GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penampakan Foto-foto Mengerikan Penggerebekan Pabrik Ekstasi Jaringan Fredy Pratama di Bali

Pihak kepolisian akhirnya kembali berhasil melakukan penggerebekan pabrik ekstasi. Begini penampakan foto-foto pabrik ekstasi jaringan Fredy Pratama di Bali.
Senin, 13 Mei 2024 - 14:12 WIB
Pengungkapan Clandestine Laboratorium Narkotika Jenis Mephedrone dan Penanaman Ganja Hidroponik di Villa Sunny Bali.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com -  Pihak kepolisian akhirnya kembali berhasil melakukan penggerebekan pabrik ekstasi jaringan Fredy Pratama di Villa Sunny Bali.  

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima tvOnenews.com dari Badan Reserse Kriminal Polri Direktorat Tindak Pidana Narkoba pada Senin (13/5/2024), pengungkapan ini merupakan gudang clandestine laboratorium narkotika jenis mephedrone dan penanaman ganja hidroponik

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengungkapan ini berawal dari pengembangan pada pengungkapan kasus clandestine laboratorium Sunter pada 4 April 2024 milik Fredy Pratama. 

“Berawal dari case clandestine laboratorium Sunter, Timsus Subdit III menemukan bukti kuat berupa dokumentasi perjalanan paket barang bahan kimia prekursor clandestine laboratorium Sunter,” demikian bunyi keterangan tersebut.

Tim Subdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri langsung melakukan joint operation dengan Ditjen BC Pusat, Kanwil BC Bandara Soekarno-Hatta, Kanwil BC Bali dan Imigrasi Bali.

tvonenews

Setelah dilakukan profiling, ditemukan seorang tersangka atas nama Lazuardi Muddatsir yang memang benar telah melarikan diri ke Bali.

Polisi tak butuh waktu lama usai mengendus keberadaan Lazuardi di kamar kosnya, di Rumah Kos 88, Kelurahan Sesetan, kamar nomor 9.

Pada Kamis (2/5/2024) sekitar pukul 16.50 WITA, tim berhasil mengamankan tersangka Lazuardi dengan barang bukti sabu sebanyak 6 kilogram.

Diketahui Lazuardi Muddatsir ini berperan sebagai orang gudang, kurir dan operator di Bali (mantan narapidana) yang sebelumnya hanya berperan sebagai pemegang rekening jaringan narkoba Fredy Pratama.

Dalam pengungkapan pabrik ekstasi jaringan Fredy Pratama tersebut, polisi juga menangkap empat orang tersangka dengan barang bukti yang ditemukan dari tiga TKP.

“Setelah dilakukan pengembangan dan penyelidikan mendalam terdapat empat lokasi untuk pengiriman barang/bahan kimia dan satu lokasi sebagai clandestine laboratory dengan keterlibatan beberapa orang WNA Ukraina dalam jaringan tersebut, yaitu Ivan Volovod, Mykyta Volovod, Roman Nazarenko dan Oleksii Kolotov, seorang WN Rusia atas nama Konstantin Kruts dan Lazuardi Muddatsir yang merupakan DPO clandestine laboratorium Sunter,” demikian isi keterangan tersebut.

Pada penangkapan Konstatin Kruts, polisi menemukan ratusan gram empat jenis narkoba. 

"Ganja sebanyak 382,19 gram, hashis sebanyak 484,92 gram, kokain sebanyak 107,95 gram, dan mefedrone sebanyak 247,33 gram," tulis keterangan resmi.

Kemudian, hasil penggeledahan lainnya ditemukan barang bukti narkotika berupa hydroponic ganja sebanyak 9.799 gram, shabu, cocaine, hashis, mephedrone.

Lalu, ditemukan alat cetak extacy dan beberapa peralatan clandestine laboratorium berikut dengan berbagai jenis bahan kimia prekursor untuk membuat narkoba jenis mephedrone total 520,032 kilogram. 

Selain itu, ditemukan juga clandestine laboratorium terkait hidroponik ganja.

Sistem kerja ganja hydroponic sudah modern dan sistematis karena sudah di-setting sedemikian rupa dengan adanya lampu ultraviolet, alat pengukur pH, pemberian air, oksigen serta pupuk secara otomatis dan teratur sehingga bunga ganja yang dihasilkan kualitasnya sangat baik.

Sistem kerja mephedrone juga sudah sistematis dengan mencampurkan bahan-bahan kimia, diukur pH-nya dan adonan dimasukkan ke alat reverse cooler mix agar kental, dicampur lagi dengan bahan-bahan kimia lainnya dan terakhir disaring serta dicuci dengan aseton sehingga kering dan menjadi mephedrone (tanpa perlu dicetak dengan mesin).

Modus operandi pemasarannya menggunakan jaringan Hydra Indonesia (darknet forum 2 roads.cc) untuk memasarkan produk ganja hydroponic dan mephedrone melalui aplikasi Telegram Bot. 

Beberapa grup telegram tersebut, yaitu Bali Hydra Bot, Cannashop Robot, Bali Cristal Bot, Hydra Indonesia Manager dan Mentor Cannashop.

Adapun, berdasarkan keterangan tersangka bahan dan peralatan yang tidak ada di Indonesia dipesan dari China melalui marketplace Alibaba dan AliExpress.

Sementara, bibit ganja dikirim dari Rumania dan peralatan lainnya dibeli melalui marketplace Indonesia.

Atas perbuatannya, para tersangka ini terancam pasal tentang narkotika, dengan ancaman hukuman minmal 5 tahun penjara dan maksimal hukuman mati, serta denda minimal Rp 1 miliar dan maksimal Rp 10 miliar.

Berikut foto-foto penggerebekan pabrik ekstasi jaringan Fredy Pratama di Bali:

Foto pengungkapan Clandestine Laboratorium Narkotika Jenis Mephedrone dan Penanaman Ganja Hidroponik di Villa Sunny Bali. (Istimewa)

Foto pengungkapan Clandestine Laboratorium Narkotika Jenis Mephedrone dan Penanaman Ganja Hidroponik di Villa Sunny Bali. (Istimewa)

Foto pengungkapan Clandestine Laboratorium Narkotika Jenis Mephedrone dan Penanaman Ganja Hidroponik di Villa Sunny Bali. (Istimewa)

Foto pengungkapan Clandestine Laboratorium Narkotika Jenis Mephedrone dan Penanaman Ganja Hidroponik di Villa Sunny Bali. (Istimewa)

Foto pengungkapan Clandestine Laboratorium Narkotika Jenis Mephedrone dan Penanaman Ganja Hidroponik di Villa Sunny Bali. (Istimewa)

Foto pengungkapan Clandestine Laboratorium Narkotika Jenis Mephedrone dan Penanaman Ganja Hidroponik di Villa Sunny Bali. (Istimewa)

Foto pengungkapan Clandestine Laboratorium Narkotika Jenis Mephedrone dan Penanaman Ganja Hidroponik di Villa Sunny Bali. (Istimewa)

Foto pengungkapan Clandestine Laboratorium Narkotika Jenis Mephedrone dan Penanaman Ganja Hidroponik di Villa Sunny Bali. (Istimewa)

Foto pengungkapan Clandestine Laboratorium Narkotika Jenis Mephedrone dan Penanaman Ganja Hidroponik di Villa Sunny Bali. (Istimewa)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Foto pengungkapan Clandestine Laboratorium Narkotika Jenis Mephedrone dan Penanaman Ganja Hidroponik di Villa Sunny Bali. (Istimewa). (lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Swiss Open 2026: Terhenti di Semifinal, Anthony Ginting Bersyukur Tak Lagi Khawatirkan Cedera

Swiss Open 2026: Terhenti di Semifinal, Anthony Ginting Bersyukur Tak Lagi Khawatirkan Cedera

Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting memastikan kondisi fisiknya terus membaik meski harus terhenti di babak semifinal Swiss Open 2026.
Serial Thailand Girl From Nowhere Bakal Hadir dalam Versi Jepang, Nakajima Arisa Perankan Tokoh Nanno

Serial Thailand Girl From Nowhere Bakal Hadir dalam Versi Jepang, Nakajima Arisa Perankan Tokoh Nanno

Serial Thailand Girl From Nowhere bakal di-remake atau hadir dalam versi Jepang.
Jelang Lebaran, Sumut Capai Nol Pengungsi di Tenda: Pemerintah Kebut Hunian Korban Bencana Sumatera

Jelang Lebaran, Sumut Capai Nol Pengungsi di Tenda: Pemerintah Kebut Hunian Korban Bencana Sumatera

Sumatera Utara berhasil mencapai nol pengungsi di tenda menjelang Lebaran setelah relokasi korban bencana banjir dan longsor ke hunian sementara dan hunian tetap.
Pesan Jan Olde Riekerink kepada Skuad Dewa United Jelang Laga Kontra Persija Jakarta: Kami Harus Bangkit

Pesan Jan Olde Riekerink kepada Skuad Dewa United Jelang Laga Kontra Persija Jakarta: Kami Harus Bangkit

Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, memprediksi laga melawan Persija Jakarta akan berjalan seru. Ia menyebut jika duel ini sekaligus menjadi pelampiasan setelah kekecewaan di kancah Asia. 
KDM Sulap Mobil Dinas Gubernur Jadi Mobil Rumah Sakit, Mercy Sprinter Itu Kini Bisa Layani Kesehatan Pemudik

KDM Sulap Mobil Dinas Gubernur Jadi Mobil Rumah Sakit, Mercy Sprinter Itu Kini Bisa Layani Kesehatan Pemudik

Wow! Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM menyulap mobil dinas gubernur yang sudah lama menjadi mobil layanan kesehatan keliling.
Alwi Farhan Ungkap Alasan Selebrasi Emosional Usai Kalahkan Li Shi Feng di Semifinal Swiss Open 2026

Alwi Farhan Ungkap Alasan Selebrasi Emosional Usai Kalahkan Li Shi Feng di Semifinal Swiss Open 2026

Alwi Farhan kalahkan Li Shi Feng dua game langsung di babak semifinal Swiss Open 2026.

Trending

Media Jerman Tak Habis Pikir dengan Kevin Diks, Pemain Timnas Indonesia itu Cetak Sejarah Membanggakan di Bundesliga

Media Jerman Tak Habis Pikir dengan Kevin Diks, Pemain Timnas Indonesia itu Cetak Sejarah Membanggakan di Bundesliga

Media Jerman menyoroti Kevin Diks yang mencetak sejarah sebagai pemain Timnas Indonesia pertama yang mengenakan ban kapten di Bundesliga.
KPK Duga Ada Kepala Daerah Lain yang Modus Bagi-bagi THR ke Polisi, Jaksa, TNI hingga Hakim

KPK Duga Ada Kepala Daerah Lain yang Modus Bagi-bagi THR ke Polisi, Jaksa, TNI hingga Hakim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada kepala daerah lain yang melakukan modus yang sama seperti yang dilakukan  Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
Peras Anak Buahnya Demi THR, Bupati Cilacap Terjunkan Satpol PP Jika Telat Bayar

Peras Anak Buahnya Demi THR, Bupati Cilacap Terjunkan Satpol PP Jika Telat Bayar

Demi lancarkan aksi pemerasan ke satuan kerja daerah di lingkungan Pemkab Cilacap, Bupati Cilacap turunkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menagih.
Elkan Baggott Termasuk? Berikut Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026

Elkan Baggott Termasuk? Berikut Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026

John Herdman akan memangkas 18 pemain dari 41 nama skuad sementara Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026. Apakah Elkan Baggott ikut dicoret? Ini prediksinya.
Mengenal Dean Zandbergen, Striker Liga Belanda Keturunan Depok yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Mengenal Dean Zandbergen, Striker Liga Belanda Keturunan Depok yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Mengenal Dean Zandbergen, striker VVV-Venlo keturunan Depok yang santer disebut masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia. Intip profil, karier, dan statistiknya.
Namanya Sudah Jawa Banget, Rekan Justin Hubner di Fortuna Sittard yang Pernah Juara Piala Eropa Ini Eligible Bela Timnas Indonesia?

Namanya Sudah Jawa Banget, Rekan Justin Hubner di Fortuna Sittard yang Pernah Juara Piala Eropa Ini Eligible Bela Timnas Indonesia?

Neraysho Kasanwirjo, rekan Justin Hubner di Fortuna Sittard, jadi sorotan karena memiliki nama Jawa dan pernah juara Piala Eropa U-17 bersama Belanda. Bisa bela Timnas Indonesia?
Setelah Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen Kirim Pesan Bahagia untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Berlaga

Setelah Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen Kirim Pesan Bahagia untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Berlaga

Tak hanya Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen juga sukses berikan pesan bahagia untuk Johnn Herdman. Keduanya sama-sama dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT