GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ibunda Pegi Menangis Mendengar Pesan Menyakitkan Sang Anak, 'Mak Kalau Saya Tidak Ada Umur...

Ibunda Pegi Setiawan alias Perong nangis sang anak diringkus hingga ditetapkan sebagai tersangka kasus Vina Cirebon oleh Polda Jabar. Kartini ungkap pesan ini.
Jumat, 24 Mei 2024 - 07:03 WIB
Kolase Pegi Setiawan alias Perong dan ibunya Kartini
Sumber :
  • Istimewa

Cirebon, tvOnenews.com - Ibunda Pegi Setiawan alias Perong menangis sang anak diringkus hingga ditetapkan sebagai tersangka kasus Vina Cirebon oleh Polda Jabar.

Ibunda Pegi, yakni Kartini ungkap pengakuan hingga pesan sang anak pasca ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka baru kasus Vina Cirebon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi telah menangkap dan menetapkan Pegi Setiawan alias Perong sebagai tersangka pembunuhan sadis Vina dan Eky di Cirebon Jawa Barat yang terjadi 2016 silam.

Ibunda Pegi mengaku sudah menemui sang anak pasca diringkus polisi pada Selasa (21/5/2024) malam di Bandung, Jawa Barat.

Ibunda Pegi Setiawan alias Perong, Kartini. (tvOne)

Sambil menangis Kartini pun menceritakan pengakuan dan pesan sang anak Pegi terkait kasus Vina Cirebon.

Bahkan saking tak percaya dengan tuduhan yang dialamatkan kepada anaknya, Kartini langsung menanyai sang anak.

"Saya nanya 'Gih apakah kamu pernah melakukan hal sekeji itu? apa kamu kenal sama Egi dan Vina?" kata Kartini kepada tvOne, Kamis (23/5/2024).

"Kemudian anak saya menjawab, 'Demi Alloh demi Rasulullah mak, saya tidak kenal sama yang namanya Egi dan Vina'. 'Terus saya tidak melakukan hal sekeji itu'. Anak saya menjawab seperti itu," lanjut Kartini.

Saat ditemui di Mapolda Jabar, Egi bahkan meminta maaf kepada sang ibu. Bahkan Pegi memberikan pesan yang membuatnya menangis saat itu juga.

"Terus anak saya berpesan 'Mak jikalah nanti mama pulang, kalau saya tidak ada umur saya minta maaf'," katanya menirukan suara Pegi sambil menangis. 

"'Saya rela dan ikhlas mak jadi tumbal anak orang yang berpangkat'. Saya enggak apa-apa mati syahid, saya menanggung dosa orang yang punya, saya orang enggak punya enggak apa-apa. Kalau itu semua tuduhan dijatuhkan kepada saya," tambah Kartini. 

Ibu mana yang tak sedih mendengar pesan sang anak yang tampak pasrah menerima tuduhan sebagai pembunuh Vina Cirebon.

"Anak saya sampai berpesan begitu. Gimana hati seorang ibu (mendengar seperti itu). Sampai saya peluk anak saya, sampai nangis saya 'Jangan ngomong gitu cung, Alloh Maha Tahu, Allah Maha Besar, Alloh Maha Mendengar apa yang kamu tidak pernah lakukan," ungkapnya. 

Saat itu juga Kartini langsung memeluk sang anak sekencang-kencangnya, terlebih ia harus kembali pulang ke Cirebon setelah menemui Pegi di Mapolda Jabar.

"Saya sakit mendengar anak saya difitnah segitu kejam, sedangkan dia adalah tulang punggung keluarga saya dari kecil," katanya. 

Tak hanya dirinya, seluruh keluarga besar termasuk adik-adiknya juga merasa sedih dan tak terima tuduhan yang dialamatkan kepada Pegi.

Poster Film Vina: Sebelum 7 Hari. (IST)

"Apa salah Aa. Aa orang baik kenapa Aa difitnah segitu kejam? tapi polisi tetap tak percaya, kalau Pegi lah pelaku utamanya," ujarnya. 

Padahal menurutnya, Pegi telah bersumpah di hadapannya sebagai ibu bahwa ia tak pernah melakukan perbuatan sekejam itu.

"Anak saya bersumpah, anak saya tak pernah melakukan kejahatan seperti itu. Anak saya di mata saya adalah anak yang baik dan jujur walaupun anak saya jelek," katanya.

Terakhir, Kartini berharap keadilan hukum untuk sang anak.  

"Teliti dulu sebelum menangkap, jangan asal tangkap, anak saya tidak salah apa-apa. Kalau iya dia melakukan kejahatan toh dia pasti bertanggung jawab. Dia tidak bertanggungjawab karena dia tidak melakukan kejahatan itu," ujarnya. 

"Saya berdoa semoga anak saya terbebas dari fitnah ini dan bisa berkumpul kembali dengan keluarga," pungkasnya.(muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidang Etik AKBP Didik Putra Kuncoro Soal Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Kompolnas Ungkap Potensi PTDH Sangat Besar

Sidang Etik AKBP Didik Putra Kuncoro Soal Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Kompolnas Ungkap Potensi PTDH Sangat Besar

Kompolnas angkat bicara soal peluang sanksi yang akan didapatkan AKBP Didik Putra Kuncoro terkait kasus penyalahgunaan narkotika. Peluang PTDH sangat besar.
Jejak Perjalanan Jakmania Away ke Bali: Bukan hanya Dukung Persija tapi Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Jejak Perjalanan Jakmania Away ke Bali: Bukan hanya Dukung Persija tapi Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Hasil analisa dan pengalaman suporter Persija Jakarta, the Jakmania away days ke Bali. Tidak hanya dukung Persija, tetapi meningkatkan perekonomian warga lokal.
Rekan Cole Palmer Bongkar Kabar Mengejutkan Soal Transfer ke MU

Rekan Cole Palmer Bongkar Kabar Mengejutkan Soal Transfer ke MU

Isu Cole Palmer ke MU memanas setelah unggahan temannya viral. Bintang Chelsea itu disebut rindu Manchester dan terbuka hengkang pada 2026.
Empat Rute Transjakarta Kena Penyesuaian Mulai 21 Februari 2026, Stasiun Manggarai-Blok M Salah Satunya

Empat Rute Transjakarta Kena Penyesuaian Mulai 21 Februari 2026, Stasiun Manggarai-Blok M Salah Satunya

Transjakarta melakukan modifikasi terhadap empat rute layanan. Penyesuaian ini akan berlaku mulai 21 Februari 2026.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Bertabur Naturalisasi tapi 6 Kali Gagal Juara AFF

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Bertabur Naturalisasi tapi 6 Kali Gagal Juara AFF

Timnas Indonesia menjadi bahan perbincangan media asing jelang Piala AFF 2026. Media Vietnam heran dengan 'kutukan' skuad Garuda yang punya banyak pemain Eropa.
Ramai soal UU KPK Dikembalikan ke Versi Lama, DPR: Tidak Ada Usulan Apa-Apa

Ramai soal UU KPK Dikembalikan ke Versi Lama, DPR: Tidak Ada Usulan Apa-Apa

Wacana mengembalikan Undang-Undang KPK ke versi lama kini kembali mencuat dan menjadi perbincangan. Ini kata DPR.

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT