GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Upaya Optimalisasi Sumber Daya Laut, Ahli Maritim Sampaikan Kritik dan Saran

Menteri Kelautan dan Perikanan (MenKP), Sakti Wahyu Trenggono dalam konferensi pers nasional dan internasional menegaskan bahwa pemanfaatan pasir hasil sedimentasi di laut belum terbuka untuk kegiatan ekspor.
Senin, 25 Maret 2024 - 21:14 WIB
Pengamat Maritim, Marcellus Hakeng Jayawibawa dari IKAL Strategic Centre (IKAL SC)
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Kelautan dan Perikanan (MenKP), Sakti Wahyu Trenggono dalam konferensi pers nasional dan internasional menegaskan bahwa pemanfaatan pasir hasil sedimentasi di laut belum terbuka untuk kegiatan ekspor

Menurutnya, hasil sedimentasi pasir laut ini akan diutamakan untuk kebutuhan reklamasi di dalam negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tanggapan dari pengamat maritim, Marcellus Hakeng Jayawibawa dari IKAL Strategic Centre (IKAL SC) menyatakan bahwa pengerukan pasir laut dapat berpotensi merusak ekosistem pesisir jika tidak dilakukan dengan hati-hati. 

Namun, ia juga menekankan bahwa pengerukan sedimen laut pada dasarnya adalah hal yang lumrah dan diperlukan, terutama dalam konteks pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan.

"Pengerukan sedimentasi di pelabuhan dan muara-muara Sungai, dimana produk yang dihasilkan adalah pasir laut merupakan bagian dari aktivitas pengelolaan sumber daya alam yang lumrah. Namun, penting untuk memperhatikan dampaknya terhadap ekosistem laut dan lingkungan sekitar," jelas Hakeng.

Ia menambahkan bahwa langkah-langkah ekspor pasir laut, terutama ke negara tetangga yang berbatasan langsung dengan Indonesia, seharusnya tidak diizinkan untuk menghindari potensi timbulnya sengketa baru di kemudian hari.

Hakeng juga menyoroti perlunya perlindungan terhadap kawasan konservasi perairan dan ekosistem pesisir.

"Penting untuk mempertimbangkan dampak perizinan pengerukan pasir laut terhadap lingkungan dan menguatkan upaya-upaya untuk melindungi ekosistem pesisir dan pulau-pulau kecil di Indonesia demi keberlanjutan lingkungan hidup dan sumber daya laut negara," ujarnya.

Selain itu, Hakeng menjelaskan bahwa pengerukan pasir hanya logis dan bisa dilakukan di area-area tertentu seperti muara sungai, dan dalam rangka penanganan kedangkalan di pelabuhan. Ini merupakan praktik yang penting dan memiliki sejumlah manfaat yang signifikan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pengerukan pasir untuk menjaga kedalaman pelabuhan adalah praktek yang wajar serta mendukung kelancaran perdagangan dan distribusi barang. Begitu juga di Sungai dan muaranya yang mana salah satunya juga dapat mengurangi dampai banjir selain untuk kepentingan perdagangan melalui kapal-kapal," tuturnya.

Namun, ia menegaskan bahwa ekspor pasir laut, terutama untuk keperluan reklamasi di negara lain, seharusnya tidak dilakukan mengingat masih ada kekurangan pasir untuk kebutuhan dalam negeri. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejuaraan Dunia 2026: China Gagal Juara Umum, Prancis Catatkan Sejarah

Kejuaraan Dunia 2026: China Gagal Juara Umum, Prancis Catatkan Sejarah

China gagal menjadi juara umum usai hanya mampu menggondol satu gelar saja. Sedangkan Prancis mencatatkan sejarah di final Kejuaraan Dunia 2026.
Karier Melesat, 4 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Besar di Tempat Kerja Besok 25 Agustus 2026

Karier Melesat, 4 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Besar di Tempat Kerja Besok 25 Agustus 2026

Karier diprediksi makin cemerlang! 4 zodiak ini berpeluang meraih kesuksesan besar di tempat kerja besok. Cek apakah zodiakmu termasuk di dalamnya!
Sudah Hampir Satu Bulan, Polda Jabar Belum Berhasil Ungkap Kasus Kematian Satpam di Waduk Jatiluhur

Sudah Hampir Satu Bulan, Polda Jabar Belum Berhasil Ungkap Kasus Kematian Satpam di Waduk Jatiluhur

polisi masih mendalami sejumlah hipotesis dan mengumpulkan alat bukti untuk mengetahui penyebab kematian Sumarna serta mengungkap pihak yang bertanggung jawab.
Cyrus Margono Resmi Gabung Java United dengan Status Pinjaman dari Persija Jakarta, Bisa Masuk Skuad Timnas Indonesia?

Cyrus Margono Resmi Gabung Java United dengan Status Pinjaman dari Persija Jakarta, Bisa Masuk Skuad Timnas Indonesia?

Setelah dilepas Persija Jakarta, Cyrus Margono resmi bergabung dengan Java United dengan status pinjaman. Sang kiper masih belum mendapatkan panggilan dari Timnas Indonesia.
Enam Pesawat TNI AU Angkut 31 Ton Bantuan ke NTT dan 500 Pompa untuk Padamkan Karhutla

Enam Pesawat TNI AU Angkut 31 Ton Bantuan ke NTT dan 500 Pompa untuk Padamkan Karhutla

Pemerintah mengerahkan kekuatan udara untuk merespons bencana di sejumlah wilayah Indonesia.
Klasemen Formula 1 2026 Usai F1 GP Belanda: Lewis Hamilton Tempel George Russell, Kim Antonelli Tak Tersentuh di Puncak

Klasemen Formula 1 2026 Usai F1 GP Belanda: Lewis Hamilton Tempel George Russell, Kim Antonelli Tak Tersentuh di Puncak

Klasemen Formula 1 2026 usai F1 GP Belanda 2026, di mana persaingan antara pembalap semakin ketat. Kimi Antonelli masih berjaya di puncak, sedangkan George Russell ditempel ketat oleh Lewis Hamilton.

Trending

Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Suami pedagang perabot & seragam sekolah di Pasar Bintara, Kota Bekasi, Mulyanto sedih puluhan lapak dan kios termasuk milik sang istri ludes akibat kebakaran.
Duka NTT hingga Kalimantan: Ikhtiar dengan Doa Memohon Perlindungan dari Segala Bencana

Duka NTT hingga Kalimantan: Ikhtiar dengan Doa Memohon Perlindungan dari Segala Bencana

Rangkaian bencana besar melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada beberapa hari. Mulai dari gempa bumi di NTT hingga Karhutla di Kalimantan. Bacalah doa ini
Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Peristiwa kebakaran hebat terjadi di area kawasan Pasar Bintara, Kota Bekasi, tepatnya di depan Stasiun Cakung pada Minggu (24/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Di Tengah Bencana Karhutla Kalimantan, Amalkan Shalat Istisqa’ dan Doa Meminta Hujan Agar Api Segera Padam

Di Tengah Bencana Karhutla Kalimantan, Amalkan Shalat Istisqa’ dan Doa Meminta Hujan Agar Api Segera Padam

Di tengah kekeringan akibat kemarau panjang, termasuk maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kalimantan. Baca doa meminta hujan berikut.
TPOS Gedebage Bandung Ditargetkan Rampung 2027, Bakal Olah 300 Ton Sampah

TPOS Gedebage Bandung Ditargetkan Rampung 2027, Bakal Olah 300 Ton Sampah

Tempat Pengolahan Sampah Organik dan Sirkular (TPOS) Gedebage, Bandung, ditargetkan rampung 2027 mendatang. 
Operasi Pemadaman Diperkuat, 62 Persen Area Karhutla Berhasil Dikendalikan

Operasi Pemadaman Diperkuat, 62 Persen Area Karhutla Berhasil Dikendalikan

Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah terus menunjukkan perkembangan
Siap-Siap Dikepung Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 25 Agustus 2026: Virgo Panen Dana Ekstra

Siap-Siap Dikepung Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 25 Agustus 2026: Virgo Panen Dana Ekstra

Memasuki 25 Agustus 2026, beberapa zodiak diprediksi memiliki prospek keuangan yang cukup cerah. Apakah kamu salah satu yang bakal bercuan deras esok hari?
Selengkapnya

Viral