itu sedang melaksanakan operasi penyelamatan orang yang mau bunuh diri di tower Telkomsel dengan ketinggian antara 40-30 meter," kata Kusworo saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR RI, Rabu (14/3/2024).
Saat itu kata dia, korban bersama tim yang lainnya memanjat tower itu untuk membujuk pelaku agar segera turun dan mengurungkan niatnya untuk bunuh diri.
Namun saat sudah turun di ketinggian 15 meter, orang yang ditolong, tiba-tiba mendorong Try Sudarno hingga terjatuh dan tewas.
"Satu tim naik dibujuk agar turun. Sampai turun sekitar 15 meter, Di luar dugaan si korban ini mendorong tim kami sehingga jatuh bersama dan pada akhirnya dinyatakan meninggal satu orang itu juga tim kami,” tutupnya.
Sebelumnya, Kepala Basarnas Kusworo menyampaikan Basarnas telah melakukan sebanyak 2.414 operasi SAR atau operasi pencarian dan penyelamatan di beragam kejadian pada tahun 2023. Dari operasi SAR tersebut, Basarnas berhasil menyelamatkan 20.818 korban.
"Pada tahun 2023 ini, Basarnas telah lakukan operasi SAR sebanyak 2.414," kata dia.
Lebih lanjut, dia menyampaikan 2.414 operasi SAR tersebut meliputi 6 operasi SAR terhadap kecelakaan pesawat udara dengan total korban selamat sebanyak 26 orang, 864 operasi SAR terhadap kecelakaan kapal dengan korban selamat sebanyak 7.856 orang, dan 114 operasi SAR terhadap bencana dengan korban selamat mencapai 11.395 orang.
Berikutnya, ada pula 1.385 operasi SAR terhadap kondisi membahayakan manusia dengan korban selamat sebanyak 557 orang dan 63 operasi SAR terhadap kecelakaan penanganan khusus dengan korban selamat sebanyak 985 orang.
Apabila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, jumlah operasi SAR yang dilakukan oleh Basarnas mengalami peningkatan. Sebelumnya, pada tahun 2021 total operasi SAR yang dilakukan mencapai 2.264 dan pada tahun 2022 sebanyak 2.350. (ant/ebs)
Load more