News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gus Fuad Plered Tantang Kapolri Jenderal Listyo Tangkap Habib Rizieq, Ini Penyebabnya

Gus Fuad Plered menantang Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menangkap Habib Rizieq Shihab. 
Jumat, 22 Maret 2024 - 06:10 WIB
Gus Fuad Plered
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Gus Fuad Plered menantang Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menangkap Habib Rizieq Shihab

Gus Fuad Plered menilai Habib Rizieq Shihab sudah memprovokasi masyarakat untuk memberontak kepada negara, terkait dengan hasil Pemilu 2024. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu berdasarkan potongan video ceramah Habib Rizieq Shihab yang ditunjukkannya dalam channel YouTube resmi Gus Fuad Plered yakni Gus Fuad Channel beberapa waktu lalu. 

"Kenapa kita pakai judul 'Pak Kapolri Tolong Tangkap Habib Rizieq Shihab!!' karena ini nanti videonya saya putarkan, di video ini nyata-nyata Habib Rizieq Shihab itu memprovokasi masyarakat untuk memberontak kepada negara," tuturnya dalam channel YouTube resminya yang dikutip tvOnenews, Kamis (21/3/2024). 

Dalam video tersebut tampak Habib Rizieq Shihab tengah berceramah di hadapan para jamaah. 

Rizieq Shihab tampak memprovokasi jemaahnya untuk memberontak. "MK (Mahkamah Konstitusi) bilang 'Oh enggak bisa ini tidak akurat, ini buktinya enggak kuat, enggak boleh dibawa ke MPR selesai!' jasa paman. 

Udah repot, udah pake jasa paman, Bu, anak kecil aja boleh jadi cawapres, emang jasa siapa? jasa paman," kata Habib Rizieq menyindir MK. 

"Kira-kira jelas enggak bu? jelas gak? Nah itu sebetulnya cara menyelesaikan, gak perlu ribut, yang penting DPR-nya adil, MK-nya juga adil, nah saya berharap begitu, jadi enggak usah ribut," tambah Habib Rizieq Shihab dalam video tersebut. 

"Tapi kalau MK-nya tidak jujur, tidak adil, DPR-nya enggak dipercaya lagi oleh rakyat, ada jalan ketiga, apa jalan ketiga? ekstra parlementer. 

Bu ekstra pararlementer maksudnya perjuangan di luar parlemen, apa tuh? rapat jalanan, apa tuh? sidang rakyat, apa tuh? people power, apa tuh? revolusi, apa sih tuh? berontak! puyeng-punyeng amat!" tuturnya.

Selanjutnya, Habib Rizieq Shihab menegaskan jika maksudnya adalah memberontak.  "Ngomong begini enggak paham, begitu enggak paham, ya udah ngomong berontak! paham kan?" tegasnya dalam video singkat tersebut. 

Gus Fuad Plered menyebut jika Habib Rizieq Shihab tengah membahas soal Pilpres 2024 dalam ceramahnya.  

Namun Gus Fuad menilai Habib Rizieq Shihab telah memprovokasi masyarakat. "Itu provokator. 

Itu namanya Habib Rizieq memanfaatkan, dalam tanda petik ketidaktahuan masyarakat untuk kepentingan-kepentingan politik, yang jelas-jelas ini merusak tatanan, merusak bangsa dan negara," ungkapnya. 

Menurutnya, orang yang mengajak memberontak dari segi hukum negara maupun hukum agama merupakan penghkhianat. Oleh karena itu Gus Fuad dengan tegas meminta Kapolri untuk bertindak. 

"Sudah wajib nih Pak Kapolri menangkap Habib Rizieq Shihab. Kalau dibiarkan nanti kasihan orang-orang yang tidak paham, orang-orang yang anggota masyarakat yang literaturnya terbatas, terprovokasi, terhasut ya bisa rusak nanti. 

Bisa muncul akibat-akibat yang tidak terduga," tuturnya.  Meski begitu, Gus Fuas optimis kalau provokasi Habib Rizieq Shihab itu tidak akan digubris jemaahnya. 

"Jadi ya prilaku para Habib ini menurut saya memang harus disiplinkan oleh negara, yang satu kasar-kasar gitu kayak Habib Rizieq, kayak Habib Bahar gitu. 

Berontak terus menghasut masyarakat warga negara untuk membenci pemerintah, yang sedang bertugas," katanya. 

Menurutnya pemerintah tidak bisa main-main lagi, sudah saatnya pemerintah bersikap tegas dan keras. "Jadi tidak ada kompromi bagi para pemberontak. Bagi orang yang terus-menerus memprovokasi rakyat untuk membenci pemerintah," ujarnya. "Enggak ada ampun lagi dong. 

Pak Kapolri harus tegas, enggak usah nunggu presiden baru, udah sekarang. Nanti presiden baru juga harus lebih galak lagi jangan malah bermesra-mesra," katanya. 

Gus Fuad menegaskan, Indonesia sudah bersepakat, bukan negara agama tetapi negara yang diilhami oleh nilai-nilai luhur semua agama yang terkristalisasi, terumuskan dalam Pancasila. 

"Sudah disepakati sejak Tahun 1945 bahwa kita NKRI, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Undang-Undang Dasar '45 udah titik, yang mau ganggu, yang mau merusak itu minggat dari sini titik," tegasnya.  

"Jangan tanamkan kebencian di hati masyarakat kepada pemerintah yang sedang bertugas, pemerintah yang terpilih secara demokratis," katanya.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat bawah untuk kalian jadikan korban, jadikan martil," pungkasnya. 

Sampai berita ini dibuat, belum ada konfirmasi resmi dari Gus Fuad Plered soal statmennya di YouTube tersebut, maupun tanggapan dari Kapolri dan Habib Rizieq Shihab. (ebs)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cetak 22 Gol di Liga Inggris, Mimpi AC Milan Datangkan Igor Thiago dari Brentford Hampir Mustahil karena Mahalnya Biaya Transfer

Cetak 22 Gol di Liga Inggris, Mimpi AC Milan Datangkan Igor Thiago dari Brentford Hampir Mustahil karena Mahalnya Biaya Transfer

AC Milan dihadapkan pada tantangan besar dalam upaya memperkuat lini serang mereka musim depan. Salah satu nama yang masuk radar Rossoneri adalah Igor Thiago.
Utang Pemerintah Tembus Rp9.920 Triliun Akhir Maret 2026, Setara 40,75% PDB

Utang Pemerintah Tembus Rp9.920 Triliun Akhir Maret 2026, Setara 40,75% PDB

Dalam laporannya, DJPPR menegaskan strategi pengelolaan utang tetap dilakukan secara hati-hati untuk menjaga keseimbangan portofolio pembiayaan negara.
Warga Jabar Berbondong-bondong Minta Dedi Mulyadi Fokus Atasi Kendala Akses SMKN 1 Rancabali, Bukan'Status' Sekolah

Warga Jabar Berbondong-bondong Minta Dedi Mulyadi Fokus Atasi Kendala Akses SMKN 1 Rancabali, Bukan'Status' Sekolah

Polemik terkait SMKN 1 Rancabali ramai menjadi perbincangan publik. Warga Jabar minta Dedi Mulyadi beri solusi soal masalah jarak tempuh, bukan status sekolah.
Reaksi Berkelas Nova Arianto Usai Timnas Indonesia Segrup dengan Vietnam di Piala AFF U-19 2026: Kita Juara Bertahan, Siap Beri Perlawanan

Reaksi Berkelas Nova Arianto Usai Timnas Indonesia Segrup dengan Vietnam di Piala AFF U-19 2026: Kita Juara Bertahan, Siap Beri Perlawanan

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, akhirnya angkat bicara usai hasil drawing Piala AFF U-19 2026 mempertemukan Garuda dengan Vietnam di fase grup.
Relawan SPPG dan Pelajar SMK di Jogja Cekoki Miras Dua Gadis ABG hingga Berujung Pemerkosaan

Relawan SPPG dan Pelajar SMK di Jogja Cekoki Miras Dua Gadis ABG hingga Berujung Pemerkosaan

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan seorang pelajar SMK dan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta...
Megawati Hangestri Minta Maaf Usai Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Megatron Minta Doa dari Volimania

Megawati Hangestri Minta Maaf Usai Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Megatron Minta Doa dari Volimania

Megawati Hangestri meminta maaf kepada para penggemarnya karena memutuskan mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia untuk tampil di sejumlah ajang internasional.

Trending

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos berkomitmen Pemprov Malut akan melakukan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat adat Suku Togutil.
Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Banjir yang melanda kawasan dataran tinggi seperti Puncak dan Cipanas, Kabupaten Cianjur, memicu keprihatinan serius Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

Sejumlah video pejabat daerah kembali ramai diperbincangkan publik di media sosial. Mulai dari Gubernur Malut Sherly Tjoanda hingga Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Dikabarkan Ada Bocah Dibully karena Ngomong Bahasa Inggris, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Just Ignore Them

Dikabarkan Ada Bocah Dibully karena Ngomong Bahasa Inggris, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Just Ignore Them

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos menemui Altaf, bocah asal Ternate yang dicemooh teman-temannya efek kerap bicara bahasa Inggris dengan turis.
Kelewat Jujur, Celetukan Gubernur Sherly Tjoanda saat Cicipi Kenari Sebelei Bikin Warganet Tertawa

Kelewat Jujur, Celetukan Gubernur Sherly Tjoanda saat Cicipi Kenari Sebelei Bikin Warganet Tertawa

Kelewat jujur, celetukan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda saat cicipi buah kenari Desa Sebelei langsung viral di medsos dan sukses bikin warganet tertawa.
Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos geleng-geleng kepala anak-anak terdiam saat dikasih pertanyaan perhitungan dasar matematika viral di medsos.
Tepati Janji Kampanye, Sherly Tjoanda Kunjungi Suku Togutil, Perjuangkan Hunian untuk Masyarakat Adat

Tepati Janji Kampanye, Sherly Tjoanda Kunjungi Suku Togutil, Perjuangkan Hunian untuk Masyarakat Adat

Tepati janji kampanye, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda kunjungi Suku Togutil, perjuangkan hunian untuk masyarakat adat.
Selengkapnya

Viral