GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Utang Pemerintah Tembus Rp9.920 Triliun Akhir Maret 2026, Setara 40,75% PDB

Dalam laporannya, DJPPR menegaskan strategi pengelolaan utang tetap dilakukan secara hati-hati untuk menjaga keseimbangan portofolio pembiayaan negara.
Jumat, 8 Mei 2026 - 09:15 WIB
Ilustrasi rupiah
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Jumlah utang pemerintah kembali bertambah pada kuartal pertama 2026. Berdasarkan laporan terbaru Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), total utang pemerintah akhir Maret 2026 mencapai Rp 9.920,42 triliun.

Jumlah tersebut setara dengan 40,75% terhadap produk domestik bruto (PDB). Meski meningkat dibanding akhir tahun lalu, rasio tersebut masih berada di bawah ambang batas maksimal 60% dari PDB sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Keuangan Negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bila dibandingkan posisi per Desember 2025 sebesar Rp 9.637,9 triliun, terdapat kenaikan sekitar Rp 282,52 triliun dalam tiga bulan pertama tahun ini. Pada akhir 2025 lalu, rasio utang pemerintah tercatat berada di level 40,46% terhadap PDB.

Dalam laporannya, DJPPR menegaskan strategi pengelolaan utang tetap dilakukan secara hati-hati untuk menjaga keseimbangan portofolio pembiayaan negara.

"Pemerintah mengelola utang secara cermat dan terukur untuk mencapai portofolio utang yang optimal dan mendukung pengembangan pasar keuangan domestik," dikutip dari laporan DJPPR Kemenkeu, Jumat (8/5/2026).

Struktur utang pemerintah masih didominasi instrumen Surat Berharga Negara (SBN). Hingga 31 Maret 2026, nilai outstanding SBN mencapai Rp 8.652,89 triliun. Angka itu naik Rp 265,66 triliun dibanding posisi akhir Desember 2025.

Sementara itu, komponen pinjaman tercatat sebesar Rp 1.267,52 triliun atau meningkat Rp 16,85 triliun dibandingkan posisi akhir tahun lalu yang berada di level Rp 1.250,67 triliun.

Peningkatan utang ini sejalan dengan agresivitas pemerintah dalam menyerap dana dari pasar obligasi sejak awal 2026. Berdasarkan catatan lelang Surat Utang Negara (SUN) dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), pemerintah mengambil porsi penawaran yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya.

Sepanjang 2025, total penawaran masuk dalam lelang SUN dan SBSN mencapai sekitar Rp 2.974,65 triliun. Dari jumlah tersebut, pemerintah memenangkan sekitar Rp 917,55 triliun, sehingga rasio penyerapan berada di kisaran 30,85%.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun hingga 5 Mei 2026, total penawaran pada lelang SUN dan SBSN tercatat sekitar Rp865,66 triliun. Pemerintah menyerap sekitar Rp421,10 triliun dari angka tersebut.

Dengan kondisi itu, rasio penyerapan naik menjadi sekitar 48,65%. Artinya, jika tahun lalu pemerintah hanya mengambil sekitar sepertiga dari total penawaran yang masuk, kini porsinya mendekati separuh dari total bid yang tersedia.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelajar SMK dan Relawan SPPG di Sleman Jadi Korban Kekerasan Seksual Usai Dicekoki Miras

Pelajar SMK dan Relawan SPPG di Sleman Jadi Korban Kekerasan Seksual Usai Dicekoki Miras

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan seorang pelajar SMK dan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta menjadi perhatian masyarakat. 
Marak Kecelakaan Akibat Pengguna Jalan Nekat Terobos Rel, KAI Daop 6 Yogyakarta Tutup 38 Perlintasan Liar

Marak Kecelakaan Akibat Pengguna Jalan Nekat Terobos Rel, KAI Daop 6 Yogyakarta Tutup 38 Perlintasan Liar

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta terus menggencarkan penutupan perlintasan liar di sejumlah wilayah operasionalnya. 
Bareskrim Polri Periksa Eks Kapolres Bima Kota hingga Maulangi, Dalami TPPU Kasus Narkoba

Bareskrim Polri Periksa Eks Kapolres Bima Kota hingga Maulangi, Dalami TPPU Kasus Narkoba

Eko menerangkan, tim penyidik juga tenga menelusuri kemungkinan adanya pihak-pihak yang turut menikmati maupun membantu menyamarkan hasil kejahatan.
Cara Kiai Cabul di Pati Perdaya Santriwati, Korban Didoktrin Demi ‘Serap Ilmu’ dari Guru

Cara Kiai Cabul di Pati Perdaya Santriwati, Korban Didoktrin Demi ‘Serap Ilmu’ dari Guru

Bahkan, Kiai Ashari disebut telah melakukan perbuatan tersebut sebanyak 10 kali di lokasi berbeda.
Rupiah Pagi Ini Melemah ke Rp17.350 per Dolar AS di Tengah Potensi Kenaikan Harga BBM Akibat Tingginya Tekanan Fiskal

Rupiah Pagi Ini Melemah ke Rp17.350 per Dolar AS di Tengah Potensi Kenaikan Harga BBM Akibat Tingginya Tekanan Fiskal

Sementara perdagangan di pasar spot pada Jumat, 8 Mei 2026 hingga pukul 09.02 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.350 per dolar AS.
Betapa Kagetnya Orang Tua Temukan Uang Ratusan Ribu dalam Tas Anak Gadisnya, Ternyata Ia Bekerja Jadi PSK

Betapa Kagetnya Orang Tua Temukan Uang Ratusan Ribu dalam Tas Anak Gadisnya, Ternyata Ia Bekerja Jadi PSK

Kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang melibatkan anak di bawah umur kembali mengguncang Kota Blitar. 

Trending

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos berkomitmen Pemprov Malut akan melakukan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat adat Suku Togutil.
TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

Sejumlah video pejabat daerah kembali ramai diperbincangkan publik di media sosial. Mulai dari Gubernur Malut Sherly Tjoanda hingga Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Banjir yang melanda kawasan dataran tinggi seperti Puncak dan Cipanas, Kabupaten Cianjur, memicu keprihatinan serius Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Dikabarkan Ada Bocah Dibully karena Ngomong Bahasa Inggris, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Just Ignore Them

Dikabarkan Ada Bocah Dibully karena Ngomong Bahasa Inggris, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Just Ignore Them

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos menemui Altaf, bocah asal Ternate yang dicemooh teman-temannya efek kerap bicara bahasa Inggris dengan turis.
Kelewat Jujur, Celetukan Gubernur Sherly Tjoanda saat Cicipi Kenari Sebelei Bikin Warganet Tertawa

Kelewat Jujur, Celetukan Gubernur Sherly Tjoanda saat Cicipi Kenari Sebelei Bikin Warganet Tertawa

Kelewat jujur, celetukan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda saat cicipi buah kenari Desa Sebelei langsung viral di medsos dan sukses bikin warganet tertawa.
Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos geleng-geleng kepala anak-anak terdiam saat dikasih pertanyaan perhitungan dasar matematika viral di medsos.
Tepati Janji Kampanye, Sherly Tjoanda Kunjungi Suku Togutil, Perjuangkan Hunian untuk Masyarakat Adat

Tepati Janji Kampanye, Sherly Tjoanda Kunjungi Suku Togutil, Perjuangkan Hunian untuk Masyarakat Adat

Tepati janji kampanye, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda kunjungi Suku Togutil, perjuangkan hunian untuk masyarakat adat.
Selengkapnya

Viral