News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengerikan! Ada Ancaman Nyata di Jakarta, Heru Budi Sebut 60 Ribu Pasien Terpapar Penyakit Ganas Ini

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mengungkapkan bahwa penyakit ganas ini di Jakarta sangat tinggi hingga tercatat mencapai 60 ribu pasien.
Rabu, 8 Mei 2024 - 13:29 WIB
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mengungkapkan data penyakit Tuberkulosis (TBC) di Jakarta sangat tinggi hingga mencapai 60 ribu pasien.

Namun, di antara 60 ribu pasien tersebut, mereka terbagi menjadi dua golongan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"TBC di DKI cukup tinggi, ada 60 ribu kasus TBC. 59 ribu itu kasus TBC yang sensitif obat, dan 1.203 orang atau dua persen adalah kasus TBC yang resisten kebal obat," jelas dia, saat ditemui di Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2024).

Pasien resisten obat adalah pasien yang kebal terhadap obat.

Di mana dalam enam bulan pasien pergi berobat, kemungkinan tiga bulan dia tidak minum obat dengan baik.

tvonenews

"Dan pengobatan kesembuhannya 81 persen, harapannya dari pemerintah pusat kesembuhan itu 90 persen," ungkap dia.

"Walaupun tinggi tapi resistensi atau pun ancaman TBC banyak faktor yang saya sampaikan, ada angkutan umum, yang dari luar kota, yang hari ini ada berita di salah satu desa (di Lebak) TBC-nya cukup tinggi," sambungnya.

Dia juga mengaku memasang target 2030 kasus harus turun.

Heru meminta kepada seluruh rumah sakit, RSUD, hingga puskesmas untuk menangani kasus TBC kendati pasien bukan warga Jakarta.

"Tetapi ketika dia berobat di Jakarta, warga ini harus diberitahu ke kepala desa, atau pak lurah atau camat setempat. Harapan saya bisa ditangani dengan baik, mudah-mudahan itu," tandasnya.

Heru Budi juga siap mencanangkan Kampung Siaga Tuberkulosis (TBC) di Gedung Perpustakaan Nasional RI, Jakarta Pusat, pada Rabu (8/5/2024). 

"Saya meminta para bupati, wali kota, camat, dan lurah untuk mengikuti acara ini. TBC ini adalah penyakit yang saya sebut seperti kapal selam. Dia diam, tidak ada suara, terus maju menularkan masyarakat Jakarta. Jadi saya minta camat dan lurah, dan tentunya wali kota, bupati untuk konsisten bisa menurunkan TBC," ujar Heru.

Dia menambahkan, upaya untuk menekan kasus TBC merupakan prioritas Pemprov DKI Jakarta.

Bahkan, Undang-undang Daerah Khusus Jakarta (DKJ) mengatur agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dialokasikan untuk menanggulangi penyebaran TBC di Jakarta.

"Dalam UU DKJ ini, sekitar lima persen anggaran harus dialokasikan ke kelurahan, makanya ini bisa untuk program menuntaskan TBC. Kemudian, mulai hari ini kepala puskesmas jika ada warga non-Jakarta yang berobat di sini, kita obati dengan baik, dan wajib bersurat ke kepala daerah yang bersangkutan. Hal ini agar bisa dilakukan pendataan warga masing-masing sebagai upaya menekan penyebaran TBC," imbuh dia.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Ani Ruspitawati menerangkan, Hari Tuberkulosis Sedunia tahun ini mengusung tema Gerakan Indonesia Akhiri Tuberkulosis. Melalui tema ini diharapkan akan tercipta kesadaran lebih besar tentang masalah TBC di Indonesia.

Ani menambahkan, Kampung Siaga TBC akan dibuka di 267 RW yang akan dibangun mulai hari ini hingga September 2024. 

Upaya ini akan dilanjutkan dengan Inovasi Percepatan Penanggulangan TBC dalam melaksanakan pelayanan kesehatan dasar terkait TBC, pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM), dan promosi kesehatan yang masif di setiap Kampung Siaga TBC yang telah terbentuk.

"Pada Oktober 2024 nanti, akan dilaksanakan pemberian apresiasi kepada 5 (lima) Kampung Bebas TBC terbaik berdasarkan kriteria yang telah ditentukan, meliputi aspek yang akan dinilai yaitu ketersediaan kebijakan, sarana prasarana, upaya penemuan dan pendampingan kasus, aspek promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat, inovasi yang dilakukan, dan capaian indikator program pengendalian TBC," terang Ani.

Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengimbau semua warga untuk waspada terhadapa ancaman nyata tuberkulosis atau TBC di Jakarta.

Diketahui, TBC sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan utama di dunia termasuk di Indonesia. 

Oleh karena itu, Warga Jakarta diminta untuk menggunakan masker saat berada di tengah kerumunan untuk mencegah terkena TBC.

"Saat penderita TBC batuk atau bersin tanpa menutup mulut, bakteri akan tersebar ke udara dalam bentuk percikan dahak (droplet)," kata Ani dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (26/3/2024).

Bakteri penyebab TBC yakni mycobacterium tuberculosis dapat menyebar melalui percikan dahak pasien saat batuk atau bersin tanpa menutup mulut.

Bakteri ini mampu bertahan di udara selama berjam-jam pada ruangan yang lembap dan gelap sebelum akhirnya terhirup oleh orang lain.

Dia kembali menkenakan demi mencegah penularan TBC maka masyarakat disarankan mengenakan masker saat berada di kerumunan dan menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin menggunakan tisu, sapu tangan, atau dengan lengan atas bagian dalam.

Selain itu, memastikan rumah memiliki sirkulasi udara yang baik serta mendapatkan cahaya matahari yang cukup serta meminum obat.

Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TBC) untuk yang kontak erat dengan pasien TBC dan kelompok berisiko tinggi seperti pasien HIV/AIDS, tenaga kesehatan, dan warga binaan pemasyarakatan.

Masyarakat juga dianjurkan untuk segera berkunjung ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala TBC seperti batuk terus menerus baik berdahak maupun tidak berdahak.

Dia mengungkapkan, gejala TBC lainnya yakni demam dan meriang dalam jangka waktu yang panjang, sesak napas dan nyeri dada, dan berat badan menurun.

Lalu, kondisi seperti batuk terkadang bercampur darah, nafsu makan menurun, dan berkeringat di malam hari meski tanpa melakukan kegiatan juga dikatakan termasuk gejala TBC.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat jumlah notifikasi kasus TBC di DKI Jakarta tahun 2023 sebesar 60.420 kasus.

Dari jumlah ini, sebanyak 59.217 di antaranya merupakan kasus TBC sensitif obat (SO) dan 1.203 (2 persen) lainnya adalah kasus TBC resisten obat (RO).

TBC SO merupakan kondisi bakteri mycobacterium tuberculosis masih sensitif terhadap obat anti TB (OAT).

Sedangkan TBC RO adalah kondisi bakteri telah mengalami kekebalan terhadap obat anti TB.

Kemudian, dari seluruh kasus TBC SO yang ditemukan, sebanyak 86 persen yang sudah memulai pengobatan dari target nasional 95 persen.

Adapun, Kementerian Kesehatan mencatat kasus TBC di Indonesia terjadi sebanyak 301 insiden per 100.000 penduduk.

Selain itu, tercatat dengan angka kematian yang sebesar 34 kasus per 100.000 penduduk. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini lantas menjadikan Indonesia sebagai negara penyumbang kasus TBC terbesar kedua setelah India.

Penyakit yang kebanyakan menyerang organ paru ini disebut sangat dikenal sebagai penyebab utama kematian akibat penyakit infeksi di dunia.(agr/lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diduga Microsleep, Truk Pengangkut LPG Tabrak Pesepeda hingga Seret Belasan Kendaraan di Bandung, 1 Tewas dan 3 Luka

Diduga Microsleep, Truk Pengangkut LPG Tabrak Pesepeda hingga Seret Belasan Kendaraan di Bandung, 1 Tewas dan 3 Luka

Seorang pesepeda perempuan tewas di tempat setelah mengalami kecelakaan akibat tertabrak sebuah truk pengangkut gas elpiji di Jalan Leuwipanjang, Kota Bandung.
Hadiah Juara FIFA ASEAN Cup Bikin Gagal Fokus, Bukan Cuma Gengsi Tapi Bawa Pulang Rp18 Miliar

Hadiah Juara FIFA ASEAN Cup Bikin Gagal Fokus, Bukan Cuma Gengsi Tapi Bawa Pulang Rp18 Miliar

Timnas Indonesia tak hanya memburu gengsi sebagai penguasa Asia Tenggara, tetapi juga berpeluang membawa pulang hadiah fantastis apabila sukses menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. 
7 Zodiak Paling Hoki soal Cinta Besok 30 Juli 2026: Libra Makin Romantis, Sagitarius Berpeluang Bertemu Sosok Istimewa

7 Zodiak Paling Hoki soal Cinta Besok 30 Juli 2026: Libra Makin Romantis, Sagitarius Berpeluang Bertemu Sosok Istimewa

Ramalan cinta besok 30 Juli 2026 memprediksi 7 zodiak paling hoki dalam urusan asmara. Simak siapa yang bakal bertemu sosok spesial, hingga dapat kejutan manis.
Lensa Berbicara: Parkir Liar Kuasai Jalan Jatinegara Timur, Lalu Lintas Kerap Tersendat

Lensa Berbicara: Parkir Liar Kuasai Jalan Jatinegara Timur, Lalu Lintas Kerap Tersendat

Praktik parkir liar masih menjadi persoalan di kawasan Jalan Jatinegara Timur, Jakarta Timur. Meski telah terpasang rambu larangan parkir di sejumlah titik, kendaraan roda dua maupun roda empat masih terlihat memadati sisi jalan hingga memakan sebagian badan jalan, Rabu (29/7/2026).
Mitchell Baker Tampil Bak “Monster” di Lini Depan Timnas Indonesia, Pelatih Kamboja: Garuda Terlalu Kuat!

Mitchell Baker Tampil Bak “Monster” di Lini Depan Timnas Indonesia, Pelatih Kamboja: Garuda Terlalu Kuat!

Timnas Indonesia menang telak 5-1 atas Kamboja di Piala AFF 2026. Mitchell Baker mencetak hattrick, sementara pelatih Koji Gyotoku mengakui kualitas skuad Garuda.
Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik dari AFC, Media Vietnam Sebut Peluang Skuad Garuda di Piala AFF 2026 Makin Besar

Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik dari AFC, Media Vietnam Sebut Peluang Skuad Garuda di Piala AFF 2026 Makin Besar

Keputusan AFC memberi keuntungan besar bagi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Media Vietnam menilai Skuad Garuda kini bisa tampil lebih maksimal.

Trending

Anggota DPR RI Komisi III Mercy Barends: Tegakkan Hukum Secara Adil, Rawat Persaudaraan, Tolak Stigma terhadap Masyarakat Maluku

Anggota DPR RI Komisi III Mercy Barends: Tegakkan Hukum Secara Adil, Rawat Persaudaraan, Tolak Stigma terhadap Masyarakat Maluku

Anggota DPR RI Komisi III, Fraksi PDI Perjuangan Dapil Maluku, Mercy Chriesty Barends menyampaikan duka cita atas bentrokan yang terjadi di kawasan Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.
Berkas Perkara Dokter Tifa Kembali Dilimpahkan JPU ke PN Jaktim, Sidang Digelar 6 Agustus 2026

Berkas Perkara Dokter Tifa Kembali Dilimpahkan JPU ke PN Jaktim, Sidang Digelar 6 Agustus 2026

JPU kembali melimpahkan berkas perkara Tifauziah Tyassuma alias Dokter Tifa terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Jokowi ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
4 Shio yang Mendadak Ketiban Rezeki pada 30 Juli 2026, Siapa Saja?

4 Shio yang Mendadak Ketiban Rezeki pada 30 Juli 2026, Siapa Saja?

Ramalan keuangan shio 30 Juli 2026 mengungkap 4 shio hoki yang mendadak ketiban rezeki besar, lengkap deretan angka hoki pembawa keberuntungan finansial ini.
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Disemprot Menteri HAM: Semoga Cuma Guyonan

Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Disemprot Menteri HAM: Semoga Cuma Guyonan

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai memberikan tanggapan kritis terkait sayembara berhadiah uang tunai bagi warga yang berhasil menangkap begal, yang diinisiasi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 
Ramalan Zodiak 30 Juli 2026: Leo Paling Untung, Virgo Evaluasi Pengeluaran

Ramalan Zodiak 30 Juli 2026: Leo Paling Untung, Virgo Evaluasi Pengeluaran

Ramalan zodiak 30 Juli 2026 soal keuangan mengungkap zodiak paling beruntung hari ini, lengkap angka keberuntungan dan zodiak yang perlu evaluasi pengeluaran.
Jadwal Taipei Open 2026, Rabu 29 Juli: Ubed Lawan Justin Hoh, Leo/Daniel Main

Jadwal Taipei Open 2026, Rabu 29 Juli: Ubed Lawan Justin Hoh, Leo/Daniel Main

Jadwal Taipei Open 2026 hari ini Rabu (29/7/2026), di mana ada sejumlah wakil Indonesia akan unjuk gigi termasuk Moh Zaki Ubaidillah alias Ubed hingga Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
6 Kasus Kematian Dokter Peserta Internsip Sepanjang 2026, Ini Lokasi Tugas dan Penyebabnya

6 Kasus Kematian Dokter Peserta Internsip Sepanjang 2026, Ini Lokasi Tugas dan Penyebabnya

Kasus Kematian Dokter Peserta Internsip sepanjang 2026 menjadi sorotan. Berikut daftar lokasi tugas, kronologi, dan penyebab meninggal enam dokter peserta PIDI.
Selengkapnya

Viral