News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BMKG Ungkap Pemicu Utama Banjir Bandang Lahar Dingin di Sumatera Barat

BMKG mengungkapkan pemicu utama banjir bandang bercampur lahar dingin gunung yang melanda tiga wilayah kabupaten atau kota di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Senin, 13 Mei 2024 - 03:20 WIB
Satu unit mobil terhimpit tumpukan material banjir lahar dingin yang melanda Kabupaten Agam, Minggu (12/5/2024).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan pemicu utama banjir bandang bercampur lahar dingin gunung yang melanda tiga kabupaten/kota di Sumatera Barat (Sumbar).

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, pemicu utama bencana banjir bandang itu, yakni intensitas hujan yang sangat deras dan berdurasi panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan analisa per tanggal 8 Mei 2024, lanjut Dwikorita, sudah ditemukan potensi hujan intensitas sedang hingga sangat deras dapat mengguyur wilayah Sumatera Barat.

"Potensi hujan yang demikian itu teramati dapat berlangsung secara lebih intensif oleh karena ada fenomena Sirkulasi Sinklonik, atau pembentukan awan dan belokan angin lokal," kata Dwikorita dilansir dari Antara, Senin (13/5).

Dwikorita menambahkan bahwa tim Meteorologi BMKG pada hari yang sama langsung menerbitkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang dapat berujung bencana hidro-meteorologi, seperti banjir, longsor, dan seterusnya di Sumatera Barat.

Dalam peringatan dini tersebut, BMKG meminta masyarakat di Sumatera Barat, khususnya di daerah rawan bencana seperti pesisir, pegunungan, perbukitan waspada cuaca ekstrem mulai dari tanggal 9-12 Mei 2024.

"Dari rentetan ini puncaknya terjadi kemarin (Sabtu, 11/5) hujan berlangsung mulai dari sore hingga malam di atas 150/200 mm sehingga banjir bandang diikuti oleh lahar melanda Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Kota Padang Panjang," kata Dwikorita.

Terkait lahar gunung, ia pun menjelaskan, material tersebut berasal dari sisa erupsi Gunung Marapi beberapa waktu lalu yang masih mengendap di lereng bagian puncaknya, kemudian terbawa air hingga turut melanda tiga wilayah yang terdampak tersebut.

"Jadi bukan saat itu Gunung Marapi erupsi tapi karena memang hujannya sangat deras, yang bahkan masih akan berlangsung hingga tanggal 22 Mei 2024 atau setidaknya dalam tiga hari ke depan," ujar Dwikorita.

Diketahui, korban meninggal dunia akibat banjir lahar dingin dan tanah longsor yang melanda empat wilayah di Sumatera Barat bertambah menjadi 37 orang.

Hal itu berdasarkan data dari BPBD setempat pada Minggu (12/5) malam. Adapun empat wilayah yang terdampak bencana tersebut, yakni Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, dan Kabupaten Padang Pariaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rincian korban meninggal dunia akibat bencana tersebut, antara lain Kabupaten Agam 19 orang, Kabupaten Tanah Datar sembilan orang Kota Padang Panjang satu orang dan Kabupaten Padang Pariaman delapan orang.

Sementara, korban yang masih dalam pencarian petugas gabungan, yakni berjumlah 18 orang. Rinciannya, Kabupaten Agam tiga orang, Kabupaten Tanah Datar 14 orang, dan Kota Padang Panjang satu orang. (ant/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Abaikan Peringatan, TPS Ilegal di Tambun Utara Resmi Disegel Pemkab Bekasi

Abaikan Peringatan, TPS Ilegal di Tambun Utara Resmi Disegel Pemkab Bekasi

Pemerintah Kabupaten Bekasi, mengambil tindakan tegas dengan menyegel tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal di Kampung Turi, Sriamur, Kecamatan Tambun Utara. 
Demi Naik Haji Sampai Jual Rumah, Bagaimana Hukumnya? Ini Penjelasan Ustaz Syafiq Riza Basalamah

Demi Naik Haji Sampai Jual Rumah, Bagaimana Hukumnya? Ini Penjelasan Ustaz Syafiq Riza Basalamah

Bolehkah menjual rumah demi berangkat haji? Ustaz Syafiq Riza Basalamah memberikan penjelasan lengkap soal hukumnya dan prioritas dalam Islam.
Ayah di Garut Tega Cabuli Anak Kandung Sejak SD, Terancam Hukuman Berat

Ayah di Garut Tega Cabuli Anak Kandung Sejak SD, Terancam Hukuman Berat

Kepolisian Resor (Polres) Garut mengamankan seorang pria berinisial S (43) atas dugaan tindak asusila terhadap anak kandungnya yang masih berusia 12 tahun. 
Penjelasan Sumardji soal Akhirnya Fadly Alberto Resmi Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 setelah Insiden 'Tendangan Kungfu'

Penjelasan Sumardji soal Akhirnya Fadly Alberto Resmi Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 setelah Insiden 'Tendangan Kungfu'

Aksi tidak terpuji mewarnai jalannya kompetisi Elite Pro Academy Super League U-20. Seorang mantan pemain Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 Fadly Alberto ...
Pep Guardiola ke Timnas Italia? Pernyataan Bonucci Bikin Heboh

Pep Guardiola ke Timnas Italia? Pernyataan Bonucci Bikin Heboh

Mantan bek timnas Italia, Leonardo Bonucci, mengungkapkan harapannya agar Pep Guardiola bisa menjadi pelatih baru Gli Azzurri.
Petugas UPK Badan Air Temukan Mayat Pria Tanpa Identitas Mengapung di Kali Ciliwung Lenteng Agung

Petugas UPK Badan Air Temukan Mayat Pria Tanpa Identitas Mengapung di Kali Ciliwung Lenteng Agung

Warga di sekitar Gang H. Sonyon, Lenteng Agung, Jagakarsa, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas yang mengapung di aliran Kali Ciliwung, Senin (20/4).

Trending

Abaikan Peringatan, TPS Ilegal di Tambun Utara Resmi Disegel Pemkab Bekasi

Abaikan Peringatan, TPS Ilegal di Tambun Utara Resmi Disegel Pemkab Bekasi

Pemerintah Kabupaten Bekasi, mengambil tindakan tegas dengan menyegel tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal di Kampung Turi, Sriamur, Kecamatan Tambun Utara. 
Top Skor Akhir Final Four Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Pertahankan Rekor Pemain Lokal Tersubur, Irina Voronkova Kuasai Puncak

Top Skor Akhir Final Four Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Pertahankan Rekor Pemain Lokal Tersubur, Irina Voronkova Kuasai Puncak

Top skor akhir final four Proliga 2026, di mana dua pemain Jakarta Pertamina Enduro yakni Irina Voronkova dan Megawati Hangestri mampu mempertahankan rekor masing-masing.
Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks kapten Timnas Belanda U-17 berdarah Indonesia, ungkap kesiapannya dipanggil John Herdman dan memperkuat Timnas Indonesia, serta tunggu proses naturalisasi rampung.
Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Lagi

Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Lagi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons negatif soal sanksi yang diberikan SMAN 1 Purwakarta terhadap puluhan siswa yang mengolok-olok guru. Ini katanya.
Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League

Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League

Megawati Hangestri kembali ke V-League musim 2026-2027 dengan julukan baru dari media Korea. Simak selengkapnya.
Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap berjuang membawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara pada musim ini.
Sumardji Pastikan Fadly Alberto Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Lawan

Sumardji Pastikan Fadly Alberto Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Lawan

Fadly Alberto kabarnya langsung mendapat sanksi berat yaitu dicoret dari Timnas Indonesia U-20 usai kedapatan layangkan tendangan kungfu ke arah pemain lawan.
Selengkapnya

Viral