News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Tak Terduga Gibran Saat Disebut Sudah Bukan Lagi Kader PDIP

Wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka tanggapi soal dirinya yang disebut bukan lagi kader PDI Perjuangan (PDIP). Gibran: Dipecat juga enggak apa-apa!
Selasa, 23 April 2024 - 15:47 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka
Sumber :
  • Effendy Rois/tvOne

Solo, tvOnenews.com - Wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka tanggapi soal dirinya yang disebut bukan lagi kader PDI Perjuangan (PDIP).

Sebelumnya Ketua Kehormatan DPP PDIP Komarudin Watubun mengatakan jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan anaknya Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka bukan lagi kader PDIP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu Komarudin sampaikan di Kantor DPP PDIP, Senin (22/4/2024) malam.

Gibran, menanggapi pernyataan Komarudin tersebut dengan santai.

"Ya udah, nggak apa-apa," katanya saat ditemui, Selasa (23/4/2024).

Disinggung apakah Gibran akan berlabuh ke partai politik lain? Putra sulung Presiden Jokowi enggan membocorkannya.

"Belum ada pembahasan ke situ, tunggu aja nanti," terangnya.

Dengan tegas Gibran mengatakan tidak masalah jika dirinya sudah tidak dianggap sebagai kader PDIP lagi.

Bahkan Gibran mengaku tak masalah dipecat dari PDIP.

"Enggak apa-apa. Dipecat juga enggak apa-apa," pungkasnya.

Zulhas Klaim Gibran Masuk PAN

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan alias Zulhas menanggapi terkait pernyataan PDIP yang menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka sudah tidak lagi menjadi kader PDIP.

Menurutnya, Jokowi dan Gibran tidak perlu repot mencari partai pengganti PDIP. Sebab, Jokowi dan Gibran sudah menjadi keluarga PAN.

“Jadi Pak Jokowi, Mas Gibran enggak usah repot-repot lah. Kan sudah berkali-kali, keluarga Pak Jokowi keluarga PAN, PAN keluargannya Pak Jokowi,” kata Zulhas di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2024).

Oleh karena itu, dia menyebut pihaknya sangat terbuka jika Jokowi dan Gibran bergabung ke PAN menjadi kader.

“Jadi sudah jelas, eggak usah kesana kemari, ngapain. Sudah ada rumahnya, namannya Partai Amanat Nasional (PAN),” ujar Zulhas.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun menyebut Jokowi sudah tidak lagi menjadi kader PDIP. Kata dia, Jokowi sekarang sudah berada di kubu Prabowo-Gibran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ah, orang sudah di sebelah sana bagaimana mau dibilang bagian masih dari PDI Perjuangan, yang benar saja,” kata Komarudin di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2024).

Kendati demikian, dia tidak mengungkapkan apakah PDIP yang memecat Jokowi atau Jokowi yang mengundurkan diri dari partai.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Titel Juara Bertahan, Iran Targetkan Kemenangan dari Irak di Semifinal Piala Asia 2026

Titel Juara Bertahan, Iran Targetkan Kemenangan dari Irak di Semifinal Piala Asia 2026

Pelatih Iran, Vahid Shamsaee, menegaskan timnya datang dengan status juara bertahan sekaligus pemilik rekor mentereng di ajang Piala Asia Futsal.
Bursa Transfer Pemain Paruh Musim Belum Tuntas, Bos Persib Konfirmasi Kehadiran Pemain Spanyol

Bursa Transfer Pemain Paruh Musim Belum Tuntas, Bos Persib Konfirmasi Kehadiran Pemain Spanyol

Umuh Muchtar sebagai Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) buka suara membeberkan identitas pemain baru Persib, Sergio Castel.
Kecewa dengan Al Nassr, Cristiano Ronaldo Pulang Kampung ke Portugal

Kecewa dengan Al Nassr, Cristiano Ronaldo Pulang Kampung ke Portugal

Cristiano Ronaldo pulang kampung ke negaranya, Portugal. Namun kepulangan megabintang berjuluk CR7 itu bukan sekadar agenda pribadi, melainkan diduga kuat ber-
Geolog Sarankan Pengalihan Aliran Air untuk Cegah Pergerakan Longsoran Raksasa di Aceh Tengah

Geolog Sarankan Pengalihan Aliran Air untuk Cegah Pergerakan Longsoran Raksasa di Aceh Tengah

Fenomena longsoran tanah raksasa di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, dinilai memerlukan penanganan segera. Ahli Geologi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Bambang Setiawan, menyarankan pengalihan aliran air permukaan sebagai langkah jangka pendek untuk memperlambat pergerakan tanah di lokasi tersebut.
Lulus Tapi Belum Meyakinkan: Debut Tak Terduga Michael Carrick Diuji Blok Rendah Fulham, Bagaimana Masa Depan Setan Merah?

Lulus Tapi Belum Meyakinkan: Debut Tak Terduga Michael Carrick Diuji Blok Rendah Fulham, Bagaimana Masa Depan Setan Merah?

Kalimat “Fulham adalah ujian sesungguhnya bagi Michael Carrick” pun menggema di hari-hari awal masa tugasnya. Pertanyaannya bagaimana Setan Merah membongkar pertahanan
Sempat Berdalih Tewas karena Kecelakaan, Begini Kronologi Suami Bunuh Istri di Asahan

Sempat Berdalih Tewas karena Kecelakaan, Begini Kronologi Suami Bunuh Istri di Asahan

Seorang suami berinisial MA (29) tahun warga Asahan, Sumatera Utara, tega menganiaya istrinya berinisial AIP (20) hingga tewas. Ironisnya, pelaku berdalih kalau

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT