GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pendeta yang Jadi Tersangka Pencurian Sawit Telepon Kapolda Riau Minta Perlindungan

Kasus perampasan sepeda motor yang melibatkan Tersangka Iwan Sarjono makin menarik perhatian publik. Dalam percakapan yang beredar luas di media sosial WhatsApp, Iwan Sarjono meminta perlindungan kepada Kapolda Riau Irjen Muhammad Iqbal. Durasi percakapan tersebut viral di media sosial.
Selasa, 26 Maret 2024 - 18:58 WIB
sawit
Sumber :
  • Antara

Riau, tvOnenews.com - Kasus perampasan sepeda motor yang melibatkan Tersangka Iwan Sarjono makin menarik perhatian publik. Dalam percakapan yang beredar luas di media sosial WhatsApp, Iwan Sarjono meminta perlindungan kepada Kapolda Riau Irjen Muhammad Iqbal. Durasi percakapan tersebut viral di media sosial.

Dalam percakapannya, Iwan Sarjono, yang mengaku sebagai seorang pendeta, mengklaim bahwa dirinya adalah korban dalam kasus pencurian buah sawit di Polres Pelalawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyatakan bahwa dirinya hanya mengamankan buah sawit tersebut, namun malah menjadi terlapor dalam kasus tersebut.

“Pak Kapolda, saya dituduh pencuri sawit, padahal saya hanya mengamankan buah sawitnya, malah saya menjadi terlapor,” kata Iwan, dikutip Senin (25/3/2024).

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Riau Irjen Muhammad Iqbal menjawab bahwa Iwan Sarjono sebaiknya bertemu dengan Kepala Bidang Propam, Johanes. Ia menyuruh Iwan Sarjono untuk menyampaikan hal tersebut kepada Johanes. Kapolda Riau kemudian mematikan telepon selulernya.

Iwan Sarjono diduga sebagai pelaku pencurian buah sawit milik Mastiur. Kejadian tersebut terjadi sekitar 5 ton buah sawit di jalan Poros, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau pada tanggal 19 Desember 2023. Meskipun ada surat laporan terkait pencurian tersebut, diduga pihak Polres Pelalawan Riau melakukan pembiaran.

Korban akhirnya membuat laporan ke Polres Pelalawan, namun kasus Iwan Sarjono belum diproses oleh pihak kepolisian. Status Iwan Sarjono sebagai tersangka belum dijadikan Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh pihak kepolisian.

Publik pun mempertanyakan mengapa kasus Iwan Sarjono yang sudah menjadi tersangka belum dijadikan DPO. Muncul dugaan bahwa kasus ini memiliki lindungan kuat di baliknya, sehingga pihak kepolisian enggan menetapkan Iwan Sarjono sebagai DPO.

Pada 5 Desember 2022, terlihat postingan di Facebook salah satu pengacara Iwan Sarjono, Poltak Parningotan Silitonga. Postingan tersebut menampilkan foto 4 orang pengacara Iwan Sarjono bersama Kapolda Riau Irjen Muhammad Iqbal S.Ik, MH, dan Direktur Kriminal Umum Polda Riau Kombes Asep Dermawan di Hotel Aryaduta Pekanbaru Riau.

Publik pun bertanya-tanya mengapa Kapolda Riau dan Dirkrimum Polda Riau berfoto bersama pengacara-pengacara Iwan Sarjono. Terdapat dugaan kuat bahwa salah satu pengacara, Kamaruddin Simanjuntak, diberikan fee awal berupa sebidang tanah seluas 50 hektar di Kabupaten Pelalawan Riau.

Wartawan mencoba menemui Dirkrimum Polda Riau, namun dirinya mengatakan bahwa kasus tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan Polres Pelalawan Riau, bukan Polda Riau.

Dirkrimum menjelaskan bahwa kasus Iwan Sarjono adalah wewenang Polres Pelalawan dan Polsek Pangkalan Kuras. Wartawan diminta untuk menghubungi Kapolres Pelalawan untuk informasi lebih lanjut.

“Itu sepenuhnya adalah wewenang dari Polres Pelalawan dan juga Polsek Pangkalan Kuras. Jadi silakan ditanyakan ke Kapolresnya ya mas,” ucap Asep.

Wartawan juga mencoba mengkonfirmasi kepada Kapolda Riau Irjen Muhammad Iqbal perihal rekaman pembicaraan antara Kapolda Riau dan Iwan Sarjono.

Dalam rekaman tersebut, Iwan Sarjono meminta petunjuk kepada Iqbal terkait nasibnya sebagai tersangka dalam kasus perampasan di Polsek Pangkalan Kuras.

Iqbal menyarankan agar Iwan mendatangi Polda Riau dan bertemu dengan Kabid Propam, Johanes, dengan menyebutkan nama Kapolda Riau.

“Bapak datang saja ke Polda temui Kabid Propam ya. Pak Johanes Pak Kabid-nya ya bilang disuruh saya,” ujar Iqbal dalam rekaman tersebut.

Iqbal menyatakan semua orang bebas menghubungi Kapolda tanpa batasan. Ia menjelaskan bahwa dirinya bukan hanya seorang pejabat, tetapi juga pelayan masyarakat dan pengayom. 

Namun, Kapolda Riau mengaku tidak mengetahui siapa Iwan Sarjono saat itu, karena saat Iwan Sarjono menghubungi Kapolda Riau, Iwan Sarjono hanya merupakan masyarakat yang mengadukan dugaan perlakuan tidak adil terhadap dirinya.

Kapolda Riau mengarahkan Iwan Sarjono untuk menemui Kabid Propam dan jika tidak puas, dapat menemui dirinya.

Ketika wartawan kembali mempertanyakan dugaan bahwa rekaman tersebut disebarkan sebagai alat untuk menakut-nakuti atau melindungi tersangka, Iqbal menegaskan jika ada bukti, siapapun yang menggunakan rekaman tersebut dengan cara yang salah telah melanggar etika.

Iqbal menegaskan jika Iwan Sarjono terbukti menakut-nakuti atau melakukan pelanggaran hukum, hukuman terhadap dirinya akan tetap ditegakkan.

Kepala Seksi Intelijen Pelalawan Riau, Misael Asarya Tambunan, mengatakan pihaknya belum menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) terkait tersangka Iwan Sarjono.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Perkara IS yang masuk ke kami hanya tentang pencurian dengan kekerasan, itupun SPDP sudah kita kembalikan ke penyidik karena belum ada tindak lanjut,” ujarnya.

Hingga saat ini, Iwan Sarjono masih tetap berstatus sebagai tersangka, bukan DPO. Padahal, masyarakat sering melihat Iwan Sarjono beraktivitas di wilayah hukum Polsek Pangkalan Kuras. (ebs)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Punya Misi Remontada, Malaysia Ingin Pulangkan Thailand untuk Jumpa Garuda Pertiwi di Final Srikandi Merdeka Cup 2026

Punya Misi Remontada, Malaysia Ingin Pulangkan Thailand untuk Jumpa Garuda Pertiwi di Final Srikandi Merdeka Cup 2026

Malaysia memiliki misi remontada untuk membalaskan kekalahan tim dari Garuda Pertiwi di babak penyisihan grup ketika tampil di perebutan juara.
Ayah di Pamekasan Diduga Perkosa Anak Kandung hingga Hamil dan Melahirkan

Ayah di Pamekasan Diduga Perkosa Anak Kandung hingga Hamil dan Melahirkan

Seorang pria berinisial SI (45), warga Pamekasan, Madura, Jawa Timur, diduga tega memperkosa anak kandungnya sendiri, SW (14).
Hampir Digagalkan Putri Nusantara, Yordania Antisipasi Misi Balas Dendam Garuda Pertiwi di Semifinal Srikandi Merdeka Cup

Hampir Digagalkan Putri Nusantara, Yordania Antisipasi Misi Balas Dendam Garuda Pertiwi di Semifinal Srikandi Merdeka Cup

Yordania memberikan antisipasi penuh pada Garuda Pertiwi dalam pertandingan yang akan berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026).
PELNI Berikan Fasilitas Gratis Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

PELNI Berikan Fasilitas Gratis Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

PELNI membuka pengiriman bantuan kemanusiaan gratis dari seluruh Indonesia untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pemprov Jatim Salurkan 64 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Pemprov Jatim Salurkan 64 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pelindo dan BNN Jawa Timur Edukasi Pelajar Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Pelindo dan BNN Jawa Timur Edukasi Pelajar Cegah Penyalahgunaan Narkoba

PT PTP bersama Pelindo Regional 3 dan BNN Provinsi Jatim gelar sosialisasi anti narkoba bertajuk “Sekolah Merdeka Tanpa Narkoba, Bersama Sobat Ananda Bersinar” di SMAN 8 Surabaya.

Trending

Ayah di Pamekasan Diduga Perkosa Anak Kandung hingga Hamil dan Melahirkan

Ayah di Pamekasan Diduga Perkosa Anak Kandung hingga Hamil dan Melahirkan

Seorang pria berinisial SI (45), warga Pamekasan, Madura, Jawa Timur, diduga tega memperkosa anak kandungnya sendiri, SW (14).
PELNI Berikan Fasilitas Gratis Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

PELNI Berikan Fasilitas Gratis Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

PELNI membuka pengiriman bantuan kemanusiaan gratis dari seluruh Indonesia untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hampir Digagalkan Putri Nusantara, Yordania Antisipasi Misi Balas Dendam Garuda Pertiwi di Semifinal Srikandi Merdeka Cup

Hampir Digagalkan Putri Nusantara, Yordania Antisipasi Misi Balas Dendam Garuda Pertiwi di Semifinal Srikandi Merdeka Cup

Yordania memberikan antisipasi penuh pada Garuda Pertiwi dalam pertandingan yang akan berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026).
Punya Misi Remontada, Malaysia Ingin Pulangkan Thailand untuk Jumpa Garuda Pertiwi di Final Srikandi Merdeka Cup 2026

Punya Misi Remontada, Malaysia Ingin Pulangkan Thailand untuk Jumpa Garuda Pertiwi di Final Srikandi Merdeka Cup 2026

Malaysia memiliki misi remontada untuk membalaskan kekalahan tim dari Garuda Pertiwi di babak penyisihan grup ketika tampil di perebutan juara.
Pemprov Jatim Salurkan 64 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Pemprov Jatim Salurkan 64 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Link Live Streaming Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs Sore Ini: Menanti Reuni Megawati Hangestri dengan Kim Yeon-koung

Link Live Streaming Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs Sore Ini: Menanti Reuni Megawati Hangestri dengan Kim Yeon-koung

Link live streaming Hyundai Hillstate vs Wonder Dogs di acara Rookie Coach Kim Yeon-koung 2 hari ini, Kamis (20/8/2026). Megawati Hangestri akan reuni dengan idola sekaligus mantan rivalnya yakni Kim Yeon-koung.
Link Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Diburu, Sebenarnya Apa Isinya? Waspada Hoaks dan Link Phishing

Link Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Diburu, Sebenarnya Apa Isinya? Waspada Hoaks dan Link Phishing

Video viral kasir Indomar*t yang disebut berdurasi 7 menit ramai dicari di TikTok dan X. Ini fakta isi video dan alasan warganet diminta waspada hoaks serta link phishing.
Selengkapnya

Viral