News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penempatan PMI ke Arab Saudi Melalui SPSK Belum Jelas Kapan Dibuka, FKPMI Nilai Pemerintah Tak Serius

Forum Komunikasi Pekerja Migran Indonesia (FKPMI) mempertanyakan nasib penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Arab Saudi melalui sistem penempatan satu kanal (SPSK) yang hingga saat ini belum jelas kapan akan dibuka kembali.
Senin, 20 Mei 2024 - 13:05 WIB
Ketua Umum FKPMI, Zainul Arifin
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Forum Komunikasi Pekerja Migran Indonesia (FKPMI) mempertanyakan nasib penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Arab Saudi melalui sistem penempatan satu kanal (SPSK) yang hingga saat ini belum jelas kapan akan dibuka kembali.

Ketua Umum FKPMI, Zainul Arifin mengatakan penempatan PMI melalui satu kanal sempat dibuka oleh Kementerian Keteangakerjaan (Kemenaker) RI namun hanya beberapa saat dan belum ada kejelasan kapan akan dibuka kembali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pemerintah dalam hal ini Kementerian ketenagakerjaan sepertinya tidak serius menjalankan tugasnya untuk menata penempatan PMI ke Arab Saudi, bayangkan sudah bertahun-tahun sistem yang mereka sepakati dengan pemerintah Arab Saudi yaitu SPSK belum jalan,” jelas Zaenul Arifin dalam keterangannya, Jakarta, Senin (20/5/2024).

Zainul menyebut calon pekerja migran Indonesia yang akan bekerja ke Arab Saudi menjadi korban utama dari ketidakpastian pemerintah membuka penempatan ke Arab Saudi melalui sistem SPSK tersebut.

“Ketidakpastian ini membuat CPMI kita yang mereka akan bekerja di sektor-sektor yang penempatanya harus melalui SPSK tidak bisa berproses, sudah bertahun-tahun berjalan, sempat bergerak dan dibuka dengan keluarnya Kepmenaker nomor 202 tahun 2023 namun tidak lama kembali ditutup dengan alasan evalusi, sampai ini hari belum ada informasi kapan dibuka lagi,” ungkap Zainul.

Bahkan, dirinya sempat terbingung-bingung ketika Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Ida Fauziah justrru datang dalam peluncuran platform pembayaran digital milik perusahaan swasta Malaysia beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zainul menilai Menaker tak terlalu peduli dengan menuntaskan permasalahan SPSK tersebut.

“Kami malah dibuat kaget ketika Menaker Ida Fauziah justeru hadir pada acara peluncuran salah satu platform pembayaran digital di Malaysia yakni Bolehpayz, apa urgensinya, yang penting seperti menyelesaikan penempatan PMI melalui SPSK malah kurang diperhatikan,” pungkas Zainul. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Keracunan Massal di Pati, BGN akan Periksa 172 SPPG

Buntut Keracunan Massal di Pati, BGN akan Periksa 172 SPPG

Buntut kasus dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Pemerintah Pati
Deretan Lagu Populer Kangen Band Ciptaan Dodhy Hardiyanto

Deretan Lagu Populer Kangen Band Ciptaan Dodhy Hardiyanto

Deretan Lagu Populer Kangen Band ciptaan Dodhy Hardiyanto dari 2007 hingga 2009, termasuk Selingkuh, Doy, Yolanda, Bintang 14 Hari, dan lainnya.
OJK Klaim Pembukaan Rekening Massal Strategis untuk Perkuat Literasi Keuangan, Tapi Bank Tetap Wajib Hati-hati

OJK Klaim Pembukaan Rekening Massal Strategis untuk Perkuat Literasi Keuangan, Tapi Bank Tetap Wajib Hati-hati

OJK mendukung pembukaan rekening massal bagi masyarakat untuk memperkuat inklusi dan literasi keuangan. Program ini akan menyasar warga usia 17 tahun dan penerima bansos.
Francesco Bagnaia Ungkap Alasan Dirinya Memilih Tampil Lebih Hati-hati Sepanjang Sesi Latihan MotoGP San Marino 2026

Francesco Bagnaia Ungkap Alasan Dirinya Memilih Tampil Lebih Hati-hati Sepanjang Sesi Latihan MotoGP San Marino 2026

Francesco Bagnaia kembali menghadapi akhir pekan sulit di MotoGP San Marino 2026 setelah dirinya mangku masih belum menemukan rasa percaya diri bersama Ducati.
Tegas, Gubernur Dedi Mulyadi Bakal Cek Pemilik Truk yang Merusak Pembatas Jembatan, Videonya Viral di Medsos

Tegas, Gubernur Dedi Mulyadi Bakal Cek Pemilik Truk yang Merusak Pembatas Jembatan, Videonya Viral di Medsos

Jembatan yang viral tersebut diduga terjadi di Karawang. Hal ini pun akan didalami peristiwa tersebut. Begini reaksi Gubernur Dedi Mulyadi.
Mengenal Aturan Ketat Hidup Seorang Biksu: Beda dari Umat Awam, Ini Sanksi Jika Melanggar

Mengenal Aturan Ketat Hidup Seorang Biksu: Beda dari Umat Awam, Ini Sanksi Jika Melanggar

Skandal seks dan dugaan penggelapan uang yang dilakukan oleh oknum biksu Phra Wachirayan Wi di Thailand mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial ...

Trending

Link Video Syur Skandal Biksu Thailand Viral Dicari Netizen, Waspada Kebocoran Data

Link Video Syur Skandal Biksu Thailand Viral Dicari Netizen, Waspada Kebocoran Data

Link video biksu Thailand viral dicari netizen setelah CCTV Phra Wachirayan beredar. Rekaman menjadi bagian dari kasus dugaan penyalahgunaan dana kuil
Viral Video CCTV Skandal Diduga Biksu Senior Thailand dengan Wanita Simpanannya, Berujung Ditangkap Polisi

Viral Video CCTV Skandal Diduga Biksu Senior Thailand dengan Wanita Simpanannya, Berujung Ditangkap Polisi

Rekaman video CCTV biksu senior Thailand, Phra Wachirayan Wi (66) yang terseret penggelapan uang kuil beradegan asusila dengan asisten/wanita simpanan viral.
Tetangga Curiga Sika Ae Mendadak Kaya, Kini Terseret Skandal Penggelapan Dana dan Asmara dengan Biksu Thailand

Tetangga Curiga Sika Ae Mendadak Kaya, Kini Terseret Skandal Penggelapan Dana dan Asmara dengan Biksu Thailand

Seorang biksu senior di Thailand, Phra Wachirayan Wi (66) menjadi perbincangan warga Thailand lantaran diduga melakukan penggelapan dan pencucian dana kuil.
Empat Prajurit yang Aniaya Serda Ahmad hingga Tewas Ditangkap

Empat Prajurit yang Aniaya Serda Ahmad hingga Tewas Ditangkap

Meski membenarkan keempat prajurit tersebut telah ditahan, Nyoman membantah Serda AMF meninggal akibat penganiayaan.
APJATI Perkuat Kemitraan Ketenagakerjaan Indonesia–Malaysia Lewat Employment Business Matching 2026

APJATI Perkuat Kemitraan Ketenagakerjaan Indonesia–Malaysia Lewat Employment Business Matching 2026

Delegasi turut diperkuat kehadiran Dewan Pengurus Daerah (DPD) APJATI dari Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Barat, Lampung, Jawa Barat, Palembang, Sulawesi, dan Kepulauan Riau.
Ini Isi Klarifikasi Band Juicy Luicy yang Batal Tampil di Batam Karena Permasalahan Bagasi

Ini Isi Klarifikasi Band Juicy Luicy yang Batal Tampil di Batam Karena Permasalahan Bagasi

Band Juicy Luicy buka suara soal kabar beberapa hari belakangan ini yang menjadi sorotan karena batal tampil dalam sebuah fetival musik di kota Batam.
Lahan BUMDes Disulap Jadi Wisata Petik Melon, 3 Bulan Sekali Panen 400 Buah

Lahan BUMDes Disulap Jadi Wisata Petik Melon, 3 Bulan Sekali Panen 400 Buah

Lahan kosong milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Panjunan, Kecamatan Sukodono, disulap menjadi greenhouse buah melon dengan sistem hidroponik penuh.
Selengkapnya

Viral