GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Anggota Babinsa dan Pelaku Kerap Lakukan Ini

Tarsum ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian terkait kasus suami mutilasi istri di Dusun Sindangjaya, Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Rabu, 8 Mei 2024 - 15:52 WIB
Serka Karnita anggota Babinsa Desa Cisontrol bercerita tentang perilaku pelaku suami mutilasi istri di Ciamis
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Tarsum ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian terkait kasus suami mutilasi istri di Dusun Sindangjaya, Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Namun berbagai kisah semasa hidup sang pelaku sebelum melakukan aksi kejihnya turut disampaikan oleh sejumlah saksi kejadian tak terkecuali anggota Babinsa Desa Cisontrol, Serka Karnita.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah Mengerikan Anggota Babinsa Saat Bertemu Suami Mutilasi Istri di Ciamis

Kasus pembunuhan disertai mutilasi oleh sang suami bernama Tarsum terhadap istrinya di Dusun Sindangjaya, Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat terus menyimpan kisah mengerikan dibalik peristiwa yang terjadi.

Kali ini kisah tersebut dibagikan oleh Babinsa Desa Cisontrol, Serka Karnita yang bertemu langsung dengan pelaku saat melakukan aksi mutilasi terhadap jasad istrinya.

Karnita mengatakan awal mula dirinya mendapat laporan adanya peristiwa mengerikan yang terjadi pada Jumat (3/5/2024) pagi dari kepala dusun (Kadus) setempat.

"Fakta di lapangan saya jam 7.30 pagi, saya di rumah biasa rutinitas kemudian saya mendapat laporan dari Pak Kadus Sindangjaya, kemudian saya mendapatkan informasi saya langsung ke TKP," kata Karnita saat wawancara bersama program Apa Kabar Indonesia Malam tvOne dilihat pada, Rabu (8/5/2024).

Karnita mengaku dirinya pun merespons informasi yang disampaikan pejabat dusun setempat dan langsung menuju lokasi yang dimaksud.

Sesampainya di lokasi, Karnita hanya mendapati kerumunan warga yang membawa sejumlah senjata sembari bersiaga.

"Ada sekitar 15 menit saya ke TKP, sebelum ke TKP saya berjumpa dengan warga yang sudah berkerumun dan membawa alat-alat penjaga diri seperti pentungan dan banyak," kata Karnita.

"Setelah itu saya tanyakan ke warga ini ada apa pak sebenarnya?. Ada warga yang menjawab pak lihat saja ke Pos Ronda nanti di situ bapak akan tahu, saya penasaran," katanya.

Usai mendapati informasi dari warga yang tengah berkerumun itu, Karnita pun bergegas ke Pos Ronda yang dimaksud.

Alangkah terkejutnya ia saat mendapati adanya potongan tubuh manusia yang tergelatk di Pos Ronda lingkungan setempat.

"Setelah saya sampai ke Pos Ronda saya terkejut saya melihat ada potongan kaki. Sontak saya pribadi manusia biasa ya merasa pusing, kaget," ungkapnya.

Usai mendapat kondisi tersebut, Karnita yang tengah kondisi terkejut kembali menghampiri kerumunan warga.

Saat itu pula dirinya kembali menanyakan ke warga terkait kondisi yang sebenarnya terjadi usai terdapat potongan tubuh manusia pada lokasi tersebut.

"Saya kan sebelum mendapat informasi pelaku dan saya melihat TKP potongan kaki saya belum pasti bahwa pelakunya siapa, dan saya coba tanyakan lagi ke warga saya tanyakan ini siapa pelakunya kan," ungkap Karnita.

Tak lama berselang pertanyaan tersebut, tiba-tiba Tarsum datang hingga membuat anggota Babinsa sontak terkejut.

Pasalnya, pelaku datang demgan berjalan kaki sembari menentang potongan tubuh lain dari sang istri yang tengah dimutilasinya.

"Nah ada warga juga yang ngomong pak nanti juga datang lihat, setelah itu sekitar 2 menit lah itu pelaku datang dengan membawa potongan lagi potongan tangan gitu dibopong. Tangan kiri bawa pisau, tangan kanan bawa potongan tangan kanan," ungkapnya.

Tarsum Kerap Lakukan Hal Ini Bersama Serka Karnita

Tak hanya membagi kisah dirinya saat melihat aksi Tarsum memutilasi jasad istrinya.

Serka Karnita mengaku telah mengenal Tarsum sesbagi sosok pribadi seperti warga umumnya.

"Kalau saya sebagai Babinsanya sebelum terjadinya memang banyak tumor yang bersangkutan begini-begitu, tetapi kan saya sebagai Babinsanya sebelum seperti ini saya melihat bersikap wajar saja," katanya.

Tak hanya itu, Karnita mengaku kerap berinteraksi dengan pelaku sebelum melakukan aksi kejihnya itu.

Bahkan, ia kerap ngopi bareng dengan Tarsum sebelum peristiwa aksi pembunuhan dan mutilasi tersebut.

"Saya ngopi bareng, pernah, dan itu tidak ada hal-gala yg mencurigakan , tapi tak terjadi seperti ini saya juga tidak mengerti apakah ada problemKalau saya sebagai Babinsanya sebelum terjadinya memang banyak tumor ybs begini-begitu, tetapi kan saya sebagai babinsanya sebelum seperti ini saya melihat bersikap wajar saja. 

Saya ngopi bareng, pernah, dan itu tidak ada hal-gala yg mencurigakan , tapi tak terjadi seperti ini saya juga tidak mengerti apakah ada problem keluarga atau bagaimana Kalau saya sebagai Babinsanya sebelum terjadinya memang banyak tumor ybs begini-begitu, tetapi kan saya sebagai babinsanya sebelum seperti ini saya melihat bersikap wajar saja. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saya ngopi bareng, pernah, dan itu tidak ada hal-hal yang mencurigakan. Tapi terjadi seperti ini saya juga tidak mengerti apakah ada problem keluarga atau bagaimana keluarga atau bagaimana," ungkapnya. (raa)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Weton yang Diprediksi Paling Berjaya pada Tanggal 14 Mei 2026: Siap-siap Dapat Keberuntungan dari Segala Arah

5 Weton yang Diprediksi Paling Berjaya pada Tanggal 14 Mei 2026: Siap-siap Dapat Keberuntungan dari Segala Arah

Siapa saja mereka yang akan mendapatkan "karpet merah" dari semesta besok? Berikut lima weton yang diramal paling beruntung pada Kamis Wage tanggal 14 Mei 2026.
Polda Metro Gagalkan Penyelundupan 760 Kilogram Merkuri Ilegal ke Filipina, Dua Pelaku Ditangkap

Polda Metro Gagalkan Penyelundupan 760 Kilogram Merkuri Ilegal ke Filipina, Dua Pelaku Ditangkap

Polda Metro Jaya dan Bea Cukai menggagalkan penyelundupan 760 kilogram merkuri ilegal ke Filipina dan menangkap dua tersangka.
Serangan Siber Semakin Mengkhawatirkan, RUU KKS Dinilai Darurat untuk Disahkan

Serangan Siber Semakin Mengkhawatirkan, RUU KKS Dinilai Darurat untuk Disahkan

Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS) semakin mendesak untuk disahkan seiring meningkatnya serangan siber di Indonesia.
MPR Akui Ada Kekhilafan di Lomba Cerdas Cermat, Tahap Final akan Diulang

MPR Akui Ada Kekhilafan di Lomba Cerdas Cermat, Tahap Final akan Diulang

MPR mengakui adanya kekurangan dalam penyelenggaraan lomba hingga memutuskan final di Kalbar diulang dengan pengawasan langsung pimpinan MPR.
KPK Sita Kontainer Sparepart Kendaraan Terafiliasi PT Blueray di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Sita Kontainer Sparepart Kendaraan Terafiliasi PT Blueray di Kasus Suap Bea Cukai

KPK menyita kontainer berisi sparepart kendaraan yang diduga terafiliasi PT Blueray dalam penyidikan kasus suap Bea Cukai.
Bursa Libur Long Weekend, Saham Tetap Bisa Dijual? Ini Penjelasan Tanggal Cair Dana dan Sistem Transaksinya

Bursa Libur Long Weekend, Saham Tetap Bisa Dijual? Ini Penjelasan Tanggal Cair Dana dan Sistem Transaksinya

BEI libur 14–15 Mei 2026 saat long weekend. Simak apakah transaksi saham, reksa dana, emas, dan ST016 tetap berjalan serta jadwal cair dananya.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Selengkapnya

Viral