News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Marak Kasus TPPO, Perlindungan Hukum Bagi PMI Perlu Diperkuat

Insan pers turut menyorot tajam terkait maraknya kasus kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Kamis, 10 September 2026 - 21:10 WIB
Marak Kasus TPPO, Perlindungan Hukum Bagi PMI Perlu Diperkuat
Sumber :
  • Istimewa

Bogor, tvOnenews.com - Insan pers turut menyorot tajam terkait maraknya kasus kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Hal ini terwujud dalam kegiatan yang diadakan forum media Voice Indonesia bersama Bogor Media Siber Network Diskusi Publik Jilid III bertajuk 'Jerat TPPO & Kerentanan PMI: Mengurai Celah Hukum, Jalur Gelap, dan Sistem Perlindungan' di Bogor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami perlu sampaikan bahwa kegiatan diskusi ini diselenggarakan secara mandiri, artinya kami melakukan ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap isu sensitif ini, terhadap korban-korban tindak pidana perdagangan orang oleh oknum tertentu yang tidak bertanggung jawab. Bukan konteksnya kami mengambil alih peran pemerintah, tapi dalam hal ini kami menyampaikan sebagai insan pers bahwa ada peristiwa yang terjadi yang perlu diseriusi untuk ditindaklanjuti," kata Pemimpin Redaksi Voice Indonesia, Anton Sahadi, Kamis (10/9/2026).

Anton menjelaskan pihaknya berkomitmen dalam mengawal isu perlindungan pekerja migran.

Menurutnya kegiatan ini sebagai bentuk insan pers yang juga ikut menyorot tajam mengenai maraknya kasus TPPO.

"Kok ada diskusi publik jilid ketiga? Ini bentuk keseriusan kami sebagai insan pers, sebagai pelaku media, ada kepedulian kami. Yang pertama kami pernah lakukan di Jakarta, yang kedua di Bandung, yang ketiga di Kabupaten Bogor. Ini menunjukkan bahwa isu ini cukup sensitif, cukup menarik perhatian kami," katanya.

Sementara, Advokasi PMI pada Pemberi Kerja Perseorangan, Firman Yulianto turut hadir dalam kegiatan itu.

Ia mengulas peta penempatan PMI sepanjang 2026 serta sejumlah negara tujuan yang membutuhkan atensi khusus.

"Ini Kamboja, kemudian juga Arab Saudi, Malaysia, Australia, dan Taiwan. Nah ini sebetulnya Taiwan juga kan sudah aman. Tapi tentunya ada juga yang nakal, mungkin yang khusus awak kapal, peringatan yang mungkin ini juga menjadi kritik," ungkapnya.

Ia juga menegaskan komitmen Kementerian P2MI untuk mengoptimalkan koordinasi perlindungan dan pengawasan digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tanpa diminta pun kami wajib untuk hukumnya menyelesaikan, paling tidak membantu koordinasi-koordinasi bagaimana pelindungan, khususnya pekerjaan migran," sambungnya.

Di sisi lain, Direktur Reserse PPA-PPO Polda Jawa Barat, Kombes Rumi Untari membeberkan kompleksitas dalam membongkar jaringan TPPO hingga ke tingkat aktor intelektual.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 September 2026: Leo Ada Peluang Baru, Libra Jangan Pelit

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 September 2026: Leo Ada Peluang Baru, Libra Jangan Pelit

Ramalan keuangan zodiak besok, 11 September 2026, untuk 12 zodiak lengkap. Cek peruntungan rezeki dan strategi finansialmu di sini!
Pemilik Kapal yang Ditumpangi Jurnalis Pastikan Life Jacket Temuan TNI AL Bukan Miliknya

Pemilik Kapal yang Ditumpangi Jurnalis Pastikan Life Jacket Temuan TNI AL Bukan Miliknya

Pemilik kapal Arupadhatu 1 memastikan life jacket yang ditemukan TNI AL saat mencari jurnalis hilang bukan bagian dari perlengkapan kapalnya.
KAI Properti Tingkatkan Kapasitas dan Kenyamanan Stasiun Bogor Melalui Pengembangan Fasilitas Perkeretaapian 

KAI Properti Tingkatkan Kapasitas dan Kenyamanan Stasiun Bogor Melalui Pengembangan Fasilitas Perkeretaapian 

KAI Properti terus mendukung peningkatan kualitas aset perkeretaapian melalui pengembangan fasilitas di Stasiun Bogor.
Debut Shin Tae-yong di El Clasico Indonesia: Persija Ingin Tampil Lebih Baik di Hadapan Persib

Debut Shin Tae-yong di El Clasico Indonesia: Persija Ingin Tampil Lebih Baik di Hadapan Persib

Debut Shin Tae-yong di El Clasico Persija vs Persib jadi sorotan. Ia meminta Jakmania tertib dan bertekad membawa Macan Kemayoran tampil lebih baik.
Tak Mau Diam Lagi, Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Pernyataan Pihak Ruben Onsu dan Ungkap Bukti Chat

Tak Mau Diam Lagi, Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Pernyataan Pihak Ruben Onsu dan Ungkap Bukti Chat

Kuasa hukum Sarwendah tak mau diam lagi. Chris Sam Siwu bantah pernyataan pihak Ruben Onsu soal mediasi hak asuh anak dan ungkap bukti chat.
Produksi Batu Bara Turun 8 Juta Ton per Bulan, PNBP Malah Naik Rp7 Triliun

Produksi Batu Bara Turun 8 Juta Ton per Bulan, PNBP Malah Naik Rp7 Triliun

Produksi batu bara Indonesia mencapai 423 juta ton hingga Juli 2026. Meski turun secara bulanan, PNBP naik Rp7 triliun menjadi Rp66 triliun.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Selama Tujuh Jam, KPK Geledah Dua Kantor di Pemkab Muara Enim

Selama Tujuh Jam, KPK Geledah Dua Kantor di Pemkab Muara Enim

Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun di lapangan, setidaknya ada dua titik lokasi yang dilakukan penggeledahan oleh tim penyidik KPK, yakni ruang Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Muara Enim dan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muara Enim.
Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 11 September 2026: Sagitarius Panen Peluang Baru

Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 11 September 2026: Sagitarius Panen Peluang Baru

Memasuki 11 September 2026, sejumlah zodiak diprediksi memiliki prospek karier yang lebih menjanjikan. Siapa saja yang bakal bersinar di tempat kerja besok?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT