News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gawat, Puluhan Jasa Rapid Tes di Sekitar Pelabuhan Ketapang Ternyata Belum Berizin

Maraknya jasa rapid test di sekitar Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur membuat DPRD setempat turun tangan. Komisi I DPRD Banyuwangi bersama Dinas Kesehatan dan TNI/Polri menggelar sidak, Rabu (5/1/2022) siang. 
Rabu, 5 Januari 2022 - 15:12 WIB
DPRD Banyuwangi bersama Dinkes gelar sidak jasa rapid di sekitar Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Rabu (5/1/2022).
Sumber :
  • tim tvOne - happy oktavia

Banyuwangi, Jawa Timur – Maraknya jasa rapid test di sekitar Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur membuat DPRD setempat turun tangan. Komisi I DPRD Banyuwangi bersama Dinas Kesehatan dan TNI/Polri menggelar sidak, Rabu (5/1/2022) siang. 

Hasilnya, ditemukan puluhan jasa rapid yang belum mengantongi izin lengkap, bahkan ada yang menggunakan kantor tak permanen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedikitnya 45 jasa rapid tumbuh di sekitar Pelabuhan Ketapang. Dari jumlah ini, seluruhnya didatangi Dewan bersama tim gabungan. 

“Banyak temuan dari sidak jasa rapid kali ini. Diantaranya, ada klinik yang berhimpitan dengan rumah makan. Lalu, kantor yang dipakai belum ber-IMB. Bahkan, penanganan limbahnya belum standar, hanya dibakar di lokasi,” kata Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi Irianto usai memimpin sidak. 

Yang janggal, lanjutnya, ada salah satu jasa rapid yang menawarkan layanan drive thru alias dari atas kendaraan. Sidak kali ini merupakan tidak lanjut dari banyaknya keluhan terkait maraknya jasa rapid tes di sekitar pelabuhan Ketapang.

Selain perizinan, DPRD menyoroti maraknya jasa rapid yang tak berimbas positif bagi pemasukan daerah. “Hasil sidak akan kita simpulkan bersama Dinas Kesehatan. Lalu, kita pikirkan bagaimana bisa ada pemasukan ke daerah,” jelas politisi PDIP tersebut.

Data Dinas Kesehatan Banyuwangi menyebutkan dari puluhan jasa rapid di sekitar Ketapang, hanya 3 klinik yang izinnya lengkap. Lalu 2 klinik mendapatkan rekomendasi dari Dinas Kesehatan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini yang akan kita evaluasi. Mereka kita berikan waktu 3 hari untuk melengkapi izin. Jika tidak, akan dilakukan penertiban,” kata Plt. Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat.

Menurutnya, pembukaan klinik rapid sudah diatur ketat dalam Permenkes sehingga ada standar baku yang harus dipenuhi termasuk izin apa saja yang wajib dikantongi. “Kami juga fokus pada evaluasi SDM jasa rapid. Idealnya, jika buka 24 jam harus ada dokter, analis dan tim medis,” pungkasnya.(HAPPY OKTAVIA/ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seskab Teddy: Tak Ada Rencana Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Seskab Teddy: Tak Ada Rencana Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Meski tidak ada opsi penarikan, pemerintah memastikan aspek keselamatan seluruh personel TNI di wilayah konflik tetap menjadi perhatian utama.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, PSSI Siapkan Laga Kelas Dunia untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Media Vietnam Tak Habis Pikir, PSSI Siapkan Laga Kelas Dunia untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Media Vietnam kembali menyoroti manuver besar Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday. Rencana ambisius PSSI mengundang tim raksasa Eropa bikin tak habis pikir.
Ekonomi RI Sulit Tembus 5%, Tapi Bisa Kalahkan Ramalan Bank Dunia

Ekonomi RI Sulit Tembus 5%, Tapi Bisa Kalahkan Ramalan Bank Dunia

Bank Dunia merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 menjadi 4,7 persen, lebih rendah dari estimasi sebelumnya 4,8 persen.
Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polres Metro Bekasi buru pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang pengusaha tenda hajatan Eem (60) di Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.
Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memberikan pandangannya terkait persaingan menuju gelar juara Super League 2025/2026. Ia secara terbuka menjagokan Persib.
Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo akhirnya dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Sabtu (11/4/2026).

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral