GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kekerasan Berujung Kematian di STIP Bukan Pertama Kali Terjadi, Tercatat Sejak 2008 Sudah Lima Kali, Berikut Daftar Kejadiannya

Kasus kekerasan berujung kematian menewaskan seorang taruna berinisial P di STIP ternyata bukan yang pertama kali terjadi. Sejak 2008 sudah terjadi hal serupa.
Sabtu, 4 Mei 2024 - 16:55 WIB
STIP
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Ternyata kekerasan atau penganiayaan di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) berujung kematian seorang taruna berinisial P (19) bukan pertama kali terjadi.

Sejak tahun 2008, telah terjadi empat kali kasus penganiayaan atau kekerasan oleh senior hingga menyebabkan seorang taruna meninggal dunia di STIP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hilangnya nyawa seorang taruna junior di STIP ini berulang kali terjadi meski pihak sekolah menyatakan kini sudah tidak ada perpeloncoan yang dilakukan.

Terakhir, taruna bernama P harus meninggal diduga dianiaya senior di STIP. Jasad, P kemudian ditemukan di kamar mandi.

Meski sudah dibawa ke rumah sakit, ternyata P sudah tidak bernyawa. Hal itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.

Pihak polisi memeriksa TKP dan sambil berjalan memeriksa 10 orang saksi terkait taruna di STIP yang meninggal diduga dianiaya ini.

"Kami secara berjalan memeriksa 10 orang saksi untuk mengungkap kasus tewasnya taruna STIP dan memang ada dugaan penganiayaan dari seniornya," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, dikutip Sabtu (4/5/2024).

Selain peristiwa yang menghilangkan nyawa P, berikut ini daftar kejadian kekerasan berujung kematian yang pernah terjadi di STIP.

1. Kasus penganiayaan Bastian Agung Gultom

Kasus penganiayaan berujung kematian terjadi pada tahun 2008 menghilangkan nyawa Bastian Agung Gultom, seorang taruna STIP tingkat I.

Terjadinya kasus ini mengakibatkan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Roesman Hoesin dicopot dari jabatannya.

Selain itu, sebanyak 10 taruna senior terkait dengan kasus tersebut juga langsung diberhentikan dari sekolah. 

Meski tidak menjamin bisa menghilangkan tindak kekerasan, pihak Kementerian Perhubungan berharap perbaikan ini bisa mempersempit tindakan serupa.

Berdasarkan penyelidikan polisi, sebanyak 10 taruna senior dinyatakan sebagai tersangka meninggalnya Bastian Agung Gultom.

Kesepuluh siswa itu adalah Anggi Dwi Wicaksono, Anton Angiutan Rajagukguk, Maulana, Rifki, Lasmono, Hans Patar, I Putu Indra, Kartika Eka Paksi, dan Edityawan.

2. Kasus penganiayaan Dimas Dikita Handoko

Kejadian memilukan ini terjadi pada 26 April 2014, kekerasan yang mengakibatkan taruna Dimas Dikita Handoko harus kehilangan nyawa.

Korban ditemukan oleh sepupunya bernama Adnan Fauzi yang juga merupakan seorang taruna di STIP.

Berdasarkan pengakuan dari Adnan, ia menemukan korban tak sadarkan diri di tempat kosnya di daerah Kebon Baru, Semper Barat, Cilincing.

Setelah dikonfirmasi meninggal, jasad korban kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan otopsi karena kematiannya mencurigakan.

Berdasarkan penyelidikan polisi, taruna berusia 18 tahun tersebut dianiaya oleh sesama taruna lainnya di STIP.

Sebanyak tujuh pelaku ditetapkan sebagai tersangka, dengan rincian tiga menyebabkan kematian dan empat lainnya mengakibatkan luka berat.

3. Kasus penganiayaan Daniel Roberto Tampubolon

Sekitar satu tahun peristiwa yang menewaskan Dimas Dikita Handoko, pada 2015 terjadi kembali taruna meninggal dunia akibat dianiaya.

Korban di STIP pada tahun 2015 bernama Daniel Roberto Tampubolon, seorang taruna angkatan pertama sekolah tersebut.

Kasus penganiayaan tersebut mulai terbongkar setelah ibu Daniel membuat laporan bahwa anak laki-lakinya dianiaya dengan cara dipukuli dan diminta makan cabai.

Setelah alami penganiayaan, korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Pelabuhan, Koja karena mengalami sesak napas, mual, pusing, hingga nyeri di bagian ulu hati.

Buntut dari kasus penganiayaan ini, Polsek Cilincing menetapkan lima tersangka yang merupakan senior korban yakni Roma Dani, Iwan Siregar, Filipus Siahaan, Magister Manurung, dan Heru Pakpahan.

4. Kasus penganiayaan Amirullah Adityas Putra

Sebelum kasus meninggalnya P di tahun 2024, terakhir peristiwa serupa terjadi pada tahun 2017 di STIP dan menewaskan taruna bernama Amirullah Adityas Putra.

Berdasarkan hasil autopsi pihak kepolisian, korban mengalami luka lebam pada bagian dada, perut, dan ulu hati.

Adapun luka-luka yang dimiliki korban diduga akibat pukulan benda tumpul.

Peristiwa nahas itu terjadi tepatnya pada Rabu, 11 Januari 2017. Korban ditemukan tak sadarkan diri setelah terkena pukulan di dada, perut, ulu hati dari empat seniornya.

Akhir dari kasus ini adalah, sebanyak empat senior korban ditetapkan sebagai tersangka. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud, memberikan klarifikasi terkait pengadaan sapi kurban bantuan presiden (Banpres) yang bersumber dari APBN. 
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
Sinergi Kementerian PKP dan ATR/BPN: Lahan Luas Siap Disulap Jadi Rusun dan Kota Satelit

Sinergi Kementerian PKP dan ATR/BPN: Lahan Luas Siap Disulap Jadi Rusun dan Kota Satelit

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mulai memetakan pemanfaatan lahan yang diserahkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). 
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Detik-detik perpisahan sapi kurban bernama 'Popeye' dengan presenter Irfan Hakim bikin publik terharu. Sebelum disembelih, sapi itu menangis & cium majikannya.
Resep Olahan Daging Kurban: Rendang Bumbu Jawa Otentik ala Chef Devina Hermawan

Resep Olahan Daging Kurban: Rendang Bumbu Jawa Otentik ala Chef Devina Hermawan

Resep rendang bumbu Jawa otentik ala Chef Devina Hermawan, cocok jadi ide menu olahan daging kurban Idul Adha.

Trending

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Detik-detik perpisahan sapi kurban bernama 'Popeye' dengan presenter Irfan Hakim bikin publik terharu. Sebelum disembelih, sapi itu menangis & cium majikannya.
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
Selengkapnya

Viral