News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Janggal! Sosok Ucil Terpidana Kasus Vina Cirebon Ternyata Sudah Diringkus dalam Kasus Lain sebelum 7 Pelaku Ditangkap, Padahal Disebut Ikut Tusuk Eky hingga Tewas

Penetapan Rivaldi Aditya Wardana alias Ucil sebagai salah satu terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon 2016 dinilai janggal dan terkesan dipaksakan.
Jumat, 24 Mei 2024 - 07:00 WIB
Kolase potret Rivaldi alias Ucil dan Vina
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Bergulirnya kembali kasus pembunuhan Vina Cirebon justru menguak berbagai kejanggalan yang terus bermunculan.

Setelah viral karena tayangnya film Vina: Sebelum 7 Hari, kasus yang telah 8 tahun hampir tenggelam ini kembali mencuat dengan setumpuk kontroversi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu kejanggalan yang belum lama mencuat adalah pengakuan dari pihak Rivaldi Aditya Wardana alias Ucil, salah satu terpidana kasus pembunuhan Vina dan kekasihnya, Eky, di Cirebon pada 2016 silam.

Nama Rivaldi alias Ucil adalah satu dari 8 terpidana pembunuhan Vina dan Eky yang terjadi di sebuah lahan kosong dekat SMPN 11 Cirebon dan Jembatan Talun, Kabupaten Cirebon, pada Agustus 2016 silam.

Menilik berkas putusan PN Cirebon tentang kasus pembunuhan Vina, nama Rivaldi Aditya Wardana disebut juga dalam berita acara sebagai Andika.

Baru-baru ini, Sindy Sembiring selaku kuasa hukum dari Rivaldi mengungkap bahwa penyebutan tersebut adalah satu kejanggalan yang terjadi sejak awal BAP 8 tahun silam.

Rupanya, yang menyebut Rivaldi sebagai Andika adalah ayah dari Rizky yakni Iptu Rudiana yang saat itu turun langsung menangani kasus pembunuhan anaknya.

"Andika itu bukan Rivaldi Aditya Wardana. Nama Andika itu muncul pertama kali disebutkan oleh bapaknya Eky, yaitu Rudiana dalam BAP-nya di tanggal 31 Agustus 2016 jam 18.30 WIB setelah melakukan penangkapan terhadap 7 di depan SMP 11," kata Sindy Sembiring di tvOne, Kamis (23/5/2024) malam.

Sudah Mendekam di Polsek Lain karena Kasus Penganiayaan

Lebih janggal lagi, Rivaldi alias Ucil atau yang disebut Andika ini ternyata sudah mendekam di Polsek lain sehari sebelum penangkapan 7 tersangka yang lain.

Rivaldi alias Ucil sebelumnya terjerat kasus lain yakni tentang dugaan penganiayaan dan kepemilikan sajam.

"Sedangkan klien saya Rivaldi itu sudah ditangkap dengan kasus yang lain di tanggal 30 Agustus 2016 di Polsek Utara Barat. Kasusnya itu tindak penganiayaan atau perbuatan tidak menyenangkan," imbuh Sindy.

Setelah itu, Rivaldi alias Ucil dibawa Polres Kota Cirebon pada malam harinya untuk disatukan dengan para pelaku lain yang diringkus Rudiana.

Oleh sebab itulah, 7 tersangka lain tidak ada mengenal siapa itu Rivaldi atau Ucil ketika dipertemukan di Polresta Cirebon.

Sindy juga menyebut tidak ada surat pemindahan dari Polsek Utara Barat ke Polresta Cirebon saat itu.

"Munculnya nama Rivaldi itu pada saat pembuatan BAP-nya Pak Rudiana yang menyatakan adanya 4 orang DPO, yaitu Andika, Andi, Dani, dan Pegi yang semuanya rumahnya ada di Banjarwangunan," ujar Sindy.

"Baru pada tanggal 31 Agustus sore, Rivaldi dipertemukan dengan para tersangka yang ditangkap dari SMP 11," tambahnya.

Diketahui, Rivaldi alias Ucil adalah warga Perum BCA Indah 7, Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.

Sejak awal, Rivaldi juga tidak pernah menandatangani BAP kasus pembunuhan Vina.

Namun anehnya, dalam berkas putusan pengadilan, Rivaldi disebut-sebut sebagai salah satu pelaku pengeroyokan Vina dan Eky.

Bahkan, Rivaldi juga disebut melakukan pemukulan dan penusukan terhadap Eky hingga menyebabkan kematian.

Tak hanya itu, Rivaldi juga disebutkan ikut memperkosa Vina dan turut membuang korban di jembatan bersama pelaku lainnya.

Sampai pada akhirnya akhirnya, semua itu memberatkan hukumannya hingga dijatuhi hukuman pidana seumur hidup bersama 7 tersangka lainnya.

"Sebenarnya, semua BAP tidak pernah ditandatangani oleh klien kami. Klien kami menolak untuk menandatangani BAP, dan saat ini klien kami tidak ada surat penangkapan untuk kasus pembunuhan Vina dan Egy," kata Sindy.

"Ada pun klien saya menandatangani untuk tindak pidana penganiayaan yang di Polsek Utara Barat," imbuhnya.

Tanggapan Kompolnas

Merespons klaim pihak Rivaldi atau Ucil tersebut, Irjen Pol (Purn) Benny Mamoto dari Kompolnas mengaku akan menampung semua klaim dan keluhan dari berbagai pihak.

Benny Mamoto mengatakan, Kompolnas akan segera turun tangan untuk ikut mengusut kejanggalan-kejanggalan dalam kasus Vina Cirebon.

"Dengan bergulirnya kasus ini, ternyata ada banyak hal yang terungkap dan diungkapkan, Ini menarik sekali, terutama bagi kami selaku pengawas eksternal," kata Benny Mamoto di Apakabar Indonesia Malam.

"Kami akan cermati betul klaim-klaim dan komplain-komplain dari pihak pengacara dan keluarga, ini akan menjadi catatan kami ketika kami turun untuk melakukan supervisi," tambahnya.

Benny juga menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah menyampaikan masukan.

Menurutnya, itu semua akan bisa menjadi bahan pengembangan kasus Vina Cirebon yang semakin kompleks.

"Ini akan menjadi dasar kami ketika nanti kami turun mengecek satu per satu," tegas Benny Mamoto. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gelar OTT, 5 ASN BPK Diamankan KPK

Gelar OTT, 5 ASN BPK Diamankan KPK

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, bahwa OTT tersebut masih berkaitan dengan kasus suap yang menjerat Bupati Muara Enim, Edison. 
Nova Arianto Minta Garuda Muda Tampil Tanpa Takut Hadapi Australia di Semifinal AFF U19

Nova Arianto Minta Garuda Muda Tampil Tanpa Takut Hadapi Australia di Semifinal AFF U19

Pelatih Kepala Timnas Indonesia U19, Nova Arianto meminta skuad Garuda Muda tampil disiplin dan tidak takut saat menghadapi Australia U19 pada laga semifinal Piala AFF U19 2026 di Stadion Utama Sumatra Utara, Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (11/6/2026) pukul 20.00 WIB.
Kapolri Antisipasi Judi Bola di Piala Dunia dengan Bentuk Satgas Anti Mafia 

Kapolri Antisipasi Judi Bola di Piala Dunia dengan Bentuk Satgas Anti Mafia 

Piala Dunia 2026 akan digelar lebih meriah dengan kick off mulai Jumat (12/6/2026) dini hari WIB di tiga negara sekaligus, Kanada, Meksiko dan Amerika Serikat. 
BGN Diminta Hentikan MBG 30 Hari untuk Perbaiki Tata Kelola

BGN Diminta Hentikan MBG 30 Hari untuk Perbaiki Tata Kelola

Agus Sarwono meminta agar BGN untuk memperbaiki tata kelola pasca penangkapan dan pentapan tersangka terhadap mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan 2 mantan wakilnya.
Terkena Long Lap Penalty saat Moto3 Hungaria 2026, Veda Ega Mengaku Dirinya Petik Pelajaran Berharga

Terkena Long Lap Penalty saat Moto3 Hungaria 2026, Veda Ega Mengaku Dirinya Petik Pelajaran Berharga

Veda Ega Pratama mengakui kalau dirinya bisa memetik pelajaran berharga dari hukuman yang ia terima saat gelaran Moto3 Hungaria 2026 pada akhir pekan kemarin.
PSSI Larang Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah ke Beckham Putra Tonton Laga Timnas: Kalau Perlu Fotonya Dipajang

PSSI Larang Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah ke Beckham Putra Tonton Laga Timnas: Kalau Perlu Fotonya Dipajang

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi menyesalkan kejadian yang terjadi setelah pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Trending

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief buka suara soal beredarnya puluhan nama petinggi yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Diantaranya yakni Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang hingga Ibunda Seskab Teddy Indra Wijaya.
Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi membeberkan hasil pemeriksaan terhadap seorang dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM dalam dugaan kasus kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha.
Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Beckham Putra Nugraha sengaja menghampiri oknum suporter yang berada di tribun penonton setelah oknum tersebut mengacungkan jari tengah ketika Timnas Indonesia tengah berkeliling Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta usai laga melawan Mozambik, Selasa (10/6/2026). 
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026: Panas di Perbatasan Hingga Reuni Timnas Indonesia U-19 dengan Australia

Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026: Panas di Perbatasan Hingga Reuni Timnas Indonesia U-19 dengan Australia

Australia dan Kamboja menjadi dua tim terakhir yang bergabung dengan Timnas Indonesia U-19 dan Thailand yang sudah lebih dahulu menyegel slot babak semifinal Piala AFF U-19 2026. 
Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Salah satu media Vietnam menyoroti komposisi pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday. Media tersebut juga request susunan pemain di FIFA ASEAN Cup 2026
Sarwendah Terancam Kehilangan Hak Asuh Thalia dan Thania Buntut Berkonflik dengan Ruben Onsu? Komnas PA Bilang Begini

Sarwendah Terancam Kehilangan Hak Asuh Thalia dan Thania Buntut Berkonflik dengan Ruben Onsu? Komnas PA Bilang Begini

Sarwendah terancam kehilangan hak asuh Thalia dan Thania. Ketua Umum Komnas PA Agustinus Sirait, S.E. sebut gugatan Ruben Onsu sah secara hukum.
Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Kehadiran pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik di GBK saat pertandingan Timnas Indonesia melawan Mozambik menjadi sorotan media Vietnam. Mereka kaget bukan main.
Selengkapnya

Viral