News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengakuan Jujur Sopir Bus Kecelakaan Mengerikan di Ciater, Ternyata Konon Ada Momen Tidak Normal Selama di Tempat Ini

Sopir bus bernama Sadira menceritakan semua terkait sebelum terjadinya kecelakaan mengerikan tepatnya di Ciater, Subang, Jawa Barat, pada Sabtu (11/5/2024).
Senin, 13 Mei 2024 - 20:05 WIB
Kecelakaan Bus rombongan SMK Lingga Kencana di Ciater, Subang
Sumber :
  • ANTARA/ Raisan Al Farisi

Jakarta, tvOnenews.comSopir bus bernama Sadira menceritakan semua sebelum kecelakaan mengerikan terjadi di CiaterSubang, Jawa Barat, pada Sabtu (11/5/2024).  

Awalnya rombongan SMK Lingga Kencana berangkat dari Depok menuju Bandung pada Jumat (10/5/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hari Jumat saya langsung menuju ke Alun-alun Bandung. Dari Alun-alun Bandung langsung nginap di Cihampelas. Masih normal-normal aja busnya," kata Sadira, diwawancarai tvOne, Minggu (12/5/2024).

Rombongan kemudian melanjutkan pergi ke Tangkuban Perahu sebelum nanti akhirnya menuju perjalanan ke Depok..

"Nah, di Tangkuban Perahu, saya sudah terasa tuh di atas," kata dia.

Dia tak memungkiri ada bagian rem pada bus yang tidak beres, lalu sempat diperbaiki oleh montir di rest area.

tvonenews

"Dikirimkan montir agar stabil kembali. Nah, dari situ ya kita kembali turun untuk mengarah ke Depok. Kan udah disetel kan sama montir, ya aman," jelasnya.

Sadira merasa kondisi mobil baik-baik saja selama perjalanan menanjak dan menurun di Tangkuban Perahu.

Rombongan kemudian mampir ke sebuah rumah makan Bang Jun yang terletak di Ciater.

Sadira kembali memeriksa rem sebelum melanjutkan perjalanan ketika berhenti di rumah makan tersebut.

Sesaat mau jalan mulai merasakan ada yang tidak beres lagi, terlebih mobil bus yang dikendarainya sudah masuk gigi.

"Nah sampai Bang Jun melanjutkan perjalanan, di situlah saya baru terasa, kok ini angin habis? Ternyata begitu masuk gigi itu sudah nggak bisa karena posisi rem masih diinjak, mau masuk gigi itu udah nggak bisa. Saya lihat anginnya habis," ungkap dia.

Dia lantas mengumumkan ke penumpang bahwa kondisi bus ada yang bermasalah pada rem. 

Sadira meminta agar para penumpang untuk berpegangan.

"Saya inisiatif untuk mencari tempat yang turunan, bukan bahu jalan, tapi jalan penyelamat. Ternyata tidak ada," kata dia.

Sadira khawatir jika tidak dihentikan paksa maka mobil akan terus melaju turun dan menabrak semakin banyak kendaraan lain.

Akhirnya bus sengaja ditabrakkan ke tiang listrik yang berada di bahu jalan. 

Namun, dia tidak menyadari bahwa ada kendaraan bermotor di bagian ia membelokkan bus dan berakhir tertabrak.

"Jadi terpaksa sebelum mobil lewat, saya buang ke kanan, ternyata di kanan ada motor satu. Karena saya lihat ada tiang listrik. Kalau tidak ada tiang listrik itu mobil masih jalan terus," kata dia.

Saat membuang setir ke kanan, tiba-tiba bus pun terbalik dan menyebabkan korban meninggal 11 orang.

Detik-detik Kecelakaan Terekam Siswa, Takbir Berkumandang

Sebelum insiden kecelakaan berlangsung, terdapat seorang pelajar SMK Lingga Kencana Depok yang tengah melakukan live video pada aplikasi media sosialnya.

Lantas live video milik korban kecelakaan maut itu pun tersebar pada sekolah akun media sosial (medsos).

Dari video berdurasi 55 detik yang didapat tim tvOnenews.com, terlihat seorang siswa sedang menyapa pengguna media sosial lainnya saat perjalanan didalam bus tersebut.

Sedang asik menyapa, video tersebut terputus dengan kondisi siswa yang tak nampak pada mata kamera.

Sempat terjeda beberapa detik, video tersebut kembali memunculkan gambar suasana mengerikan kondisi bus.

Kamera handphone yang tengah melakukan live video itu pun tak fokus pada objek yang direkamnya, melainkan suara jerit ketakutan hingga takbir yang berkumandang.

"Allah Akbar, Allah Akbar," disusul serial jeritan disertai tangisan para penumpang bus saat dilihat tim tvOnenews.com pada Senin (13/5/2024).

Selang beberapa detik, sang perekam kembali hadir dalam live video platform media sosial yang dilakukannya.

Sang perekam pun lantas menginformasikan kondisi yang terjadi pada bus yang membawa rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok tersebut.

"Sumpah guys gw kecelakaan, bentar huys ya bentar, rem ya blong," kata perekam dengan suara jeritan dan tangisan penumpang bus yang terdengar dalam rekaman video tersebut.

Kronologi Penyebab Kecelakaan Maut Bus Rombongan Pelajar SMK Depok di Subang

Bus rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok alami kecelakaan maut di Jalan Raya Palasari, Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat pada Sabtu (11/5/2024) malam.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Jules Abraham membeberkan detik-detik kronologi kecelakaan maut pembawa pelajar SMK Lingga Kencana Depok tersebut.

Ia menuturkan bus tersebut datang dari arah selatan menuju utara pada jalan menurun.

"Bus Trans Putera Fajar AD 7524 OG datang dari arah selatan menuju utara pada saat melaju pada jalan yang menurun oleng kekanan menabrak kendaraan Feroza dari arah berlawanan," kata Jules dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (11/5/2024).

Jules menuturkan usai menabrak mobil yang melintas dari arah berlawanan, bus tersebut terguling ke kiri.

Lantas bus tersebut pun turut menabrak sejumlah kendaraan baik mobil dan motor yang melintas.

"Kemudian terguling miring ke kiri posisi ban kiri diatas dan terselusur sehingga menabrak tiga kendaraan jenis roda dua yang terparkir dibahu jalan," ungkapnya.

Jules menuturkan bus tersebut kemudian terhenti secara mendadak usai menabrak sebuah tiang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bus tersebut terhenti setelah menabrak tiang yang ada dibahu jalan arah Subang menuju Bandung tepat didepan Masjid As Sa'adah," katanya.

Adapun pihak kepolisian hingga saat ini masih melakukan data korban jiwa maupun luka-luka akibat kecelakaan maut bus rombongan pelajar SMK Depok.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Bidik Juara Grup, Marcelo Bielsa di Ambang Tersingkir?

Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Bidik Juara Grup, Marcelo Bielsa di Ambang Tersingkir?

Prediksi skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja hanya butuh hasil imbang untuk lolos sebagai juara grup, sementara Uruguay wajib menang demi tiket babak 32 besar.
Jadwal Princess Cup 2026, Sabtu 27 Juni: Masuki Babak Semifinal, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Jumpa Vietnam

Jadwal Princess Cup 2026, Sabtu 27 Juni: Masuki Babak Semifinal, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Jumpa Vietnam

Jadwal Princess Cup 2026, Sabtu 27 Juni yang kini memasuki babak semifinal di mana Timnas Voli Putri Indonesia U-18 akan menghadapi juara dari Pool B, Vietnam.
Jadwal AVC Men's Cup 2026, Sabtu 27 Juni: Timnas Voli Indonesia Tantang tuan Rumah di Babak Semifinal Malam Nanti

Jadwal AVC Men's Cup 2026, Sabtu 27 Juni: Timnas Voli Indonesia Tantang tuan Rumah di Babak Semifinal Malam Nanti

Jadwal AVC Men's Cup 2026 Sabtu 27 Juni yang saat ini sudah memasuki babak semifinal di mana Timnas Voli Indonesia akan berjumpa tuan rumah India.
Usai Purbaya Bertemu Kepala BGN, Anggaran MBG Bakal Dipangkas

Usai Purbaya Bertemu Kepala BGN, Anggaran MBG Bakal Dipangkas

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyetujui usulan efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Badan Gizi Nasional (BGN). Menkeu Purbaya
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Megawati Hangestri Jadi Sorotan Media Korea Usai KOVO Berani Ubah Regulasi Kuota Pemain Asing di V-League

Megawati Hangestri Jadi Sorotan Media Korea Usai KOVO Berani Ubah Regulasi Kuota Pemain Asing di V-League

Keputusan Federasi Bola Voli Korea (KOVO) mengubah regulasi pemain asing untuk V-League musim depan menjadi sorotan. Nama Megawati Hangestri kembali disorot.

Trending

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Polda Metro Jaya membongkar praktik judi berkedok permainan ketangkasan mirip Timezone di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sebanyak 69 tersangka ditetapkan.
Selengkapnya

Viral