Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Momen Tegang Anggota Babinsa Saat Rayu Pelaku
- tvOne
Jakarta, tvOnenews.com - Polisi tengah mendalami kasus suami mutilasi istri di Dusun Sindangjaya, Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Di tengah pengusutan kasusnya, sejumlah cerita fakta dilapangan terkuak saat detik-detik Tarsum dengan sadisnya menghabisi nyawa sang istri dan memutilasi jasadnya.
Anggota Babinsa Desa Cisontrol, Serka Karnita mengatakan dirinya saat itu mendapati pelaku tengah dengan santainya melakukan aksi mutilasi terhadap jasad sang istri.
Karnita mengaku kondisi itu didapati dirinya saat mengecek lokasi pelaku yang tengah mengumpulkan bagian tubuh dari sang istri.
"Saya berjalan kaki menuju ke Pos Ronda tersebut. Setelah saya sampai ke Pos Ronda saya terkejut saya melihat ada potongan kaki. Sontak saya pribadi manusia biasa ya merasa pusing, kaget," kata Karnita saat wawancara bersama tvOne, Jakarta, Sabtu (4/5/2024).
Karnita menceritakan saat aksi tersebut dilakukan pelaku, warga sekitar telah berkumpul sembari mempersenjatai diri.
Menurutnya warga yang merasa ketakutan berupaya menjaga diri sekaligus mencari cara untuk dapat mengamankan pelaku.
Saat itu, Karnita meminta warga untuk tak main hakim sendiri terhadap pelaku aksi pembunuhan disertai mutilasi tersebut.
Ia pun sempat merayu pelaku untuk menyudahi aksi kejihnya itu dan menyerahkan diri.
"Proses itu berjalan alot sangat menegangkan. Saya pada saat itu ngomong ke masyarakat sudah saya akan ambil keputusan jangan dulu bergerak atau memburu pelaku, saya mencoba memediasi pelaku supaya pelaku itu sadar," kata Karnita.
Polisi Ungkap Jumlah Bagian Tubuh Istri Korban Mutilasi Suami di Ciamis
Aksi sadis dilakukan Tarsum saat melakukan pembunuhan dan mutilasi terhadap istrinya yang terjadi Dusun Sindangjaya, Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Kapolres Ciamis, AKBP Akmal mengatakan pihaknya mendapati aksi sadis pembunuhan dan mutilasi itu terjadi pada Jumat (3/5/2024).
Menurutnya pelaku yang merupakan suami dari korban dengan santainya melakukan aksi pembunuhan dan mutilasi tersebut.
"Sebelumnya terjadi cekcok kemudian setelah cekcok ada kemungkinan sebelumnya ada penganiayaan setelah terjadi penganiayaan baru mutilasi dilakukan," kata Akmal kepada awak media, Jakarta, Jumat (3/5/2024).
Load more