News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gadis ABG Tewas Dicekik Lalu Digantung di Pohon oleh Pacarnya Gegara Mau Ngadu Pernah Bersetubuh

Seorang gadis ABG inisial S (14) di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat tewas dihabisi kekasihnya sendiri. Korban dianiaya hingga tewas lalu digantung di pohon
Kamis, 28 Maret 2024 - 07:38 WIB
Polres Pasangkayu gelar jumpa pers kasus pembunuhan gadis remaja yang dibunuh oleh pacarnya.
Sumber :
  • Humas Polres Pasangkayu

Pasangkayu, tvOnenews.com - Seorang gadis ABG inisial S, (14) di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat tewas dihabisi kekasihnya sendiri.

Gadis ABG itu tewas dibunuh pacarnya berinisial O (18) dengan cara sadis yaitu dicekik lalu digantung di pohon coklat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Pasangkayu AKBP Candra Kurnia Setiawan membeberkan kronologi dan motif pembunuhan sadis tersebut.

Kasus ini berawal dari cek-cok yang berlanjut penganiayaan hingga berujung ke pembunuhan. Pemuda berinisial O ini, menganiaya kekasihnya hingga tewas. 

"Jadi, pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban yang tak lain adalah kekasihnya sendiri. Akibatnya korban meninggal dunia," kata AKBP Candra dalam keterangannya, Rabu (27/3/2024).

Menurut Candra, pelaku menganiaya krkasihnya tersebut dengan cara mencekik leher korban hingga tak bernyawa. 

Setelah korban tewas, selanjutnya pelaku membawa jasad korban dan menggantungnya di pohon coklat.

Pelaku sengaja menggantung korban di pohon itu, demi menghilangkan jejak sehingga seolah-olah korban melakukan bunuh diri. 

"Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata korban dibunuh oleh kekasihnya sendiri," terang Candra.

Usut punya usut, Candra mengungkap bahwa korban dan pelaku sebenarnya masih memiliki hubungan saudara.

Namun, keduanya menjalin hubungan kekasih hingga terlalu jauh sampai melakukan hubungan badan layaknya suami istri. 

"Mereka juga menjalin hubungan spesial dan melakukan persetubuhan," katanya.

Hingga seiring berjalannya waktu, korban dan pelaku pun cekcok. 

Korban saat cekcok coba mengancam akan membongkar ke keluarganya bahwa pernah melakukan hubungan badan layaknya suami istri dengan pelaku. 

Sontak, pelaku yang dengar ancaman itu geram. 

Dengan gelap mata, pelaku menganiaya korban hingga tewas. 

"Jadi pelaku marah karena korban mau bercerita ke keluarganya jika sudah melakukan hubungan badan dengan pelaku. Di situ pelaku langsung menganiaya korban hingga meninggal," katanya Setelah menghabisi nyawa sang pacar, pelaku bawa jasad korban sekitar 100 meter dari rumahnya. 

Nah, di situ korban digantung di pohon coklat. Tujuan pelaku agar seolah-olah korban tewas karena bunuh diri dengan cara gantung diri. 

Candra menambahkan, indisen pembunuhan tersebut terungkap setelah korban ditemukan di Dusun Purnama Baru, Desa Kalola, Kecamatan Bambalamotu pada Senin 25 Maret 2024. 

Dugaan awal, korban awalnya ditemukan warga dalam kondisi tewas tergantung. 

Warga sempat mengira korban tewas usai melakukan percobaan bunuh diri. 

Namun setelah diselidiki, ternyata korban dibunuh sang pacar. Status pelaku kini telah ditahan dan jadi tersangka. 

O mendekam sementara di Mapolres Pasangkayu guna menjalani proses lebih lanjut.(muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berharap Malaysia dan Singapura menunjukkan kemampuan terbaiknya saat berhadapan pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Penjelasan Igor Tolic soal Pelatih Kiper Persib Bandung Mario Jozic yang Tiba-Tiba Mudik ke Kroasia

Penjelasan Igor Tolic soal Pelatih Kiper Persib Bandung Mario Jozic yang Tiba-Tiba Mudik ke Kroasia

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic buka suara soal isu perginya Mario Jozic dari jabatan pelatih kiper. Dia tidak menampik bahwa Mario Jozic memilih pulang ke Kroasia.
Sidang Perdana Taufik Hidayat Terdakwa Penganiayaan dan Penyekapan Wanita di Bandung Digelar Tertutup

Sidang Perdana Taufik Hidayat Terdakwa Penganiayaan dan Penyekapan Wanita di Bandung Digelar Tertutup

PN Bale Bandung menggelar sidang perdana Taufik Hidayat terdakwa penganiayaan dan penyekapan terhadap wanita berinisial YTR secara tertutup. 
Pilu, Keluarga Ungkap Alasan Maulana Korban KM Virgo Bawa KTP Neneknya yang Sudah Meninggal

Pilu, Keluarga Ungkap Alasan Maulana Korban KM Virgo Bawa KTP Neneknya yang Sudah Meninggal

Keluarga ungkap alasan pilu Maulana Purwo Wibowo, korban meninggal dunia tenggelamnya KM Virgo membawa KTP sang nenek yang sudah tiada.
Ini Manfaat Baca Basmalah Bagi Umat Muslim saat Memulai Aktivitas Sehari-hari

Ini Manfaat Baca Basmalah Bagi Umat Muslim saat Memulai Aktivitas Sehari-hari

Bagi umat muslim, jangan lupa untuk selalu membaca basmalah atau Bismillahirrahmanirrahim saat memulai aktivitas sehari-hari, simak manfaatnya.
Kim Sang-sik Keluhkan Kualitas Skuad Vietnam di FIFA ASEAN Cup 2026: Jika Saja Ada Nguyen Xuan Son

Kim Sang-sik Keluhkan Kualitas Skuad Vietnam di FIFA ASEAN Cup 2026: Jika Saja Ada Nguyen Xuan Son

Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, mengeluhkan kualitas skuadnya yang pincang di FIFA ASEAN Cup 2026. Ketiadaan Nguyen Xuan Son pun memberikan dampak di laga kontra Thailand.

Trending

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

Berikut ini enam zodiak yang diprediksi bakal paling beruntung soal karier pekerjaan besok, 1 Oktober 2026, cek adakah zodiak milikmu.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
Megawati Hangestri Ungkap Skill Baru di Tahun Ketiga Tinggal di Korea, Bikin Aktivitas Makin Mudah

Megawati Hangestri Ungkap Skill Baru di Tahun Ketiga Tinggal di Korea, Bikin Aktivitas Makin Mudah

Memasuki tahun ketiga berkarier di Korea Selatan, Megawati Hangestri menunjukkan perkembangan tak hanya di dalam lapangan. Megatron mengungkap dirinya kini.
Selengkapnya

Viral