News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ibunda Pegi Buka Suara: Di DPO Nama Egi, Alamatnya Beda, Nama Beda, Kenapa yang Ditangkap Pegi? Ya Sudah Saya Nurut Aja

Pihak kepolisian berhasil menangkap salah satu DPO pembunuhan Vina dan Eky bernama Pegi alias Perong. Namun, ibunda Pegi membantah anaknya merupakan tersangka..
Jumat, 24 Mei 2024 - 07:01 WIB
Kolase Pegi Setiawan alias Perong dan ibunya Kartini
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Salah satu DPO pembunuhan Vina dan kekasihnya Eky, yakni Pegi alias Perong berhasil ditangkap polisi pada Selasa (21/5/2024) di Bandung.

Meski demikian, masih muncul pertanyaan apakah yang ditangkap betul Pegi alias Perong pelaku pembunuhan Vina dan Eky yang terjadi di Cirebon tahun 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, pembunuhan Vina dan Eky telah terjadi delapan tahun yang lalu dan selama ini sosok Pegi alias Perong ini tidak kunjung bisa ditangkap.

Belum lagi, ternyata Pegi yang ditangkap polisi berada di Bandung dan bekerja sebagai kuli bangunan.

Setelah anaknya ditangkap, ibu Pegi bernama Kartini pun akhirnya buka suara mengenai kasus ini.

Diwawancarai oleh tvOne, Kartini mengungkapkan semua yang ia ketahui dan rasakan mengenai kasus pembunuhan yang tiba-tiba melibatkan anaknya ini.

Kartini mengatakan bahwa dia sebenarnya bingung kenapa anaknya yang bernama Pegi Setyawan mendadak jadi tersangka.

Padahal, selama ini ciri dari DPO yang disebarkan polisi berbeda dengan penampilan anaknya.

"Ya saya itu merasa, yang di DPO itu namanya bukan Pegi Setyawan, yang saya tahu di DPO itu namanya Egi bukan Pegi. Tapi kenapa yang ditangkap anak saya?" kata Kartini, Kamis (23/5/2024).

"Alamatnya beda, umurnya juga beda, kenapa si Pegi yang ditangkap? Jadi saya juga keder, gimana? Nggak ngerti. Ya udahlah saya nurut aja," kata dia lagi.

Diketahui, DPO atas nama Pegi alias Perong yang disebarkan polisi adalah seorang laki-laki berusia 30 tahun.

Pegi alias Perong tinggal terakhir di Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.

Pria DPO pembunuhan Vina tersebut memiliki tinggi 160 cm, berperawakan kecil, rambut keriting, dan kulit hitam.

Kartini merasa, ciri-ciri yang disebutkan polisi tidak menggambarkan anaknya, yakni Pegi Setyawan.

Ia pun tidak percaya jika anaknya dituduh sebagai tersangka pembunuhan.

"Saya tidak percaya, soalnya setiap hari anak saya itu bekerja untuk menafkahi adik-adiknya," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Kartini juga membantah anaknya memiliki nama lain alias Perong.

"Saya tegaskan ya Bu, nama anak saya itu Pegi Setyawan. Tidak ada Perong-nya. Nah, anak saya sehari-hari kerjanya sebagai buruh bangunan," kata dia menegaskan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ilia Topuria Buka Suara usai Babak Belur Dihajar Justin Gaethje, Akui Kehilangan Penglihatan dan Minta Rematch

Ilia Topuria Buka Suara usai Babak Belur Dihajar Justin Gaethje, Akui Kehilangan Penglihatan dan Minta Rematch

Ilia Topuria akhirnya buka suara setelah menelan kekalahan pertama dalam karier profesionalnya usai tumbang dari Justin Gaethje di UFC White House atau UFC Freedom 250.
Prabowo Terima Menlu Qatar di Istana, Bahas Komitmen Investasi Sebesar US$4 Miliar

Prabowo Terima Menlu Qatar di Istana, Bahas Komitmen Investasi Sebesar US$4 Miliar

Seskab Teddy menyampaikan Menteri Negara Urusan Luar Negeri Qatar membawa pesan khusus dari Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani kepada Presiden Prabowo.
Reaksi Tegas AUBMO Unair usai Ada Anggotanya Diduga Korupsi Iuran Mahasiswa Penerima KIP Kuliah Hampir Rp100 Juta

Reaksi Tegas AUBMO Unair usai Ada Anggotanya Diduga Korupsi Iuran Mahasiswa Penerima KIP Kuliah Hampir Rp100 Juta

Organisasi Bidikmisi & KIP Kuliah Universitas Airlangga (AUBMO Unair) merespon kabar BPH-nya diduga melakukan korupsi dana mahasiswa KIP sekitar Rp97 juta.
Dua Harimau Sumatra Muncul di Kebun Warga, BKSDA Sumbar Lansung Terjunkan Petugas

Dua Harimau Sumatra Muncul di Kebun Warga, BKSDA Sumbar Lansung Terjunkan Petugas

BKSDA Sumbar menurunkan petugas untuk penanganan setelah dua individu harimau sumatra (Panthera tigris sumatrae) muncul di Koto Tabang, Kabupaten Agam, Selasa
FIFA Putuskan Tak Bersalah dan Dipertahankan Piala Dunia, Wasit Australia Shaun Evans Akui Tak Sadar Beri Gestur Rasial

FIFA Putuskan Tak Bersalah dan Dipertahankan Piala Dunia, Wasit Australia Shaun Evans Akui Tak Sadar Beri Gestur Rasial

Shaun Evans yang saat itu bertugas sebagai asisten wasit Video Assistant Referee (VAR) pun memastikan bahwa ia tidak bermaksud menunjukkan gestur rasial ketika kamera menyoroti ruang VAR.
Pemprov Jatim Pastikan Prosedur Pembagian Kupon Jalan Sehat Sudah Diterapkan dengan Baik

Pemprov Jatim Pastikan Prosedur Pembagian Kupon Jalan Sehat Sudah Diterapkan dengan Baik

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Jatim memohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 Muharram

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Skor akhir 0-0 membuat Tanjung Verde sukses mencuri perhatian dunia setelah menahan imbang raksasa Eropa, Spanyol pada laga Grup H, Senin (15/6/2026) waktu setempat.
Elkan Baggott Resmi Dipertahankan Ipswich Town untuk Musim 2026-2027, Kesempatan Pemain Timnas Indonesia Pertama di Liga Inggris Terbuka Lebar

Elkan Baggott Resmi Dipertahankan Ipswich Town untuk Musim 2026-2027, Kesempatan Pemain Timnas Indonesia Pertama di Liga Inggris Terbuka Lebar

Elkan Baggott sempat dirumorkan menjadi pemain yang hengkang dari klub setelah kepergian sang manajer tim, Kieran McKenna dari Ipswich Town. 
Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi publik bertajuk "Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia" yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM Yogyakarta berakhir ricuh. 
Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat membongkar peredaran obat keras daftar G ilegal yang terjadi dalam periode Mei 2026 di wilayah hukumnya.
Selengkapnya

Viral