News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MK Diminta Panggil Kapolri Jadi Saksi soal Nusantara Cooling System, Dugaan Pelanggaran hingga Anggaran Disinggung

Mahkamah Konstitusi diminta memanggil Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai saksi di sidang sengketa Pilpres 2024 terkait Nusantara Cooling System.
Jumat, 5 April 2024 - 17:32 WIB
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo
Sumber :
  • Humas Polri

Jakarta, tvOnenews.com - Lembaga Pemantau Pemilu Nasional yaitu Progressive Democracy Watch (Prodewa) meminta Mahkamah Konstitusi (MK) memanggil Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai saksi sidang sengketa Pilpres 2024.

Direktur Eksekutif Nasional Prodewa, Muhammad Fauzan Irvan, menyebutkan pemanggilan tersebut untuk membuat jelas terkait dugaan terjadi pelanggaran pemilu secara Terstruktur Sistematis dan Masif (TSM) oleh Institusi Polri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami meminta MK segera memanggil bapak Kapolri untuk memberikan kesaksian dan penjelasan atas dugaan kami yaitu terjadinya dugaan pelanggaran pemilu secara TSM yang dilakukan oleh institusi Polri," ujar Fauzan, Jumat (5/4/2024).

Dugaan ini buntut adanya laporan dari masyarakat kepada pihaknya selaku lembaga pemantau pemilu bahwa ada dugaan kuat penyalahgunaan kewenangan dan kekuasaan untuk memenangkan paslon tertentu.

Dia mengatakan Polri dengan memiliki struktur sampai lapisan paling bawah (Polsek) diduga sangat masif menggiring dan memobilisasi masyarakat untuk memilih Paslon tertentu.

“Selain itu anggaran Polri yang begitu besar juga berpotensi disalahgunakan untuk kepentingan politik tertentu. Bahkan ada laporan ke kami Polri melalui jaringan nya membiayai berbagai relawan dari paslon capres cawapres tertentu," lanjut Fauzan.

Fauzan mengatakan Polri juga berpotensi mengkriminalisasi kepala daerah atau tokoh tokoh yang tidak sejalan dengan kepentingan Polri. Di sisi lain, dia juga mempertanyakan urgensi dibentuknya operasi Nusantara Cooling System (NCS) Polri yang dipimpin oleh Wakabareskrim Polri.

“Kami menilai setelah permasalahan satgas merah putih nya Ferdi Sambo dibubarkan,sudah tidak perlu lagi di buat satgas dan tim operasi khusus lagi di Polri, karena ini khawatir akan menimbulkan sambo sambo berikut nya," bebernya.

Dia khawatir operasi NCS ini disalahgunakan kewenangannya untuk menggalang dan mengkonsolidasikan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta anak muda yang kritis untuk dibungkam agar tidak kritis lagi dan diarahkan memilih paslon tertentu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fauzan juga menilai MK perlu meminta penjelasan kepada Kapolri terkait keberadaan operasi NCS di tubuh Polri. Dia menilai keterangan Kapolri sangat diperlukan.

“Kami menilai keterangan Kapolri lebih penting daripada menteri-menteri yang dipanggil MK, karena Polri memiliki menurut kami lembaga yang paling mampu berpotensi melakukan pelanggaran pemilu yang bersifat terstruktur, sistematis dan masif," pungkasnya. (saa/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Deretan Rekor Ajaib Cristiano Ronaldo Usai Bawa Portugal Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026: Lionel Messi Bisa Menyusul?

Deretan Rekor Ajaib Cristiano Ronaldo Usai Bawa Portugal Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026: Lionel Messi Bisa Menyusul?

Cristiano Ronaldo membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk cetak sejarah. Kapten Timnas Portugal itu torehkan rekor usai lolos 16 besar Piala Dunia 2026.
Jaga Defisit APBN, Purbaya Bakal Seleksi Usulan Tambahan Anggaran Rp 984 Triliun untuk K/L

Jaga Defisit APBN, Purbaya Bakal Seleksi Usulan Tambahan Anggaran Rp 984 Triliun untuk K/L

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, pihaknya bakal menyeleksi usulan tambahan anggaran Kementerian/Lembaga (K/L), yang mencapai Rp 984 triliun untuk tahun anggaran 2027.
Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika Jaringan Internasional

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika Jaringan Internasional

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) membongkar jaringan penyelundupan narkotika internasional. Narkoba yang diselendupkan
Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Puji Penampilan Nyaris Sempurna Spanyol

Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Puji Penampilan Nyaris Sempurna Spanyol

Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, lontarkan pujian buat Mikel Oyarzabal setelah jadi aktor utama kemenangan La Furia Roja di 32 besar Piala Dunia 2026.
OTT, KPK Ringkus Bupati Langkat Syah Afandin

OTT, KPK Ringkus Bupati Langkat Syah Afandin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Sumatera Utara. Dalam OTT tersebut, KPK menangkap Bupati Langkat Syah Afandin.
Spanyol Terlalu Tangguh! David Alaba Beberkan Penyebab Austria Gagal ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Spanyol Terlalu Tangguh! David Alaba Beberkan Penyebab Austria Gagal ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Kapten Timnas Austria, David Alaba, mengakui keunggulan Spanyol setelah tersingkir dari Piala Dunia 2026. Menurutnya, La Furia Roja tampil di level yang tinggi.

Trending

Sadis, 21 Adegan Ini Ungkap Kekejaman Taufik Hidayat Siksa YTR Pakai Besi Meja Hingga Golok

Sadis, 21 Adegan Ini Ungkap Kekejaman Taufik Hidayat Siksa YTR Pakai Besi Meja Hingga Golok

Polda Jawa Barat menggelar rekonstruksi kasus kekerasan yang dilakukan Taufik Hidayat terhadap seorang wanita berinisial YTR. 
KPK: Ada Dugaan Pungli di Kantor Imigrasi Depok

KPK: Ada Dugaan Pungli di Kantor Imigrasi Depok

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, saksi yang berasal dari Kanim Depok didalami soal dugaan penerimaan uang.
Aldi Taher Murka usai Baskara Putra Sebut Kameramen Tolol dan Katro, Langsung Serang Balik Bilang Gini

Aldi Taher Murka usai Baskara Putra Sebut Kameramen Tolol dan Katro, Langsung Serang Balik Bilang Gini

Setelah cuitan Baskara Putra di media sosial X viral dan menuai pro kontra, artis Aldi Taher ikut turun tangan memberikan pembelaan kepada kameramen.
Tragedi Berdarah Penggerebekan Kasus Narkoba di Katingan Kalteng: Satu Polisi Gugur, Dua Lainnya Hilang

Tragedi Berdarah Penggerebekan Kasus Narkoba di Katingan Kalteng: Satu Polisi Gugur, Dua Lainnya Hilang

Sebuah misi pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berujung duka mendalam. 
KPK Diduga Lakukan OTT di Binjai, Oknum Pejabat yang Diamankan Diduga dari Langkat

KPK Diduga Lakukan OTT di Binjai, Oknum Pejabat yang Diamankan Diduga dari Langkat

Baru-baru ini warga Sumut dihebohkan dengan pemberitaan KPK diduga lakukan OTT Bupati di Sumut. Bahkan, kabar yang beredar diduga KPK lakukan OTT di Kota Binjai
Sudah 7 Bulan Bergulir Bagaimana Kabar Kasus CCTV Inara Rusli? Kini Ada Dugaan Bukti Dihilangkan

Sudah 7 Bulan Bergulir Bagaimana Kabar Kasus CCTV Inara Rusli? Kini Ada Dugaan Bukti Dihilangkan

Penanganan kasus dugaan akses ilegal rekaman CCTV milik artis Inara Rusli hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Spanyol Menang Mudah atas Austria

Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Spanyol Menang Mudah atas Austria

Spanyol memastikan diri sebagai tim ke-11 yang lolos ke babak 16 besar dengan mengalahkan Austria dengan skor akhir 3-0 di Stadion Los Angeles, Jumat (3/7/2026) dini hari WIB.
Selengkapnya

Viral