News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keturunan Tionghoa Diajarkan Kristen, Begini Kisah Mualaf Oei Tjeng Hien hingga Jadi Sahabat Bung Karno Pembela Agama dan Negara

Abdul Karim Oei Tjeng Hien kembali menarik diulas sebagai salah satu tokoh mualaf Tionghoa berpengaruh besar terhadap syiar Islam di Indonesia. Oei Tjeng Hien merupakan tokoh Muhammadiyah sekaligus pendiri organisasi Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI).
Jumat, 22 Maret 2024 - 00:00 WIB
Haji Abdul Karim Oei Tjeng Hien
Sumber :
  • istimewa

Meski Islam dipandang buruk, Oei nyatanya tak bergetar untuk mempelajari agama tersebut.

Oei memutuskan menjadi mualaf ketika berusia 20 tahun pada 1926. Pada tahun itu, belum ada keturunan Tionghoa yang memeluk Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi itu yang membuat Oei sempat merahasiakan hal tersebut kepada keluarganya.

Puncaknya, Oei malah mampu mengubah pandangan ayahnya untuk ikut memeluk Islam. Padahal, sang ayah sangat menentang kepindahan Oei dengan menyebut Islam sebagai agama orang terbelakang.

Keteguhan Oei akhirnya meruntuhkan pandangan ayahnya tersebut. Oei mendapat banyak pandangan Islam dari Ustaz Abdul Kadir.

Selain itu, Oei mendapat pembelajaran Islam dari Ustaz Fikir Daud sebagi tokoh Muhammadiyah.

Bersama Ustaz Fikir, Oei menyokong berdirinnya cabang Muhammadiyah di Bengkulu. Seusai peristiwa itu, Oei mantap untuk dakwah.

Pertemuan dengan Bung Karno

Pada tahun 1938, Soekarno atau Bung Karno diasingkan Belanda ke Bengkulu. Diasingkannya Bung Karno itu ternyata mendapat berkah tersendiri bagi pejuang bangsa di daerah.

Alasannya, jelas. Masyarakat makin menguatkan soliditas pergerakaan saat itu. Abdul Karim Oei saat itu berteman baik dengan pendiri Partai Nasional Indonesia (PNI) sebagaimana persahabatannya dengan Buya Hamka.

Saat Bung Karno diasingkan ke Bengkulu, Oei pernah diusulkan menggantikan konsul Muhammadiyah Kota Bengkulu.

Oei diketahui sempat menolak tawaran ini karena tidak meninggalkan warga Muhammadiyah di Bintuhan, Bengkulu.

Akan tetapi, Bung Karno yang memintanya secara resmi dan meyakinkan untuk kerja sama.

Pertemuan itu memunculkan banyak pandangan terkait masa depan Indonesia. Seusai Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, Oei tetap berjuang dalam dakwah agama Islam.

Bersama Muhammadiyah, Oei sangat aktif mengemban tugas sebagai Konsul Muhammadiyah Bengkulu selama 14 tahun, lalu Konsul Muhammadiyah Se-Sumatra (1944-1946).

Pada masa Pendudukan Jepang, Karim Oei ditugaskan menjadi Wakil Ketua Shu-Sangi-Kai (Dewan Pertimbangan Daerah).

Pada tahun 1945, Babadek (sapaan akrab masyarakat Bengkulu terhadap Karim Oei) terpilih menjadi anggota Komite Nasional Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah proklamasi, Republik Indonesia berdaulat, dia bergabung dengan Partai Masyumi.

Selain aktif di kepartaian dan organisasi Muhammadiyah, kariernya di luar urusan politik pun terus melaju. Mulai dari menjabat Direktur Bank Muslimin Indonesia di Bengkulu, dan turut membidani kelahiran Bank Central Asia (1973), serta usaha lain di bidang asuransi, perdagangan, dan industri.(lpk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Emas Antam Hari Ini 24 Oktober 2026 Stagnan di Angka Rp2.540.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 24 Oktober 2026 Stagnan di Angka Rp2.540.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 24 Oktober 2026 terpantau stagnan di angka Rp2.540.000 per gram. Begitu juga dengan buyback atau harga beli kembali yang stagnan di angka Rp2.335.00 per gram.
Yoshimi Ogawa Jelaskan Prosedur Wasit saat Suporter Ricuh di Stadion, Ternyata Tak Bisa Asal Hentikan Pertandingan ‎

Yoshimi Ogawa Jelaskan Prosedur Wasit saat Suporter Ricuh di Stadion, Ternyata Tak Bisa Asal Hentikan Pertandingan ‎

Yoshimi Ogawa menjelaskan bahwa penghentian pertandingan akibat gangguan keamanan memiliki mekanisme yang perlu dipahami oleh seluruh perangkat pertandingan.
Dua Orang Terluka, Polisi Periksa Saksi dan Amankan Satu Barang Bukti dalam Kasus Bacok di Cakung

Dua Orang Terluka, Polisi Periksa Saksi dan Amankan Satu Barang Bukti dalam Kasus Bacok di Cakung

Media sosial tengah dihebohkan dengan kabar, adanya kasus pembacokan di Cakung. Korbannya merupakan mantan anggota kopassus.
Garudayaksa FC Usung Misi Kebangkitan di Laga Persib, Target Poin Penuh dari Maung Bandung

Garudayaksa FC Usung Misi Kebangkitan di Laga Persib, Target Poin Penuh dari Maung Bandung

Pelatih Garudayaksa, Milos Joksic mengusung laga melawan Persib jadi misi kebangkitan bagi timnya. 
Pernyataan Lengkap Kapolri soal 243 Orang dan 13 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla

Pernyataan Lengkap Kapolri soal 243 Orang dan 13 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menjelaskan data, adanya sejumlah orang dan perusahaan yang ditetapkan jadi tersangka dalam kasus karhutla di Indonesia.
Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia Usai Jadi yang Tercepat di Kualifikasi

Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia Usai Jadi yang Tercepat di Kualifikasi

Veda Ega Pratama dipastikan meraih pole position setelah pembalap Honda Team Asia itu mencatat waktu tercepat 1 menit 35,299 detik, sekaligus mengungguli pemuncak klasemen sementara, Maximo Quiles.

Trending

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, menyampaikan laporan tegas terkait penegakan hukum kasus kebakaran hutan -
Tutup Kran Pundi Medali Atletik Asian Para Games 2026 dengan Emas, Partin Muslihin Cetak Rekor  

Tutup Kran Pundi Medali Atletik Asian Para Games 2026 dengan Emas, Partin Muslihin Cetak Rekor  

Tim para atletik Indonesia mendapatkan torehan impresif berupa 22 medali dari tiga emas, delapan perak, dan 11 perunggu. Hasil ini bahkan membawa Tim Indonesia ke peringkat ke delapan klasemen Asian Para Games 2026 per Jumat (23/10/2026). 
Van Dijk OTW Garuda Calling? Bek Kasta Teratas Eropa Ini Akui Ingin Bela Timnas Indonesia: Semoga Bisa Terwujud

Van Dijk OTW Garuda Calling? Bek Kasta Teratas Eropa Ini Akui Ingin Bela Timnas Indonesia: Semoga Bisa Terwujud

Timnas Indonesia kembali berpeluang menambah pemain keturunan yang berkarier di Eropa. Kali ini, seorang bek yang tampil di kasta tertinggi ingin bela Garuda.
Tembus Semifinal French Open 2026, Ubed Tantang Wakil Prancis 

Tembus Semifinal French Open 2026, Ubed Tantang Wakil Prancis 

Ubed tampil meyakinkan dengan menyingkirkan wakil Taiwan Chi Yu Jen dalam dua gim langsung 21-15, 21-13 di Grand Paris Arena, Paris, Jumat (24/10/2026).
Sosok Koki Narkoba 1,2 Ton di Aceh Ternyata Ahli Kimia

Sosok Koki Narkoba 1,2 Ton di Aceh Ternyata Ahli Kimia

Polri berhasil membongkar pengoperasian laboratorium rahasia pembuat narkoba sabu-sabu berskala raksasa di kawasan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Aceh. Dimana
Kebakaran Lahan dan Hutan Landa Kawasan Seluas 31,68 Hektare di Kolaka, Upaya Pemadaman Masih Dilakukan

Kebakaran Lahan dan Hutan Landa Kawasan Seluas 31,68 Hektare di Kolaka, Upaya Pemadaman Masih Dilakukan

Kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) melanda wilayah seluas 31,68 hectare yang berada dalam Kawasan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Vale Indonesia di Puulemo dan Baula
Viral! Nathalie Holscher Kena Omel Sule dan Aripat setelah Prank Adzam Lewat Jasa Konten Kreator Polisi Anak

Viral! Nathalie Holscher Kena Omel Sule dan Aripat setelah Prank Adzam Lewat Jasa Konten Kreator Polisi Anak

Artis Nathalie Holscher dimarahi oleh mantan suaminya, Sule dan suaminya, Aripat akibat viral menakuti anaknya, Adzam dengan jasa unik TikToker polisi anak 84.
Selengkapnya

Viral