News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Anton Medan dari Preman Legendaris Hingga Jadi Jadi Mualaf dan Murid KH Zainuddin MZ

Ramdhan Effendi atau dikenal sebagai Anton Medan adala seorang preman legendaris di Indonesia.
Senin, 18 Maret 2024 - 10:23 WIB
Anton Medan
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Ramdhan Effendi atau dikenal sebagai Anton Medan adala seorang preman legendaris di Indonesia.

Anton Medan sendiri dikenal sebagai seorang pendakwah dan mualaf. Dia dulunya adalah mantan perampok serta bandar judi. Kisah Anton Medan menjadi mualaf pun sempat mencuri perhatian publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemilik nama lahir Tan Hok Liang ini punya catatan kelam di dunia hitam. Berbagai tindakan kriminal pernah almarhum lakukan.

Sejak umur 12 tahun, Anton yang merantau ke Tebing Tinggi sudah menjadi tulang punggung keluarga. Dia juga telah meninggalkan bangku pendidikannya.

Anton kemudian menjadi calo di Terminal Tebing Tinggi dan membantu sopir bus untuk mencari penumpang. Namun dia justru terlibat masalah dengan salah satu sopir karena tak mendapat upah yang seharusnya. Anton lantas memukul sopir itu dengan balok dan membuatnya berurusan dengan polisi untuk pertama kali.

Anton kembali berurusan dengan polisi karena terlibat perkelahian dengan supir bus. Saat itu Anton yang dipukuli, membalas dengan sabetan parang dan membuat sang sopir tewas. Akibatnya dia mendekam di penjara selama 4 tahun.

Usai bebas, Anton sebenarnya pulang kembali ke kampung halaman. Sayang, dia tidak lagi diterima oleh keluarganya. Akhirnya dia merantau dan hidup sebatang kara di Jakarta. Tentu tak mudah bagi Anton menjalani hidup di kerasnya Ibu Kota. Hal itu membuatnya terpaksa melakukan aksi kejahatan.

Anton mulai beralih menjadi pengedar obat-obatan terlarang. Dia bahkan juga pernah menjadi bandar judi kelas kakap.Anton juga pernah membuka sejumlah rumah judi di Jakarta. Bahkan dia juga memiliki kasino. Tak heran jika Anton diketahui mampu meraup untung hingga miliaran per hari dari bisnis gelapnya itu.

Sepak terjang Anton Medan di dunia gelap membuatnya berulang kali keluar masuk sel tahanan. 

Namun siapa sangka, di dinginnya jeruji besi inilah Anton mendapatkan hidayah. Anton sebenarnya terlahir beragama Buddha dan sempat pindah menjadi penganut Protestan saat di penjara Cipinang.

Hingga akhirnya dia memilih masuk Islam hingga akhir hayatnya. Perjalanan dirinya masuk Islam pun tak mudah. Anton sempat ditolak oleh Islam Tionghoa Indonesia (PITI) dan Yayasan Karim Oei. Hal ini berkaitan dengan masa kelamnya.

Dalam beberapa kesempatan, Anton Medan membeberkan titik balik perjalanan hidupnya dari manusia jahat menjadi orang yang baik dan bermanfaat bagi orang sekelilingnya. Termasuk dengan mendirikan pondok pesantren At-Ta'ibin yang berada di Pondok Rajeg, Cibinong.

Menurut Anton, ia bertaubat setelah menyaksikan banyak temannya meninggal secara misterius. 

"Saat itu di tahun 1982, ada penembakan misterius. Teman saya di dalam LP yang dibawa keluar tahu-tahu sudah menjadi mayat. Sejak itu saya pilih untuk bertaubat," kata Anton Medan dalam beberapa kesempatan wawancara dengan awak media.

Anton akhirnya resmi mengucapkan syahadat yang dituntun oleh Almarhum KH Zainuddin MZ, 'Si Dai Sejuta Umat'. Sejak saat itu, penjahat kelas kakap itu berganti nama dengan Muhammad Ramadhan Effendi. 

"Saya mempelajari Islam dari balik tembok-tembok penjara. Saya mempelajari Islam dari banyak guru. Mulai dari guru NU, Persis dan Muhammadiyah. Akhirnya, hati saya pun menjadi tenang," ungkapnya seperti dilansir dari Antara News.

Anton kemudian mendirikan pondok pesantren. Tujuannya yakni dia ingin bisa mengabdi lebih banyak untuk masyarakat luas. 

Pondok pesantren ini juga ditujukan untuk para mantan narapidana serta pengangguran. Pondok pesantren ini berada di daerah Pondok Rajeg, Cibinong, Bogor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di dalamnya, Anton juga mendirikan sebuah Masjid. Tak tanggung-tanggung, Masjid yang dibangunnya tampak begitu megah dan unik dengan khas Tionghoa. Masjid Anton Medan bernama Masjid Tan Kok Liong. 

Anton medan telah meninggal dunia pada 15 Maret 2021 lalu.  (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bawa-bawa Shin Tae-yong, Bung Ropan Sebut John Herdman Sangat Berbeda soal 'Pendekatan'

Bawa-bawa Shin Tae-yong, Bung Ropan Sebut John Herdman Sangat Berbeda soal 'Pendekatan'

Bung Ropan ungkap perbedaan mencolok antara John Herdman dengan Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Sepakat Naikkan Harga HET MinyaKita, Pemerintah Akui Belum Tetapkan Harga Pasti

Sepakat Naikkan Harga HET MinyaKita, Pemerintah Akui Belum Tetapkan Harga Pasti

Pemerintah mengonfirmasi telah menyepakati rencana kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) MinyaKita, menyusul fluktuasi harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) yang terus terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Isu Reshuffle Menguat, Istana Bilang Begini soal Nasib Purbaya hingga Said Iqbal Mau Masuk Kabinet Prabowo

Isu Reshuffle Menguat, Istana Bilang Begini soal Nasib Purbaya hingga Said Iqbal Mau Masuk Kabinet Prabowo

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara soal isu reshuffle atau perombakan Kabinet Merah Putih menyusul berbagai dinamika politik dan ekonomi yang terjadi.
Rupiah Ditutup Rp18.049, Pengamat Sebut Bayang-Bayang Defisit Fiskal Tekan Pasar

Rupiah Ditutup Rp18.049, Pengamat Sebut Bayang-Bayang Defisit Fiskal Tekan Pasar

Tekanan terhadap Rupiah pada perdagangan Kamis (4/6/2026) ditutup melemah 82 poin ke level Rp18.049 per Dolar AS dari posisi sebelumnya Rp17.966.
Tengah Jadi Runner Up Terbaik, Ini Skenario Paling Masuk Akal Demi Timnas Indonesia U-19 Lolos Semifinal Piala AFF

Tengah Jadi Runner Up Terbaik, Ini Skenario Paling Masuk Akal Demi Timnas Indonesia U-19 Lolos Semifinal Piala AFF

Kemenangan 3-0 Timnas Indonesia U-19 melawan Timor Leste, di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Kamis (4/6/2026) tak mampu mempertahankan posisi tim asuhan Nova Arianto di puncak klasemen. 
Rekan di Cherrybelle Satu Per Satu Bermunculan Buka Suara, Ikut Bongkar Masa Lalu Sarwendah?

Rekan di Cherrybelle Satu Per Satu Bermunculan Buka Suara, Ikut Bongkar Masa Lalu Sarwendah?

Perseteruan antara Sarwendah dan Ruben Onsu yang belakangan menjadi konsumsi publik ternyata memunculkan efek domino yang tak terduga. Sejumlah sosok dari masa lalu Sarwendah ikut angkat bicara.

Trending

AC Tiba-Tiba Rusak Saat Cuaca Panas? Ini Solusi dan Cara Mendapatkan Layanan Perbaikan 24 Jam

AC Tiba-Tiba Rusak Saat Cuaca Panas? Ini Solusi dan Cara Mendapatkan Layanan Perbaikan 24 Jam

AC bermasalah bisa terjadi kapan saja, mulai dari tidak dingin hingga bocor. Simak penyebab umum kerusakan AC dan solusi layanan perbaikan 24 jam yang bisa diakses kapan saja.
DPD RI Dorong Peran Aktif Generasi Muda bagi Pembangunan Nasional

DPD RI Dorong Peran Aktif Generasi Muda bagi Pembangunan Nasional

Anggota DPD RI asal Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Mirah Midadan Fahmid mengajak generasi muda untuk terus memperkuat semangat kolaborasi, meningkatkan kapasitas diri, serta mengambil peran aktif dalam pembangunan bangsa.
Ruben Onsu Serang Balik Sosok Terdekat Sarwendah yang Diduga Ikut Memperkeruh Polemik Hak Asuh Anak

Ruben Onsu Serang Balik Sosok Terdekat Sarwendah yang Diduga Ikut Memperkeruh Polemik Hak Asuh Anak

Perselisihan antara Ruben Onsu dan Sarwendah terkait hak asuh anak tengahmenjadi sorotan. Ruben blak-blakan menyinggung sosok yang diduga memperkeruh konflik.
‎Singkirkan Alwi Farhan di Indonesia Open 2026, Jonatan Christie Akui Sempat Kesulitan Hadapi Juniornya

‎Singkirkan Alwi Farhan di Indonesia Open 2026, Jonatan Christie Akui Sempat Kesulitan Hadapi Juniornya

Menurut Jonatan, pertandingan berjalan sangat ketat karena Alwi datang dengan modal kepercayaan diri tinggi usai mencatat hasil impresif dalam beberapa turnamen terakhir.
Isu Reshuffle Menguat, Istana Bilang Begini soal Nasib Purbaya hingga Said Iqbal Mau Masuk Kabinet Prabowo

Isu Reshuffle Menguat, Istana Bilang Begini soal Nasib Purbaya hingga Said Iqbal Mau Masuk Kabinet Prabowo

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara soal isu reshuffle atau perombakan Kabinet Merah Putih menyusul berbagai dinamika politik dan ekonomi yang terjadi.
Eks Member Cherrybelle Blak-blakan Bahas Attitude, Unggahannya Ramai Dikaitkan dengan Sarwendah

Eks Member Cherrybelle Blak-blakan Bahas Attitude, Unggahannya Ramai Dikaitkan dengan Sarwendah

Konflik yang melibatkan Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, terus memunculkan berbagai respons publik. Ungkapan eks personel Cherrybelle ikut terseret.
Rencana Pendirian Ratusan BTP Disebut Berpotensi Munculkan Konflik Sosial

Rencana Pendirian Ratusan BTP Disebut Berpotensi Munculkan Konflik Sosial

Pemerintah Indonesia berencana membentuk 750 Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) dalam kurun waktu lima tahun ke depan.
Selengkapnya

Viral