GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cuman Salah Paham, Bentrokan TNI AL Vs Brimob Dipicu Tak Terima Dapat Teguran, 5 Orang Terluka dan Pos Polisi Rusak

Prajurit TNI AL vs Brimob bentrok di Pelabuhan Sorong dipicu salah paham, 5 terluka serta 3 pos polisi dan Kantor Polsek KP3 Laut dirusak, Minggu (14/4/2024).
Minggu, 14 April 2024 - 19:27 WIB
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar.
Sumber :
  • ANTARA/Genta Tenri Mawangi/aa

Sorong, tvOnenews.com - Bentrokan yang terjadi antara anggota TNI AL vs Brimob di Pelabuhan Sorong, Papua Barat sempat memanas dan menggeser yang menyebabkan tiga pos polisi dan Kantor Polsek KP3 Laut di Kota Sorong dirusak, Minggu (14/4/2024).

Berawal dari video yang beredar melihatkan kronologi lengkap yang dipicu dari seorang Personel Batalion B Pelopor Brimob yang tidak terima ditegur oleh anggota TNI AL yang merupakan seorang Pomal dari Marhanlan XIV/Sorong di Pelabuhan Sorong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini membuat lima orang mengalami luka-luka, meskipun ada tiga pos polisi dan salah satu kantor Polsek yang harus dirusak dipicu dari dampak setelah bentrokan anggota TNI AL vs Brimob sebelumnya.

Salah satu prajurit TNI AL harus ada yang mengalami terluka parah di bagian kanan kepalanya lantaran sudah berdarah-darah dari video yang beredar.

Tetapi dari pihak Kepolisian juga ada yang mengalami serupa yang mengalami luka-luka dari video yang beredar lainnya.

Akhirnya Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI I Made Wira Hady Arsanta Wardhana menginformasikan sudah menerima laporan terjadinya bentrokan TNI AL vs Brimob.


Situasi Prajurit TNI AL Vs Personel Batalion B Pelopor Brimob bentrok di Pelabuhan Sorong, Papua Barat, Minggu (14/4/2024). (Istimewa)

Berawal dari pemukulan yang dilakukan seorang anggota Brimob karena tidak terima mendapatkan teguran dari seorang Prajurit TNI AL yang sedang bertugas saat ingin menaikkan keluarganya ketika Kapal Sinabung Sandar baru tiba di Pelabuhan Sorong.

"Anggota kita yang lagi Pam mudik berjaga di pelabuhan. Itu terjadi pemukulan oleh Brimob," kata Made kepada wartawan.

Namun, anggota Brimob tersebut kembali meminta izin kepada seorang Pomal ketika keluarganya sudah menaiki kapal. Tetapi lagi-lagi anggota TNI AL kembali memberikan tegurannya yang langsung terkena hantaman dari Brimob yang sedang tidak memakai baju Dinas itu.

Terlepas dari itu, seorang Pomal yang baru saja dihantam langsung melakukan pukulan balasan. Sontak saja anggota Brimob tersebut langsung memanggil teman-temannya.

Pada akhirnya perkelahian pecah sampai mengarah ke pintu masuk ruang tunggu Keberangkatan Kantor Pelindo IV Sorong, Papua Barat.

Untuk saat ini, Made akan masih mencari awal permasalahannya secara rinci lantaran masih fokus terhadap seorang prajurit TNI AL yang mengalami luka berat di bagian kepala, seperti yang terekam di dalam video yang beredar.

"Penyebab apa sementara kami dalami, dan yang utama selamatin dulu yang dipukul, karena kepala luka berat," ujar Kadispenal Laksamana Pertama TNI itu.

Sampai saat ini, dengan jumlah lima orang yang terluka akibat bentrokan sempat memanas antara anggota TNI AL dengan Brimob, sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat.

Kapuspen TNI Mayjen Nugraha Gumilar membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun, penyebabnya dipicu hanya kesalahpahaman akibat seorang petugas Batalion B Brimob tidak terima dengan teguran dari anggota Pomal dari Marhanlan XIV/Sorong.

Kebetulan memang tempat tersebut menjadi objek vital di bagian Pelabuhan Sorong. Sehingga harus dijaga oleh seorang Pomal yang sudah menjadi tugasnya.

Saat ini masing-masing pimpinan dari kedua belah pihak sedang mengkoordinasikan anak buahnya agar melakukan mediasi.

"Tindakan yang dilakukan masing-masing pimpinan mengendalikan anak buahnya, dan melakukan mediasi," tutur Nugraha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Polri dan TNI sedang melakukan patroli pada lokasi ujian atau peristiwa terjadi agar konflik tidak melebar guna menghindari aksi provokasi dari kedua kubu.

"Saat ini kami melaksanakan patroli bersama sebagai tindakan preventif agar tidak terprovokasi dengan kejadian tersebut," pungkas Kapuspen TNI itu. (hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Striker Persipura Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 2 Gol Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Persipura Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 2 Gol Demi Panggilan Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari kompetisi domestik. Striker Persipura, Reno Salampessy, curi perhatian John Herdman dengan cetak 2 gol.
Kasus Koper Wisatawan Hilang di Bromo, Polisi Usut Tuntas

Kasus Koper Wisatawan Hilang di Bromo, Polisi Usut Tuntas

Polres Probolinggo bentuk tim khusus untuk menangani kasus tujuh koper wisatawan mancanegara asal Thailand yang hilang di kawasan Gunung Bromo.
Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadhan 2026 Berpotensi Jatuh 19 Februari, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadhan 2026 Berpotensi Jatuh 19 Februari, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Peneliti BRIN memprediksi awal Ramadhan 2026 di Indonesia berpotensi jatuh 19 Februari karena perbedaan pendekatan hilal global dan hilal lokal.
Juventus Untung hingga 70 Juta Euro, Giuseppe Marotta Sindir Insiden Diving di Derby d'Italia pada 2021

Juventus Untung hingga 70 Juta Euro, Giuseppe Marotta Sindir Insiden Diving di Derby d'Italia pada 2021

Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, menyindir insiden yang terjadi dalam laga Derby d’Italia pada 2021 silam. Pada saat itu, sebuah diving dari Juan Cuadrado sukses membawa Juventus menang.
Viral Preman Modus Jukir Liar Getok Harga Rp100 Ribu ke Pengunjung di Tanah Abang, Delapan Orang Diamankan

Viral Preman Modus Jukir Liar Getok Harga Rp100 Ribu ke Pengunjung di Tanah Abang, Delapan Orang Diamankan

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah preman berkedok juru parkir liar diringkus tim kepolisian di wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (16/2/2026).
Kembali Bersinar di Panggung Global, BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

Kembali Bersinar di Panggung Global, BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

Capaian ini semakin memperkuat posisi BRI Group sebagai institusi keuangan nasional yang konsisten menghadirkan instrumen pendanaan berbasis ESG

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT