LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Ganjar Kritik Keras Wacana Prabowo Bentuk 40 Kementerian, Gerindra: Nanti Kita Lihat
Sumber :
  • dokumen tim tvOne

Ganjar Kritik Keras Wacana Prabowo Bentuk 40 Kementerian, Gerindra: Nanti Kita Lihat

Buntut Ganjar kritik keras wacana Prabowo bentuk 40 kementerian. langsung ditanggapi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman dengan jelaskan hal ini

Kamis, 9 Mei 2024 - 06:16 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Belakangan ini ramai menanggapi soal kritikan keras mantan Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, terhadap wacana Prabowo bentuk 40 kementerian

Salah satu yang merespons kritikan mantan Gubernur Jawa Tengah itu, yakni Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman.

Ia menuturkan bahwa penambahan pos kementerian tidak melanggar peraturan undang-undang. 

Sebab, bisa diubah melalui legislative review atau proses legislasi, maupun lewat judicial review di Mahkamah Konstitusi (MK). 

Baca Juga :


Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman

"Saya belum tahu apakah akan ada kementerian untuk kabinet Pak Prabowo, tetapi kalau toh ada usulan untuk penambahan kementerian, tentu di undang-undangnya bisa disesuaikan dengan ketentuan konstitusi," ujarnya

"Tinggal nanti kita lihat situasi seperti apa, kalau diubah bisa lewat legislative review lewat perubahan atau bisa judicial review," sambung Habiburokhman, Rabu (8/5/2024). 

Lanjutnya menjelaskan, jadi tidaknya menambah kementerian tergantung kebijakan presiden terpilih.

"Yang paham dan tahu betul kepentingan berubah atau tidaknya adalah presiden," ungkapnya.

Sebelumnya, Eks Capres nomor urut 3, Ganjar dengan lantang mengkritik wacana 40 kementerian presiden terpilih Prabowo Subianto.

Ia ingatkan, soal ketentuan dalam Undang-undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara.

"Setahu saya. Undang-undang itu sudah membatasi jumlahnya, maka kalau lebih dari itu tidak cocok dan tidak sesuai dengan undang-undang," kata Ganjar, Selasa (7/5/2024).

Menurutnya, hal ini bukan langkah yang tepat jika hanya untuk politik akomodasi atau mengakomodir para elite partai pendukung. 


Eks Capres nomor urut 3, Ganjar

Karena, Ganjar katakan, politik akomodasi juga tak sesuai dengan semangat perjuangan sebagaimana dituliskan dalam Undang-undang 1945.

"Maka kalau mau akomodasi dari kelompok-kelompok yang sudah mendukung tentu tempatnya tidak di situ. Saya kira pasangan terpilih pasti bisa sangat bijaksana," ujar Ganjar.

Sambungnya menegaskan, bahwa susunan kabinet pemerintahan paling baik adalah diisi para ahli yang bisa merespons perubahan. 

"Makanya kalau dalam konteksnya bagi-bagi kue, politik akomodasi pasti tidak sesuai dengan spirit perjuangan kita yang dituliskan dalam undang-undang, yang paling bagus itu kabinet ahli dan efisien dan bisa merespon perubahan-perubahan," ucapnya. (aag)

Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Prof Siti Zuhro: Anies Incar Kursi Gubernur Jakarta untuk Modal Maju Pilpres 2029

Prof Siti Zuhro: Anies Incar Kursi Gubernur Jakarta untuk Modal Maju Pilpres 2029

Peneliti politik senior BRIN Prof Siti Zuhro menilai Anies Baswedan membidik kursi jabatan Gubernur Jakarta sebagai modal untuk ikut kembali di Pilpres 2029.
Viral Video Nathan Tjoe-A-On Terciduk Bareng Artis Cantik Ini, Tak Disangka Ternyata…

Viral Video Nathan Tjoe-A-On Terciduk Bareng Artis Cantik Ini, Tak Disangka Ternyata…

Viral video pemain naturalisasi Timnas Indonesia Nathan Tjoe-A-On terciduk bareng artis cantik ini. Seperti apa awal mulanya? Simak artikelnya berikut ini.
Tiba-tiba Rezeki Datang Bertubi-tubi Hingga Segala Utang Lunas Kalau Rutin Baca Amalan ini 41 Kali, Habib Novel Alaydrus Bilang…

Tiba-tiba Rezeki Datang Bertubi-tubi Hingga Segala Utang Lunas Kalau Rutin Baca Amalan ini 41 Kali, Habib Novel Alaydrus Bilang…

Rezeki kerap menjadi salah satu hajat atau permintaan bagi sebagian besar umat Islam, meski telah diatur oleh Allah SWT masih banyak orang yang memiliki utang
Menkumham Yasonna Laoly Ungkap Kejanggalan Kasus Vina, Tegas Minta Polri Tidak Lelet

Menkumham Yasonna Laoly Ungkap Kejanggalan Kasus Vina, Tegas Minta Polri Tidak Lelet

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengungkap kejanggalan kasus Vina dan Eky yang terjadi pada 2016. Dia tegas minta Polri tidak lelet menuntaskan kasus itu..
Memangnya Boleh Tunda Shalat Isya, Tidur Dulu Biar Sekalian Tahajud? Ternyata Buya Yahya Bilang Tegas Kalau…

Memangnya Boleh Tunda Shalat Isya, Tidur Dulu Biar Sekalian Tahajud? Ternyata Buya Yahya Bilang Tegas Kalau…

Shalat Isya menjadi waktu terakhir dalam shalat fardu yang dikerjakan lima waktu sehari. Shalat ini memiliki waktu paling panjang hingga menjelang shalat subuh
Diwakili Ibrahimovic, AC Milan Berharap Paulo Fonseca Bisa Bikin Rossoneri Beringas Musim Depan

Diwakili Ibrahimovic, AC Milan Berharap Paulo Fonseca Bisa Bikin Rossoneri Beringas Musim Depan

Mantan pemain AC Milan, Zlatan Ibrahimovic resmi memperkenalkan Paulo Fonseca sebagai pelatih baru di Liga Italia 24/25 pada bursa transfer musim panas ini.
Trending
Respons Korea Selatan Usai Lihat Pot Pembagian Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kalau Tidak Lawan Korea Utara Malah Bisa Lawan Timnas Indonesia

Respons Korea Selatan Usai Lihat Pot Pembagian Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kalau Tidak Lawan Korea Utara Malah Bisa Lawan Timnas Indonesia

Timnas Korea Selatan menyelesaikan putaran dua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dengan lima kali kemenangan dan hanya imbang satu kali dari Thailand. 
Tilep Duit Pajak Bumi dan Bangunan, Perangkat Desa di Brebes Ditahan Kejaksaan

Tilep Duit Pajak Bumi dan Bangunan, Perangkat Desa di Brebes Ditahan Kejaksaan

ebocoran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) marak terjadi di Brebes, Jawa Tengah akibat tidak disetorkan ke kas daerah (kasda), oleh para petugas pemungut pajak atau disebut dengan kopak.
7 Pemain Keturunan Grade A yang Berpotensi Perkuat Timnas Indonesia di Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Nomor 2 Paling Ditunggu!

7 Pemain Keturunan Grade A yang Berpotensi Perkuat Timnas Indonesia di Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Nomor 2 Paling Ditunggu!

Daftar tujuh pemain keturunan grade A yang paling berpotensi memperkuat Timnas Indonesia di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 mendatang.
Mencengangkan! Sisir Rumah Pelaku Pengeroyokan Bos Rental Asal Jakarta di Pati, Polisi Temukan Puluhan Kendaraan Bodong Diduga Hasil Penggelapan

Mencengangkan! Sisir Rumah Pelaku Pengeroyokan Bos Rental Asal Jakarta di Pati, Polisi Temukan Puluhan Kendaraan Bodong Diduga Hasil Penggelapan

Kejar para pelaku kasus pengeroyokan bos rental mobil di Pati, Jawa Tengah, tim gabungan dari Dirkrimsus Polda Jawa Tengah dan Polresta Pati, menyisir dan melakukan sweeping di lokasi terjadinya pengeroyokan.
Timnas Indonesia Dipastikan Bukan Cuma Lolos ke Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia, Suara Hati Kiper Filipina Setelah Tampil Sebagai Starter

Timnas Indonesia Dipastikan Bukan Cuma Lolos ke Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia, Suara Hati Kiper Filipina Setelah Tampil Sebagai Starter

Timnas Indonesia dipastikan bukan cuma lolos ke babak ketiga kualifikasi Piala Dunia dan suara hati kiper Filipina setelah tampil sebagai starter adalah dua berita terpopuler.
Presiden Federasi Sepakbola Thailand Ragu Timnas Indonesia Tak Bisa Lampaui Negaranya, Anak Asuh Shin Tae-yong Beri Bukti ini…

Presiden Federasi Sepakbola Thailand Ragu Timnas Indonesia Tak Bisa Lampaui Negaranya, Anak Asuh Shin Tae-yong Beri Bukti ini…

Madam Pang sempat meragui kemampuan Timnas Indonesia bisa melampaui Timnas Thailand. Namun skuad Garuda memberikan bukti tak main-main di lapangan. Seperti apa?
Justin Hubner Sindir Pemain Keturunan Indonesia di Instagram, Ada Apa?

Justin Hubner Sindir Pemain Keturunan Indonesia di Instagram, Ada Apa?

Pada unggahan Instagram Story terbarunya yang kini telah hilang, Justin Hubner mengungkapkan bahwa banyak yang menyepelekan keputusannya untuk membela Timnas Indonesia. 
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Kabar Hari Ini
23:30 - 00:00
Kabar Arena
00:00 - 01:00
Kabar Dunia
01:00 - 02:00
Trust
Selengkapnya